TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Flashback


__ADS_3

Kita ceritakan dulu antara elang dan juga Andra...


jadi kemarin itu selepas elang mendapatkan sindiran dari Anin mengenai hubungannya dengan Sonia, elang lalu mengantarkan Sonia pulang ke rumah orang tuanya...


tak bergegas lama elang pergi ke apartemen Andra sahabat sekaligus asisten di kantor nya karena untuk meminta pendapat atas masalah yang sedang di alami oleh dirinya....


elang sengaja tidak langsung pulang ke rumah nya karena elang juga mengira pasti saat itu Anin marah terhadap dirinya jadi elang tidak menerangkan diri pulang dan menemui Anin....


Di apartemen Andra


Elang langsung masuk ke dalam apartemen Andra dan Andra pun sedang ada di dalam duduk di kursi tamu sambil telponan mungkin dengan pacar nya...


tanpa permisi dan dan tanpa di persilahkan masuk elang langsung duduk dan bersandar di kursi tamu dengan keadaan kusut dan terlihat sangat pusing.


"Kebiasaan loe ya....maen masuk-masuk aja ke rumah orang tanpa ketuk pintu dulu, gimana kalau nanti gue nanti menikah dan gue lagi main sama istri gue terus loe main masuk-masuk aja..." gerutu Andra..


"Alaaaaahhhh itu hanya ilusi loe aja , boro-boro main gituan sama istri nyatanya sampai saat ini aja gak ada yang mau jadi istri loe...." balas elang

__ADS_1


"Anjriitt sialan loe....mentang-mentang udah punya 2 bini dan ada kemungkinan 3 bini...."celetuk Andra..


Mendengar perkataan Andra Elang terdiam dan menatap tajam ke arah Andra...


"Maksud loe...."


"Tanpa loe ngomong juga maksud dan tujuan loe kesini apa, gue juga udah tau kok...dan gue juga tau loe mengerti kan maksud perkataan gue....??? ucap Andra


"Entahlah gue stres brother...."


"Gue ngerasa iba dan kasihan kepada istri muda loe itu ... kalau gue jadi dia gue udah kabur dari rumah loe dan minta cerai ..."


"Apa loe gak sadar sikap loe selama ini ke dia, harus nya loe sadar brother harus nya loe bersyukur mendapatkan istri kaya Anin baik dewasa pengertian dan yang paling utama tulus sayang sama anak loe bukan karena apa yang loe punya dan latar belakang keluarga loe..


"Jangan egois brother... loe udah menyeret paksa Anin dengan ancaman-ancaman loe yang menurut gue itu bukan mutlak kesalahan Anin loe memaksa dia untuk menjadi istri loe masuk ke dalam kehidupan loe dan secara otomatis menjadi ibu sambung Aira di usia nya yang masih muda udah menjadi neraka mungkin bagi sebagian orang tapi loe liat Anin dia menerima meskipun awal nya terpaksa tapi Anin sanggup dan mau menjadi istri untuk loe dan ibu untuk Aira....


"Sekarang di tambah lagi datang nya Sonia di kehidupan loe juga di dalam rumah tangga loe bersama anin, apa pernah loe memikirkan perasaan Anin saat melihat lor sedang bersama Sonia bahkan terang-terangan loe membawa Sonia ke rumah loe, gue tau seperti apa peran Sonia di dalam hidup loe tapi ini sudah bukan zaman nya brother bukan waktu nya cukup dulu loe menyakiti Zihan apa harus sekarang loe menyakiti Anin perempuan yang benar-benar mau bersabar mengahadapi sikap cuek dan dingin loe dan tulus sayang pada anak loe...

__ADS_1


"Gue hanya berpesan brother jangan sampai loe menyesal....loe menyesal untuk yang ke dua kali nya disaat loe sudah menyayangi Zihan dan menerima Zihan ternyata Zihan harus pergi meninggalkan untuk selamanya...itu juga berlaku untuk Anin kalau loe terus menerus menyakiti Anin tidak menutup kemungkinan Anin akan pergi meninggalkan loe dan mencari laki-laki yang bisa menyayangi nya, jangan sampai Anin menemukan bahu laki-laki lain untuk nya bersandar..."


Elang terdiam terpaku mendengarkan ceramah dari Andra dia sadar kalau sikap nya selama ini terlalu berlebihan dan menyakiti Anin, elang terus terbayang saat awal pertemuan nya dengan Anin, saat dia memaksa untuk mau menikah dengan dirinya dengan ancaman-ancaman yang di buat nya dan saat sedang bersama Sonia elang selalu mengabaikan Anin.


"Loe benar brother....selama ini gue selalu cuek dan tidak memperhatikan Anin, gue tidak pernah tau dia dan segala sesuatu tentang nya.. tapi mengenai Sonia gue gak ada hubungan apa-apa gue hanya mau bantu dia untuk mengurusi perceraian nya gue mengenalkan Sonia pada pengacara-pengacara handal yang gue kenal..." ucap elang


"Apa Anin tau kedekatan loe dengan Sonia itu seperti apa, gue yakin loe gak pernah bicara tentang apapun tentang Sonia kepada Anin....ingat brother gue yakin dalam hati Anin Anin memendam kemarahan terhadap loe sebagai istri yang tidak pernah loe anggap, saran gue mulai sekarang loe mulai buka hati loe untuk Anin loe harus menerima Anin dalam hidup loe .... gue yakin kalau Anin keluar dari hidup loe akan banyak laki-laki yang mengantri untuk mendapatkan Anin...


"Termasuk gue...." celetuk Andra....


"Apa loe bilang...." ucap elang menatap tajam


"Bercanda brother bercanda....emang siapa coba yang gak mau sama bini muda loe itu cantik manis baik pengertian dewasa pintar bijaksana calon dokter muda lagi...gak habis pikir kok Anin mau ya sama pria tua macam loe...


"Sialan loe....gue acak-acak muka loe...awas loe jangan panggil Anin bini muda gue seakan2 gue punya istri lebih dari satu istri gue cuma satu yaitu Anin...." ucap elang


"Iya...istri yang tak pernah di anggap...." celetuk Andra...

__ADS_1


__ADS_2