
Waktu yang sudah sore dan sepertinya Anin dan juga Aira merasa capek bermain seharian akhirnya mereka berdua memutuskan untuk kembali ke rumah ...
Anin akan kembali mengantarkan Aira pulang ke rumahnya...
Saat sudah di dalam taxi sebelum taxi melaju Aira melihat seorang pedagang yang berjualan kembang gual warna warni Aira.
"Kak Aira ingin itu..." ucap Aira sambil menunjuk ke arah pedagang kembang gula itu.
Anin melihat eksfresi wajah Aira yang sangat menginginkan kembang gula itu..
Anin segera turun dari taxi itu untuk membelikan kembang gula di sebrang jalan Anin menyuruh Aira untuk tetap duduk di dalam taxi dan menunggu Anin untuk membelikannya...
Anin harus sedikit mengantri untuk mendapatkan kembang gula itu karena banyak pembeli anak-anak disana...Aira memperhatikan Anin dan kembang gula itu dari dalam mobil taxi itu..
karena rasa penasaran yang meliputi hati Aira rasa ingin tahu karena kenapa banyak sekali anak-anak yang membeli kembang gula itu
akhirnya tanpa sepengetahuan supir taxi itu Aira keluar dari dalam taxi itu dan bermaksud untuk berjalan menghampiri Anin.
Anin terlihat fokus mengantri untuk menunggu kembang gula saat Anin tersadar Anin melihat Aira sudah berada di luar taxi itu dan berjalan perahan menghampiri Anin.
__ADS_1
Anin juga melihat ada pengendara bermotor yang melaju kencang ke arah Aira..
Anin panik...Anin panik saat melihat kendaraan bermotor itu akan menabrak Aira...
Anin berlari dan berteriak...
"Aira Awwwwaaaaassss...."
Anin dan Aira selamat dari sepeda motor yang akan menabrak Anin..
namun aira tetap terluka parah di bagian kepalanya karena saat Anin mendorong Aira bermaksud untuk menghindari kendaraan bermotor itu , justru Aira malah terjatuh dan kepalanya terbentur ke trotoar jalan sehingga banyak darah yang keluar dari kepala Aira...
Di rumah sakit Aira langsung mendapatkan tindakan dari para perawat dan dokter disana...
Luka di kepala Aira sudah di perban dokter sudah melakukan rangkaian tindakan untuk menyelamatkan Aira...beruntung Aira masih bisa di selamatkan.
Anin terduduk lesu di samping ranjang rumah sakit perawatan Aira sambil menunggu keputusan dokter setelah mendapatkan hasil rontgen luka di kepala aira...
Anin tertunduk sedih sambil tangannya terus menggenggam tangan kanan Aira..
__ADS_1
Anin terus menyalahkan dirinya karena sudah menyebabkan Aira celaka...
Tak lama kemudian tiba-tiba terdengar suara seseorang yang masuk ke dalam ruang perawatan Aira, nampak lah raut wajah khawatir pria dewasa yang tak lain adalah elang papah nya Aira...matanya memancing tajam ke arah anin,
Anin hanya bisa menunduk mendapati tatapan tajam dari elang...
Elang nampak marah pada Anin, karena elang sudah pasti menyalahkan Anin atas kecelakaan yang menimpa anaknya karena Anin sudah berani membawa Aira pergi bermain bersama nya...
"Kau...."
Elang seperti akan memarahi anin, namun sebelum elang melanjutkam perkataan nya tiba-tiba dokter yang menangani Aira masuk kedalam ruangan rawat Aira dan segera menceritakan keadaan Aira ...
"Permisi, maaf saya ingin memberitahukan setelah saya mendapatkan hasil rontgen luka di kepala anak bapak seperti nya anak bapak harus melakukan operasi karena ada sedikit retakan kecil di bagian kepala anak bapak akibat benturan yang cukup keras, saya khawatir itu akan berpengaruh pada otak anak anda..
"Lakukan apapun demi keselamatan anak saya dokter, tolong selamatkan anak saya..." ucap elang pada dokter itu
"Baik pak...saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk hasil nya kita serahkan pada Allah SWT..jika bapak selaku orang tuanya setuju untuk melakukan operasi ketika nanti anak nya sadar langsung di ajak bicara agar walau bagaimana pun kita harus mendapat persetujuan dari pasien yang akan melakukan operasi , apalagi anak anda masih kecil ditakutkan operasi tersebut akan mengakibatkan trauma jika tidak ada kesiapan dari pasiennya.
"Baik dokter....nanti setelah anak saya sadar saya akan membujuk anak saya agar mau menjalani operasi...
__ADS_1
"baik kalau begitu saya permisi..." pamit pam dokter