
Setelah selesai acara mandi nya Anin sudah rapih bersih dan wangi menggunakan pakaian tidur nya...
Anin terduduk di ranjang menunggu elang yang belum kembali semenjak Anin menyuruh nya keluar dari kamar mereka.
Anin merasa cemas,khawatir sekaligus lega cemas dan khawatir kalau elang marah kepadanya karena sudah menyuruh nya keluar dari kamar, sedangkan rasa lega karena Anin bisa sedikit terbebas dari kewajibannya sebagai seorang istri.
"Apa kak elang marah karena tadi aku menyuruh nya keluar kamar..." ucap anin
Anin terus menunggu elang hingga akhirnya tidak terasa Anin tertidur dengan sendiri karena setelah seharian acara pernikahan nya mungkin Anin merasa lelah dan kecapean.
Sekitar pukul 02.00 malam elang baru kembali masuk ke dalam kamar pengantin mereka, elang mendapati Anin yang sudah tertidur dengan lelap nya.
elang juga sudah menyangka kalau itu pasti terjadi elang juga m berpendapat sudah pasti Anin tidak akan menunggu nya hingga ia kembali ke kamar itu.
__ADS_1
padahal nyata nya Anin sempat menunggu elang di kamar itu.
Elang berjalan mendekati Anin yang tertidur lelap, elang duduk di tepi sisi Anin elang membenarkan posisi tidur Anin dan menaikan selimut untuk membungkus tubuh Anin hingga ke pundak nya...elang juga merapihkan rambut yang menutupi wajah Anin, elang menatap dalam wajah Anin elang masih belum percaya bahwa sekarang status nya sudah berubah menjadi seorang suami dan kini sudah ada seorang wanita yang harus ia tanggung jawab lahir dan batinnya...
"Maafkan aku Anin....karena sudah memaksa dan menyeret mu masuk ke kehidupan ku, kamu gadis yang baik tapi aku belum bisa sepenuhnya menerima mu , tapi aku berjanji akan tetap menjaga dan bertanggung jawab atas hidup mu...maafkan aku Anin...maafkan aku..."
elang mencium kening Anin lalu membelai rambut Anin...
" Papah sudah mengambilkan permintaanmu sayang,papah harap kamu bisa melewati semua ini dan kita bisa berkumpul lagi layaknya keluarga bahagia seperti yang kamu inginkan dan kamu mimpikan sejak dulu..."
elang memanjatkan doa sejenak sebelum dia menutup matanya untuk tidur...
--------------
__ADS_1
Pagi itu,
Anin terbangun mendadak karena ia kesiangan, Anin mengingat kejadian semalam Anin melihat ke setiap sudut kamar nya untuk melihat keberadaan elang disitu namun Anin tidak melihat keberadaan elang di kamar itu..
Anin memeriksa area tubuh nya ternyata pakaian tidur Anin masih terpakai rapih di tubuhnya...
"Apa semalam kak elang tidak tidur di kamar ini, terus tidur dimana dia....kalau tidak salah semalam aku merasa ada kak elang di kamar ini dan aku juga merasa samar-samar kak elang mencium kening aku...apa itu semua hanya mimpi ..." suara hati Anin bertanya-tanya
Tak lama terdengar suara orang yang membuka pintu kamar mandi di dalam kamar Anin...dan ternyata orang yang keluar dari kamar mandi itu adalah elang...
Anin terdiam dan tatapan nya tertuju pada elang yang keluar dari kamar mandi sudah berpakaian rapih menggunakan celana bahan hitam dan kemeja tangan panjang berwarna merah maroon namun di gulungkan hingga ke siku tangannya disertai jam tangan yang tidak pernah terlepas di pergelangan tangan kirinya...
penampilan elang mampu membuat Anin terpesona, walaupun usia elang hampir kepala 4 dan berbeda 17 tahun dari usia Anin dengan penampilannya seperti itu tidak akan ada wanita yang menolak nya ... walaupun status nya duda tapi pesona nya luar biasa. atau sering orang-orang bilang duda keren perawakan tinggi dada yang sedikit berbidang hidung yang mancung mampu membuat wanita kelepek-kelepek.
__ADS_1