
Anin berjalan meninggalkan taman belakang rumah sakit itu bermaksud untuk kembali ke ruangannya...
karena saat ini fikiran Anin sedang kacau tubuh Anin pun seakan ikut lemas memikirkan kenyataan yang harus Anin terima ...
Anin menghentikan jalannya dan terduduk lesu di lorong rumah sakit....
perkataan elang masih terngiang-ngiang di telinga Anin..
Bagaimana mungkin di umur nya yang masih muda bahkan belum genap 21 tahun Anin harus menikah, di tambah lagi ia akan menikah dengan seorang pria dewasa yang umur nya jauh dari Anin terpaut 14 tahun lebih tua darinya dan status nya adalah seorang duda anak satu.
Pernikahan macam apa yang nanti nya akan Anin jalani...pernikahan bukan atas dasar cinta sudah pasti dan yang lebih parah Anin akan hidup dengan laki-laki yang tidak Anin kenal yang Anin tau elang adalah laki-laki yang cuek dingin juga tempramental..
Anin terlihat gusar sudah jelas ia terasa terbebani dengan ini semua...Anin menyenderkan dirinya ke tiang lorong rumah sakit dan menutup wajah lesu nya dengan tangannya...
__ADS_1
hingga tiba-tiba ada seorang suster yang kebetulan lewat dan melihat keadaan Anin suster itu menghentikan Anin dari lamunannya..
"Dokter...dokter Anin...dokter....dokter sedang apa disini ... apa yang sedang dokter lakukan kenapa dokter melamun disini...???
Anin tersadar dari apa yang di lakukan nya...
Anin segera berdiri dan pergi meninggalkan suster itu....
"Apa yang terjadi dengan dokter Anin....kenapa dokter Anin melamun di sini ..." ucap suster itu yang terus memperhatikan kepergian Anin .
Saat ini Anin tengah berada di dalam taxi...
Karena pikirannya sedang kacau Anin tidak mau berlama-lama di rumah sakit , ia ingin segera pulang dan membicarakan semua kenyataan yang akan segera Anin hadapi terhadap mamah nya...
__ADS_1
saat terduduk di dalam taxi pun Anin tetap melamun...
ia memikirkan bagaimana ia berbicara dan meminta izin kepada mamah nya untuk menikah...mamah Anin pasti akan kaget ketika mendengar Anin meminta izin untuk menikah secara mendadak bahkan laki-laki yang nanti akan menikah dengan Anin belum sama sekali orang tua nya kenal ...
Anin takut kedua orang tuanya tidakmengizinkan nya untuk menikah karena Anin masih muda, masih kuliah, dan sebentar lagi akan melaksanakan masa koas nya.
kalau sampai orang tua Anin tidak mengizinkannya menikah Anin takut kalau elang akan melakukan ancamannya dan itu tidak boleh terjadi bagaimana pun rumah sakit itu adalah rumah sakit peninggalan kakek nya dan ayah Anin yang menjadi CEO sekealigus dokter spesialis jantung di rumah sakit itu ....
itu alasannya kenapa Anin sejak kecil bercita-cita ingin menjadi dokter agar bisa seperti ayah dan kakek nya..
"Bagaimana ini ya Allah....kenapa aku di pertemukan dengan permasalahan seperti ini...sebenarnya aku tidak mau menikah dengan elang karena beberapa faktor tapi aku juga sangat menyayangi Aira aku tidak mau sampai hal yang tidak di inginkan terjadi pada Aira .. dan aku juga tidak mau kalau sampai elang benar-benar melakukan ancaman nya untuk menuntut dan menutup rumah sakit keluarga ku...
"Berikan aku petunjuk ya Allah....kalau memang ini sudah menjadi suratan takdir ku aku akan ikhlas tapi tolong mudahkan segala urusannya ya Allah...."
__ADS_1
Suara hati Anin yang penuh dengan keresahan ..
"Arrrggghhh....mengapa takdir begitu buruk mempertemukan ku dengan laki-laki semacam itu.." suara batin anin