
Setelah mendengarkan ceramah Andra yang panjang kali lebar kali tinggi Elang pun memutuskan untuk pulang.
Semua perkataan Andra tentang harus adanya keterbukaan antara hubungan elang dan Anin membuat elang juga menyadari memang selama ini baik elang maupun Anin sibuk dengan urusan nya masing-masing.
Apapun itu yang menjadi permasalahan dalam rumah tangga mereka harus di bicarakan bersama , jangan hanya di pendam masing-masing apapun resiko dan konsekuensi nya harus di jalani bersama.
Setiba nya di rumah, elang masuk ke dalam rumah yang suasana nya sudah sunyi dan tentram , lampu-lampu di dalam rumah pun sebagian di matikan,
Elang kembali ke rumah nya pukul hampir jam 2 dini hari sudah jelas orang-orang yang ada di dalam rumah itu sudah tertidur untung setiap kunci pintu di rumah itu elang mempunyai duplikatnya...
Elang memasuki rumah nya dan langsung berjalan menaiki kamar utama di rumah itu yang merupakan kamar yang elang dan Anin tempati...
Perlahan elang berjalan mendekati pintu kamar nya, dengan ragu elang membuka pintu kamar suasana kamar yang sepi dan gelap karena semua lampu di matikan membuat elang tidak bisa melihat suasana di dalam kamarnya ..
Elang terus berjalan ke arah saklar lampu yang di dalam kamarnya , meski pun gelap elang sudah hapal setiap sudut kamar nya hingga akhirnya elang menemukan sakelar laku menekan sakelar itu dan kamar yang luas itu pun kini menjadi terang ..
__ADS_1
Elang terdiam mematung kaget ketika melihat seseorang yang sedang berdiri menghadap jendela yang ada di kamar mereka....
"Anin....Kau kah itu...." ucap elang dengan ekspresi kaget nya
"Iya ini aku...apa kakak mengira aku ini hantu..." ucap Anin seraya membalikan badannya ke arah elang.
"Tidak, tidak bukan seperti itu maksud ku...", Ucap elang terbata-bata
"Aku kira kakak tidak akan pulang...." ucap Anin sinis
"Mau sampai kapan kakak menghindariku....??? Tanya Anin sinis
" Apa maksud mu ....??" tanya elang
"Apa yang kakak pikirkan tentang ku....sampai akhirnya kakak memutuskan kembali pulang meski tengah malam seperti ini....??
__ADS_1
Perkataan yang menjurus pada pertanyaan yang di ucapkan Anin, membuat elang mengerutkan kan kening nya, berusaha mencerna maksud pertanyaan Anin dan mencari jawaban atas pertanyaan itu.
"Aku memutuskan pulang karena aku perlu bicara dengan mu , aku tidak mungkin terus menghindarimu ...." Jawab elang ragu
Setelah menjawab pertanyaan Anin, dengan Ragu elang melangkahkan kaki nya mendekati keberadaan Anin....
dan kini elang berdiri tepat di hadapan Anin, meskipun begitu Anin tetap tidak bergeming Anin masih enggan untuk menatap elang meskipun jarak dekat diantara mereka Anin tetap memalingkan wajah nya dari elang, Anin lebih memilih memalingkan wajah ke arah jendela.
"Apa makna sebuah pernikahan Dimata kakak...??
Anin kembali mengajukan sebuah pertanyaan yang membuat elang semakin bertanya-tanya apa maksud pertanyaan yang ajukan oleh Anin.
Elang terus menatap wajah Anin meski Anin terus menerus menghindari kontak mata dengan Elang,
Elang pun terus mencerna dan mencari jawaban agar tidak salah berucap dan menyinggung perasaan Anin..
__ADS_1