
Elang, Anin dan Aira sudah duduk di dalam mobil,
elang duduk di kursi pengemudi dan Anin duduk di samping elang dengan Aira yang duduk di pangkuan nya
Elang mulai melajukan mobil dan keluar dari halaman rumah mereka..
"Kak Bisakah mengantarkan ke kampus ku dulu sebelum ke sekolah nya Aira, Aku takut kesiangan soal nya acara class meeting nya akan di mulai pagi-pagi sekali " ucap Anin sedikit gugup karena takut elang akan menolaknya
"Hmmm....Baiklah...." jawab Elang dengan sedikit senyum tipis di bibirnya menyetujui permintaan Anin
"Aira sayang, maafin bunda ya hari ini bunda gak bisa anter Aira dulu ke sekolah karena hari ini bunda ada kegiatan kuliah pagi jadi bunda takut kesiangan, gak papa kan sayang..."
Dengan lembut Anin memberikan pengertian kepada Aira kalau hari ini dia tidak bisa mengantar Aira ke sekolah.
Paham dengan perkataan Anin Aira pun tidak menolak nya ,
"Iya bunda, gak papa kok....tapi Aira mau bunda jadi sama Aira kalau nanti bunda udah gak sibuk bunda mau ya nemuin temen-temen Aira di sekolah, Aira mau memperlihatkan bunda ke temen-temen Aira kalau sekarang Aira punya bunda jadi Aira gak akan di ejek lagi ..."
__ADS_1
Mendengar perkataan Aira membuat hati Anin terenyuh, terpancar wajah polos yang amat bahagia, Anin memandangi wajah Aira sebelum iya menciumi kedua pipi gembil nya..
"Iya sayang....bunda janji bunda akan menemui semua teman Aira dan akan berkenalan kalau bunda adalah bunda nya Aira , sekarang Aira sudah punya ibu jadi tidak akan ada lagi yang bisa mengejek Aira..."
Anin menciumi kedua pipi gembil anak perempuannya, tingkah dan perkataan Aira yang menggemaskan membuat Anin semakin menyayanginya dan ternyata juga interaksi antar kedua nya tidak lepas dari lirikan sang pengemudi mobil itu ...
Elang begitu bahagia melihat interaksi antara Anin dan Aira sesekali elang tersenyum sambil terus melajukan mobil nya...
"Benar kata Andra, aku hanya kurang memperhatikan keberadaan Anin melihat dari cara interaksi aira sepertinya aku tidak salah memilih bahkan memaksa Anin untuk menikah dan menjadi ibu sambung untuk Aira ..." Suara batin elang .
sepanjang perjalanan elang dan Anin tidak saling bicara hanya celotehan Aira yang mengiringi perjalanan mereka menuju kampus Anin
Anin sontak menoleh begitu elang membuka suara.
"Entahlah kak, aku belum tau karena hari ini seperti nya akan banyak perihal yang harus di bahas sebelum kami melaksanakan koas..." jawab Anin
"Kalau begitu waktu pulang nanti kamu hubungi aku "
__ADS_1
Ucap elang dengan pandangan yang lurus ke depan sambil tetap fokus pada kegiatan menyetirnya..
"Tidak perlu kak, aku bisa pulang sendiri kok.." jawab anin
"Kamu masih marah tentang kejadian kemarin...? tanya elang dengan menolehkan kepala nya pada Anin yang menundukkan kepalanya enggan menatap elang...
Tak lama mereka telah sampai di depan kampus Anin , elang meminggirkan mobilnya tak jauh dari gerbang kampus anin.
"Anin, aku minta maaf kalau memang kamu masih marah .."
Anin menghembuskan nafas sejenak sebelum akhirnya menatap wajah elang yang berada di samping nya.
"Aku sudah memaafkan kakak, Tapi aku tau kakak adalah orang yang sangat sibuk aku tidak mau merepotkan kakak jadi lebih baik aku pulang sendiri ..." Anin mengucapkannya dengan satu tarikan nafas sebelum kembali memalingkan wajah nya ke arah Aira.
"Aira sayang, bunda masuk dulu ya...Aira berangkat sama papah ya nanti di sekolah Aira gak boleh nakal, gak boleh usil sama temennya dan gak boleh berantem....Bunda sayang Aira...."
Setelah mengatakan itu pada Aira Anin mencium kening Aira dan bergegas keluar dari mobil elang tanpa sedikit pun memandang dan memeperdulikan elang yang ada si sebelahnya.
__ADS_1
Elang yang melihat Anin yang keluar dari mobil dan pergi tanpa memandang bahkan mencium punggung tangan nya seperti biasanya hanya bisa menarik nafas kasar, ia kira setelah permintaan maaf nya semalam dan perlakuannya pada Anin, maka gadis itu akan memaafkannya tapi nyata nya Anin belum sepenuh nya memaafkan elang.
Setelah Anin sudah tidak terlihat dari pandangan elang ia melajukan kembali mobilnya untuk mengantarkan Aira ke sekolahnya.