
Anin baru saja sampai di kampus nya....
ia segera melangkahkan kaki nya menuju ruang perpustakaan, mengingat ia belum sempat mengembalikan buku yang ia pinjam akibat insiden yang di alaminya ....
Bahkan sampai saat ini Anin masih belum percaya bahwa dirinya kini sudah menikah status nya menjadi istri orang dan sudah mempunyai seorang anak.
Siapa yang akan menyangka di usianya yang baru 21 tahun, ia telah menikah bukan dengan seseorang yang ia cintai pada awal nya dan lebih parah ia menikah dengan seorang duda.
Anin menghela nafas sejenak, ketika mengingat bahwa kini hari-hari nya di kampus harus berubah karena status yang di sandang nya saat ini walaupun tidak ada satupun orang di kampus nya itu yang mengetahui pernikahan Anin bahkan Vania sahabat nya sendiri pun tidak mengetahui tentang pernikahan Anin.
Anin memasuki ruang perpustakaan itu dan mengembalikan buku pinjamannya di Sergai dengan denda yang harus di bayar nya karena sudah melewati batas pengembalian.
Setelah itu Anin beranjak pergi menuju ruang kelas nya..
"Anin....Anin...." teriak Vania sahabatnya
Vania berlari mendekati keberadaan Anin...
"Loe kemana aja sih.. gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba ngilang , gak tanggung-tanggung loe minta izin 2 Minggu dari kampus..." gerutu Vania
"Gue ada urusan keluarga...penting dan mendadak jadi gue gak sempet pamit dan bilang sama loe..."
"Emang nya urusan apa sih....sampe-sampe loe ijin dari kampus 2 Minggu terus hp loe juga gak aktif..." tanya Vania penasaran
"Ada lah pokoknya...itu urusan keluarga gue jadi gak baik kalau di publikasikan...yang pe ting sekarang kan gue udah masuk kampus lagi ... nanti gue liat ke loe ya tugas-tugas dan materi yang gue ketinggalan...."
"Oke siap...gue udah nyiapin ko...."
"Makasih ya...loe emang sahabat yang paling baik dan paling pengertian..."
"Siapa dulu dong...Vania..." ucap Vania tersenyum lucu
"Eh nin....semenjak loe gak masuk Bisma terus-terusan mencari loe tau...tiap hari dia datang ke kelas kita dan nanyain loe setiap hari ke gue...Ampe gedek gue ...kaya nya dia benar-benar suka deh sama loe..."
Saat Vania menceritakan kejadian saat Anin tidak masuk kuliah tiba-tiba terdengar suara laki-laki memanggil nama Anin...
"Anin...." Teriak laki2 itu...
"Tuh kan baru gue ceritain nongol orang nya...panjang umur tuh orang..." ucap Vania
__ADS_1
ya ...!!!
Ternyata yang memanggil Anin adalah Bisma, mahasiswa fakultas ekonomi yang kepopulerannya di kampus tidak di ragukan lagi, Orang nya tampan, keren, aktif di berbagai kegiatan kampus , aktif di berbagai organisasi kampus dan anak seorang pengusaha kaya yang cukup terkenal..
banyak Mahasiswi yang mengejar-ngejar cinta nya Bisma namun Bisma tetap bersih kukuh terus mengejar-ngejar Anin.
"Anin, itu kah kamu....?? akhirnya aku bisa menemui mu setelah 2 Minggu aku tidak melihatmu sama sekali..."
ujar Bisma dengan nafas yang lumayan tersengal, sepertinya ia habis berlari untuk mengejar Anin..
"Bisma...apa yang kamu lakukan...?? kenapa kamu mencariku...?? tanya Anin heran melihat Bisma yang sedang mengatur nafasnya seperti orang yang habis lari maraton.
"Tidak ada, aku berlari karena mengejar mu, aku dengar hari ini kamu kembali ke kampus..." jawab Bisma ringan setelah menetrlkan deru nafasnya.
"Jangan bilang kamu berlari keliling kampus untuk mencariku ...?? tanya Anin kaget yang langsung di sambut cengiran lebar Bisma padanya.
Sedangkan Anin hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya atas apa yang telah Bisma lakukan untuknya..
"Ya sudah nin...gue duluan ke kelas ya...." ucap Vania
Memang sudah bukan rahasia umum lagi, kalau Bisma memang menyukai Anin sejak pertama Anin masuk ke kampus mereka, tetapi tetap saja Anin hanya menganggap Bisma hanya sebatas teman nya saja , tidak lebih.
Karena Anin tadi nya tidak mau dulu ngurusin yang namanya pacaran, Anin ingin fokus pada kuliah nya untuk mencapai cita-cita nya me jadi seorang dokter.
"Kamu mau ke kelas kan...?? aku anterin ya..."
" Tidak usah aku bisa sendiri kok..." jawab Anin sembari melangkahkan kaki nya
Dengan PD Bisma terus mengikuti Anin, Bisma terus berjalan di samping Anin..
"Nanti siang makan bareng yu...."
"Tidak bisa ,, nanti setelah selesai mata kuliah selesai aku harus segera pulang ke rumah..."
tolak Anin untuk yang kesekian kalinya.
"Dan menjemput Aira di sekolah nya.." Lanjut Anin dalam hatinya ...
"Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang bagaimana...???"
__ADS_1
"Tidak,tidak...aku bisa pulang naik taksi..."
Tolak Anin spontan, mengingat bahwa saat ini ia sudah tidak tinggal di rumah kedua orang tuanya melainkan tinggal serumah dengan suaminya.
Anin tidak ingin mengambil resiko mengenai status pernikahannya yang tersebar dalam kurun waktu yang dekat. Anin belum siap akan hal itu.
Drrtt .... drrtt....drrtt....
Suara getar ponsel nya membuat Anin mengangkat ponsel nya yang menampilkan nama kak Elang.
"Hallo kak...."
"Jam berapa kamu pulang..."
"Sekitar jam 10 kak, kebetulan hari ini hanya ada satu mata kuliah.."
"Aku akan menjemputmu..."
Tuut....tuut....tuut...
Belum sempat Anin menjawab, sambungan telpon telah di putus secara sepihak oleh elang, selalu seperti itu sehingga membuat Anin mendengus kesal.
Meski begitu Anin cukup bersyukur karena dengan begitu dia menjadi memiliki alasan untuk menolak tawaran Bisma yang ingin mengantar nya pulang
"Bagaiman..." tanya Bisma...
"Maafkan aku Bisma ... kakak ku akan menjemputku selesai kuliah nanti ..." ujar Anin tersenyum canggung karena merasa tak enak hati sudah menolak ajakan Bisma berulang kali.
"Baiklah ... tak apa...mungkin lain kali...." jawab Bisma pasrah menunjukan raut wajah kecewanya.
"Ya...mungkin lain kali..." ucap Anin sembari tersenyum ragu
"Ya sudah kalau begitu aku permisi, aku harus pergi ke kelasku..." pamit Anin
Anin berjalan meninggalkan Bisma yang masih terdiam di posisinya...
Bisma memikirkan perkataan Anin tentang kakak nya yang akan menjemput pulangAnin..
setau Bisma Anin kan seorang anak tunggal dia tidak mempunyai kakak dan juga adik...
__ADS_1
lalu siapa kakak yang akan menjemputnya..
Bisma berjalan menuju kelasnya sambil hati nya terus bertanya-tanya tentang siapa kakak yang di maksudkan Anin..