TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Setitik perhatian


__ADS_3

Di dalam mobil Elang tengah asik mengemudikan mobil nya..


entah kenapa elang bayangan Anin saat membenarkan posisi dasi nya terus menggelayuti pikirannya, bayangan Anin tersenyum sambil membenarkan dasi nya membuat elang salah tingkah di buat nya....


"Sial...."


" Ada apa dengan ku....sebatas membenarkan dasi kenapa bayangan itu seakan terus membayangiku...."


"Arrrghhhh.....Anin...."


Elang terus meruntuti perasaanya, ketika elang terbayang wajah anin, bayangan-bayangan lalu pun bermunculan bayangan saat elang membuka resleting nampak punggung mulus Anin, dan saat kejadian di kamar mandi hingga kejadian saat Anin hanya memakai sehelai handuk...


"Aarrrghggghhhh....ini tidak beres....ini tdiak beres... "


Ucap elang yang merasakan getaran di dalam hatinya ....


Anin pun merasakan hal yang sama, sambil terus menyuapi Aira sarapan ia terus terbayang saat elang menatap dirinya ketik ia membenarkan dasi nya yang miring...


itu pertama kalinya Anin mendapat tatapan lembut dari elang...biasanya kan elang selalu dingin apalagi saat Anin menentang elang tatapan akan semakin tajam..


"Permisi nyonya ..."


Lamunan Anin tersadarkan saat mang Parman salah satu ART memanggilnya...


"Iya Pak....."


"Maaf nyonya sebelumnya....tadi pagi tuan menyuruh saya untuk menurunkan dan memindahkan foto pernikahan tuan dengan mendiang istri nya yang terpampang di kamar tuan dan nyonya....."


Anin terdiam ketika mendengar perkataan pak Parman ..


"Apa beat kak elang menyuruh pak Parman untuk memindahkan foto itu...???


"Iya nyonya...tadi pagi saat tuan sedang sarapan tuan menyuruh saya makannya sekarang saya izin dulu sama nyonya untuk masuk dan menurunkan lalu memindahkan foto itu..."


"Baiklah silahkan kalau pak Parman sudah mendapat perintah dari kak elang..."


"Baik nyonya...saya mohon pamit untuk membereskannya .."

__ADS_1


"iya pak ... makasih ya..."


Anin kembali terdiam setelah mang Parman meninggalkannya....


"Kenapa kak elang melakukan itu....itukan foto pernikahannya...."


Anin terus bertanya-tanya atas tindakan elang , ya tidak munafik sebenarnya Anin sedikit merasa lega ketika foto itu itu di pindahkan karena ketika Anin sedang melakukan aktifitas di kamar itu ia jadi tidak merasa canggung dan merasa tidak sopan meskipun hanya sebatas foto..


tapi Anin tetap menghargai dan menghormati foto itu karena bagaimana pun di dalam foto itu adalah istri pertama elang dan ibu dari Aira...


-----------------------


Sesampai nya di kantor perusahaanya.


elang langsung memasuki ruangannya...


dan di dalam ruangan itu ternyata sudah ada Andra asisten sekaligus sahabat yang sudah menyambut kehadiran elang....


"Selamat datang pengantin baru...."


ucap Andra dengan tingkah konyol nya.


Jawab elang sambil mendorong sedikit tubuh sahabatnya itu, karena memang keberadaan Andra menghalangi jalan elang menuju kursi kebesarannya...


Elang lalu duduk di kursi kebesarannya dan Andra mengikuti elang sambil terus menggodanya..


"Bagaimana rasanya menikahi gadis belia yang masih segar-segar nya....gue heran kok dia mau ya menikah dengan laki-laki tua kaya loe.....loe itu lebih cocok jadi om nya di banding suaminya...dari segi umur aja udah jauh di tambah status kau seorang duda anak satu...."


"Sungguh miris nasib istri muda mu itu....sungguh di sayang kan wanita secantik dan semuda itu harus menikah dan terikat dengan pria tua dan menyebalkan seperti mu..."


"Hentikan omong konyol mu itu, kau menyebut istri ku sebagai istri muda ku...kau berkata seolah aku mempunyai istri lebih dari satu .."


"Kenyataanya memang lebih dari satu , dan Anin adalah istri kedua mu...."


"Ya mending gue dong.....istri gue udah 2 daripada loe di umur loe yang hampir kepala 4 masih setia menjomblo ...kasian..." jawab elang membalas ledekan andra


Elang harus ekstra sabar jika harus menghadapi tipe manusia jomblo seperti andra,

__ADS_1


walaupun begitu perkataan mereka hanya sebatas guyonan.


Andra ini tipe sahabat yang tidak segan mengumbar kebaikan, keburukan juga kelebihan dan kekurangan satu sama lain sangat jarang sekali andra memuji elang kalau pun andra memuji elang itu terasa bencana baginya...


Setidaknya elang bersyukur mempunyai sahabat yang tidak hanya memuji jika berada hadapannya, namun bisa menusuk jika berada di belakangnya.


Baik Elang maupun Andra selalu saling mengoreksi satu sama lain demi untuk memperbaiki kualitas diri.


meskipun perkataan mereka saling menjatuhkan dan meledek itu hanya sebagai bahan introsfeksi diri mereka ...


"Kau belum menjawab pertanyaan ku...." ucap andra


"Pertanyaan apa..."


"istri muda mu..."


Elang terdiam sejenak saat mendengar kata2 istrimu..


"Entahlah....hubungan gue dengan Anin masih di kategori buruk, sebenarnya anin wanita yang baik bijak dan dewasa Anin juga sangat menyayangi Aira begitupun Aira, Aira terlihat selalu merasa aman dan nyaman bila bersama Anin...tapi gue belum bisa membuka hati gue untuk Anin gue masih sering teringat mendiang ibu nya Aira.."


"Ibu nya Aira....apa Sonia...."


"Kemarin Sonia menemui gue disini, ya niat nya sih Sonia mau menemui loe karena loe gak masuk kantor jadi Sonia menemui gue..."


"Untuk apa Sonia datang kesini..."


"Kan tadi gue udah bilang dia mau menemui loe...ya gue gak tau maksud dan tujuan di apa yang jelas saat ini dia akan bercerai dengan suaminya ..."


"Apa...." elang kaget ketika mendapat kabar tentang Sonia


Sonia adalah wanita di masa lalu nya elang Sonia adalah wanita yang sangat elang cintai saat mereka masih sama2 di bangku kuliah.


Dulu saat masih kuliah Sonia adalah teman satu kelas elang dan Sonia , elang sangat menyukai dan mencintai Sonia,


Sonia juga tau tentang perasaan elang terhadapnya tetapi karena materi Sonia terus mengabaikan perasaan elang dan lebih memilih Laki-laki lain.


Saat itu meskipun Sonia sudah menikah dengan Ferdi laki-laki pilihan sonia perasaan elang tetap sama terhadap Sonia hingga elang pun di jodohkan dan menikah dengan Zihan ibu nya Aira tetap perasaan terhadap Sonia tetap bertahan.

__ADS_1


Makannya elang sangat kaget entah kaget senang apa kaget sedih saat mendengar Sonia akan bercerai dengan suaminya.


__ADS_2