
Saat ini Anin sedang terduduk di sofa ruang Tamu sambil membaca buku-buku tentang dunia kedokterannya, meski banyak buku di hadapannya pikiran Anin terus tertuju pada Elang , Anin pun sempat mengeluh di dalam hatinya permasalahan antara dirinya dan elang membuat dirinya tidak fokus dan tidak konsen pada kuliah nya, tapi ya mau gimana lagi ini lah konsekuensi yang harus di terimanya nya dan di jalani nya karena sudah berani memutuskan berumah tangga.
"Non kok malah ngelamun...."
Seketika panggilan Bi Darmi menghentikan lamunan Anin.
"Eh iya Bi...." jawab Anin
"Ini bibi buat kan teh hangat buat non, " ucap bi darmi sambil menyodorkan segelas teh hangat untuk Anin
"Iya Bi, makasih ya...jadi ngerepotin..."
"Ah gak papa kok non bibi gak merasa di repotkan, Oya kok tumben non belajar nya disini biasanya di kamar, kalau boleh bibi tanya non lagi nungguin Tuan ya...."
"Hmmm, iya bi...aku dan kak elang sedikit ada masalah makannya aku menunggu nya disini aku ingin segera menyelesaikan permasalahan ku agar aku fokus pada Kuliah ku Bi..."
"Den elang den elang dari dulu gak pernah berubah..."
"Maksud bibi ...." tanya Anin
"Iya setiap ada masalah pasti pergi ... saran bibi mending gak usah di tunggu non nanti juga den elang pulang meskipun tengah malam ..."
"Sepertinya bi darmi banyak tau tentang kehidupan elang, apa aku coba tanya aja ya tentang kepribadian elang dan masa lalu nya...." Suara hati Anin
__ADS_1
"Bi sepertinya bibi begitu mengenal kak elang, apa bibi bisa menjelaskan kepada Anin tentang kak elang..."
"Maksud non...."
"Jadi gini bi, aku dan kak elang kan gak lama kenal terus kami langsung menikah, jadi aku belum begitu tau tentang kek elang itu seperti apa kepribadiannya , kehidupannya, pernikahannya dengan mba Zihan, juga masa lalunya..."
"Oh begitu....baiklah akan bibi ceritakan...
"Bibi masuk dan bekerja di keluarga Alexander dari semenjak den elang kelas 1 SMP, keluarga ini sangat baik terhadap bibi mereka tidak pernah membeda-bedakan status majikan dan juga pembantu pokonya mereka sudah seperti keluarga bibi sendiri bibi banyak berhutang jasa pada keluarga ini..
"Bibi mengenal den elang dari dia masih kelas 1 SMP, sejak kecil den elang itu orang nya pendiam gak banyak bicara jadi orang-orang menilai dia itu cuek dan dingin padahal den elang itu sangat baik , perhatian, lembut, dan juga penyayang..
"Terus bagaimana tentang pernikahannya dengan mba Zihan Bi...."
"Memangnya kenapa bi ...bisakah bibi menceritakannya..." ucap Anin yang semakin penasaran dengan cerita pengasuh Aira itu.
"Den elang dan non Zihan itu menikah karena sebuah perjodohan , orang tua den elang dan non Zihan adalah rekan bisnis itu alasan makannya mereka di jodohkan...Sebelum menikah dengan non Zihan den Elang sudah mempunyai kekasih hati pada saat mereka kuliah , den elang sangat mencintai perempuan itu sehingga den elang membantah kedua orang tuanya tidak mau di jodohkan dengan non Zihan .. "
"Apa bibi mengenal siapa perempuan yang sangat elang cintai saat itu...??
"Tau non, bibi hanya tau siapa nama perempuan yang di cintai den elang tapi bibi tidak begitu mengenalnya, beberapa kali den elang membawa wanita itu ke rumah dan mengenalkan kepada tuan dan nyonya Alexander tapi tuan dan nyonya tidak pernah merestui hubungan den elang dan perempuan itu karena sudah berencana menjodohkan den elang dengan non zihan
"Siapa nama perempuan itu Bi..." tanya Anin penasaran..
__ADS_1
"Kalau gak salah namanya Sonia...."
Deg ......
Bak di hantam batu besar, dada Anin terasa sesak dan panas saat mendengar siapa wanita yang sangat elang cintai , pemikiran buruk bermunculan di pikiran Anin hingga tak terasa air mata menetes dan jatuh dari mata Anin...
"Jadi benar dugaan ku, Sonia bukan lah hanya sebatas sahabat kak elang melainkan adalah seseorang yang sangat berarti untuk hidup kak elang ...." suar hati Anin
Anin mencoba tegar dan ingin terus mendengarkan cerita dari bi darmi tentang suaminya , bagaimanapun Anin perlu mengetahui sesuatu hal tentang suami nya karena itu menyangkut rumah tangga nanti...
"Lalu bagaimana kak elang menyetujui dan akhirnya mau menikah dengan Mba zihan bi...? tanya Anin
"Saat itu Den Elang berusaha mati-matian untuk meyakinkan kedua orang tuannya bahwa perempuan itu yang pantas menjadi istri den elang , bahkan den elang sempat keluar dari rumah karena lebih memilih perempuan itu..."
Hati anin memanas saat mendengar elang begitu mencintai Sonia hingga ia lebih memilih Sonia di banding keluarganya...
"Seiring berjalannya waktu, saat den elang selesai menyelesaikan kuliah nya dan terus mempertahankan perempuan yang bernama Sonia itu tak tau bagaimana ceritanya ternyata perempuan itu menikah dengan laki-laki lain, disitu lah den elang merasa frustasi seakan-akan kehilangan semangat hidup nya ..
"Yang terlihat hidup den elang seakan hilang arah, semenjak itu den elang menjadi sangat diam,cuek dan dingin bahkan ke kedua orang tua nya pun den elang sangat tertutup den elang selalu menyibukkan dirinya dengan pekerjaan pekerjaan di perusahaan keluarga nya den elang tidak mau kenal bahkan dekat dengan wanita meski banyak wanita yang mengejar cinta nya..
namun meski begitu hikmah dari itu semua den elang berhasil mengembangkan perusahaan keluarga nya menjadi perusahaan yang besar sehingga banyak perusahaan yang ingin bekerjasama dengan perusahaan den elang karena melihat profil den elang..
"Seiring berjalannya waktu, nyonya membicarakan tentang perihal perjodohan nya dengan non Zihan tanpa ada penolakan seperti sebelumnya den elang langsung menyetujui perjodohannya dengan non Zihan hingga akhirnya mereka menikah
__ADS_1