
"Papah...."
Suara Aira menyadarkan lamunan elang tentang anin, mendianh istri pertamanya dan juga seorang wanita dimasa lalunya.
"Iya sayang...papah ada disini...."
"Bunda mana pah...." tanya Aira dalam keadaan baru bangun tidur
"Bunda pulang dulu sayang, bunda mau mandi dan ganti baju dulu ... dari kemarin kan bunda disini menjaga Aira...."
"Aira pengen ketemu sama bunda pah,, Aira pangen ketemu sama bunda sekarang ..." Aira merengek ngambek pada elang
Elang yang kewalahan melihat rengekan Aira akhirnya memutuskan untuk menelpon Anin..
"Apa kamu di rumah...??? tanya elang ketika mendapat jawaban panggilan telpon nya dari Anin..
"Ini kak elang....? tanya balik Anin
"iya ini aku elang memang siapa lagi....Aira sudah bangun dan dia terus merengek mencari kamu, aku tidak bisa menenangkan nya karena dia terus mencari kamu dia mau kamu ada disini..."
"Papah macam apa dia, baru juga di tinggal sebentar aja anak nya merengek malah panik..." suara hati Anin
"Halo...halo...Anin apa kamu masih mendengarkan aku.." ucap elang penuh penekanan
"Iya-iya aku akan segera kesana kak....bilang pada Aira aku akan segera kesana...".
"Hmmmt...cepat lah..."
Lalu elang mematikan teleponya secara mendadak...
__ADS_1
"Heeeuuhh....laki-laki menyebalkan..." gerutu Anin
Setelah itu Anin langsung bersiap dan membawa keperluan dirinya juga Aira untuk di bawa ke rumah sakit.
sedangkan elang setelah memutus sambungan telpon nya dengan Anin, elang langsung menenangkan Aira kembali...
Hingga tiba-tiba dokter yang menangani Aira masuk ke dalam kamar rawatnya dan memeriksa keadaan Aira.....
"Permisi pak, saya akan mengecek keadaan putri bapak..."
"Silahkan dokter . "
Dokter langsung mengecek kondisi Aira,
"Kondisi putri anda semakin membaik dan stabil, tinggal menunggu sampai proses pemulihan, makanannya harus di jaga ya pak, jangan terlalu kecapean juga.
"Baik dok saya mengerti, kira-kira kapan anak saya bisa di perbolehkan pulang..??
"Baiklah dokter....terimakasih...."
"Sama-sama pak, kalau begitu saya permisi..."
dokter yang memeriksa Aira keluar dari kamar perawatan Aira , tidak sampai 5 menit terdengar suara knop pintu terbuka kembali elang langsung menoleh siapa yang datang yang elang sangka adalah Anin ternyata dugaan elang salah, yang datang adalah Virni salah satu asisten di perusahaannya.
"Selamat siang pak...." sapa Virni
"Virni...??? ucap elang aneh akan kedatangan virni
"iya pak....mohon maaf sebelumnya saya datang kesini tanpa mengabari bapak...saya membawa berkas yang harus segera bapak tanda tangani untuk kerja sama kita dengan perusahaan Mr sie ..." penjelasan Virni
__ADS_1
"Memangnya Andra kemana, kenapa kamu yang membawa berkas ini kesini..."
Andra itu asisten pribadi elang sekaligus sahabatnya semenjak mereka kuliah...
"Pak Andra sedang bertemu dengan Mrs.chatrin jadi beliau tidak bisa mengantarkan berkas ini sedangkan berkas ini harus segera di tanda tangani bapak makannya saya membawa berkas ini kesini..."
"Papah....Papah...." panggil Aira
elang segera kembali mendekati Aira di ikuti oleh Virni di belakangnya...
"Aira laper lah...."
"Ya sudah papah suapin ya...."
"Enggak...Aira mau makan sama bunda pah...bunda dimana pah...."
belum sempat elang menjawab pertanyaan Aira , Aira bertanya lagi
"Tante ini siapa Pah..." tanya Aira saat melihat Virni
"Hayyyy....ini pasti Aira ya....perkenalkan nama Tante, Tante Virni tante asisten nya pak elang tante datang kesini membawa berkas pekerjaan sekaligus menengok Aira...."
"Oh gitu ya Tante....Tante ... Tante mau enggak nyiapin Aira sementara bunda belum datang Aira gak mau di Suapin sama papah, papah mah suka nyuruh buru-buru..."
"Dengan senang hati sayang...Tante akan menyuapi Aira..." ucap Virni pada Aira...
"biarkan saya yang menyuapi nya pak,, sebaiknya bapak segera menanda tangani berkas itu lumayan banyak loh pak...." ucap virni pada elang..
"Baiklah...." ucap elang
__ADS_1
Elang memberikan mangkuk bubur yang di pegang nya pada Virni , setelah itu elang segera menuju sofa memeriksa lalu menanda tangani berkas2 itu...