TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU

TERPIKAT PESONA DUDA ANAK SATU
Flash back


__ADS_3

Kita flash back dulu apa penyebab hingga elang meminta agar mau menikah dengannya dan kenapa sampai Anin terpaksa mau menikah dengan elang.


-----------------------


Kedekatan Anin dan Aira terlihat intens...


Aira seperti menemukan kebahagiaan hidup nya saat bersama Anin,


Anin memberikan warna baru untuk hidup Aira Anin bisa merubah kebiasaan buruk Aira dan Aira selalu nurut apa kata Anin.


Aira sangat menyayangi Anin begitupun sebaliknya.


kakek dan nenek Aira atau kedua orang tua elang sangat mendukung kedekatan keduanya mereka sangat bahagia melihat keadaan Aira sekarang ..


semenjak mengenal Anin Aira seperti mempunyai penyemangat hidup dan Aira kini terlihat lebih bahagia senyum dan tawa nya pun selalu merekah di bibir Aira..


Aira tidak sering murung seperti sebelum mengenal Anin.


Namun di balik kebahagiaan, keceriaan, dan perubahan sikap Aira saat ini sejak mengenal Anin elang tetap bersikap dingin dan bersikap cuek biasa saja pada Anin..


tidak ada hal yang istimewa pada diri Anin..


bahkan elang seperti tidak perduli pada Anin padahal perubahan sikap dan kebiasaan anak nya saat ini pengaruh besar nya adalah Anin.

__ADS_1


Hari itu sepulang kuliah Anin tidak datang ke rumah sakit seperti biasanya...


Anin langsung datang ke rumah keluarga Alexander untuk menemui Aira disana,


Anin sudah berjanji pada Aira akan membawa Aira jalan-jalan ke taman bermain .


Saat Anin berjalan ke depan pekarangan rumah keluarga Aira ternyata gadis kecil itu sudah menunggu kedatangan Anin di depan rumah nya bersama omah nya...


"Hay sayang....maaf ya kakak telat soal nya tadi kakak beli ini dulu di jalan untuk gadis kecil kakak..." ucap Anin sambil memberikan bingkisan cokelat kesukaan Aira..


"Waaaahhh....banyak sekali kak cokelatnya..."


"Aira suka..." tanya Anin


"Ya sudah kasih bingkisannya ke omah makannya nanti saja...sekarang kita berangkat .."


"Iya kak..."


Aira menyerahkan bingkisan cokelat itu kepada nenek nya dan setelah itu Aira berpamitan untuk pergi bermain ke taman bersama Anin...


Anin pun berpamitan dan meminta izin pada Bu Dahlia untuk membawa Anin pergi bermain keluar rumah bersamanya.


di dalam taxi menuju taman bermain itu Anin bertanya pada Aira...

__ADS_1


"Apa Aira sudah meminta izin sama papah "


"Sudah kak."


"Terus kata papah apa..???


"Diam saja...papah kan selalu begitu..."


"Eh..jangan gitu sayang...walau bagaimanapun papah tetap menyayangi Aira hanya saja papah Aira belum punya waktu untuk bermain bersama..."


di dalam taxi Anin terus menerus mendengarkan ocehan Aira...banyak hal yang baru Aira temui dan Aira lihat saat di perjalanan menuju taman bermain itu...dengan telaten Anin mengajarkan dan memberitahu hal-hal yang baru Aira temui.


Setelah sampai di taman Anin dan Aira terus bermain bersama, lari-larian bareng, main ayunan, melihat bunga-bunga dan berlomba menangkap kupu-kupu.


Aira tertawa lepas disana Aira tidak pernah sebahagia ini sebelumnya, sambil menemani Aira bermain Anin terus memperhatikan perkembangan pada diri aira.


Anin bahagia bisa bertemu anak seperti Aira...dan Anin juga bahagia bahwa dirinya begitu berarti untuk Aira dan bisa memberikan warna baru kebahagiaan baru untuk hidup Aira...


Anin sangat menyayangi Aira walaupun sikap papah nya Aira seperti tidak menyukai Anin dekat-dekat dengan Aira...


tapi masa bodo Anin tidak memperdulikan itu semua.


yang penting bagi Anin adalah kesembuhan Aira.

__ADS_1


__ADS_2