
Anin dan Bu Dahlia tengah terduduk mengobrol di ruang keluarga di dalam rumah Bu Dahlia...
sedangkan Aira tengah asik bermain dengan para boneka nya di atas lantai di hadapan Anin dan Bu Dahlia...
"Ini rumah ibu nak Anin....semenjak mamah nya Aira meninggal Aira dan papah nya lebih banyak tinggal disini di banding di rumah mereka karena kalau mereka tinggal disana kasihan Aira tidak ada yang mengurus saat papah nya pergi bekerja...kalau disini Aira Bu terlihat dan bisa bermain dengan ibu dan juga kakek nya...
"Memang nya papah nya Aira bekerja dimana Bu..." tanya Anin
"Oya ibu lupa belum menceritakan papah nya Aira..."
"Papah nya Aira bernama Elang dia anak kami satu-satunya...saat ini elang menjabat sebagai direktur utama di perusahaan keluarga kami...karena dirasa papah nya elang sudah cukup tua untuk mengurusi perusahaan kami jadi elang lah yang menggantikan papah nya di perusahaan keluarga kami ... papah nya elang hanya menjabat sebagai dewan penasehat...makannya elang sangat sibuk dan jarang ad waktu bermain dengan Aira.." cerita Bu Dahlia..
Anin dan Bu Dahlia terus mengobrol bercerita tentang keluarga mereka ...
terdengar suara mesin mobil yang berhenti di depan halaman rumah keluarga Alexander...
"Itu pasti papah...." ucap Aira..
__ADS_1
"Omah...kak Anin...itu pasti papah....akhirnya papah pulang ...
Anin dan bu dahlia hanya terdiam sambil menunggu kedatangan elang ke dalam rumahnya.
Tak beberapa lama akhirnya elang masuk ke dalam rumah orang tuanya...dengan penampilan nya yang perfect memakai setelan jas dan kemeja biru nepi di dalam jas nya...
"Papah....." teriak Aira saat elang berjalan mendekati keberaadaanya.
Ellang langsung memeluk Aira dan menciumi pipi gembil aira ... elang belum sadar akan keberadaan Anin saat ini karena elang masih terfokus pada Aira...
"Pah... lihat deh siapa yang duduk di samping omah....itu kak Anin yang sering Aira ceritain ke papah.."
elang berdiri dari jongkok nya dan memperhatikan Anin dengan seksama dengan tatapan dinginnya...
"Elang ini nak Anin....dia yang selama ini membantu ibu agar Aira mau melakukan pemeriksaan rutinnya..." ucap bu dahlia memperkenalkan Anin
Anin berdiri dari duduk nya dan menyapa elang...
__ADS_1
"Selamat sore...Hay saya Anin...." ucap Anin tersenyum manis dan ramah seraya mengulurkan tangan kanan nya untuk bersalaman
Elang hanya menatap dingin ke arah Anin tanpa memperdulikan uluran tangan Anin....
"Senang bertemu dengan anda....."
Hanya kata itu yang keluar dari bibir elang...setelah itu elang langsung pergi meninggalkan Anin Aira dan Bu Dahlia untuk pergi ke kamar nya dengan alasan ingin segera membersihkan dirinya karena sudah merasa kegerahan....
Anin hanya terdiam dan kembali menarik tangannya karena tidak mendapat balasan dari elang...
"Sombong sekali...." suara hati Anin
Anin melihat ke arah elang yang berjalan pergi menuju lantai atas rumah nya....pertemuan pertama Anin dan elang meninggalkan kesan yang kurang baik untuk Anin ...Anin menilai kurang baik atas sikap elang kepadanya...sikap dingin cuek dan sombong itu sangat menyebalkan bagi Anin..
"Nak Anin...maafkan atas sikap elang ya...."
ucap Bu Dahlia merasa tidak enak hati atas sikap elang terhadap Anin...
__ADS_1
"Tidak apa-apa Bu....tidak apa-apa...mungkin kak elang cape setelah seharian bekerja.." ucap Anin berusaha menutupi kekesalannya.