
Hari setelah pertemuannya dengan Sonia....
Anin menemani Aira bermain di dalam rumah nya..
sembari Anin menemani Aira bermain Fikirannya terus melayang terhadap Sonia ingin rasanya Anin mencari tahu tentang siapakah Sonia sebenarnya.
Seperti sebuah kebetulan saat Anin sedang melamun tiba-tiba ia tersadarkan karena ada seseorang yang mengetuk pintu rumah nya...
Anin segera membuka pintu rumah nya dan melihat siapa yang bertamu ke rumah nya...
Anin terdiam ketika melihat ternyata Sonia yang datang bertamu ke rumah nya....
"Sonia...." ucap Anin
"Hay selamat sore Anin,." ucap Sonia
"Kak elang nya belum pulang masih di kantor..." ucap Anin
"Tak masalah, aku sudah tau kok tadi elang sudah menghubungiku dan dia menyuruhku untuk menunggun di rumahnya...boleh aku masuk..."
__ADS_1
"Sejauh itukah hubungan kak elang dengan Sonia bahkan mereka sudah berkomunikasi lewat handphone mereka ,, tidak hanya itu mereka sengaja janjian untuk bertemu bahkan di rumah ini..." suara batin anin
"Baiklah...silahkan masuk..." ucap Anin dengan ramah nya.
Sonia memasuki rumah kediaman elang dan Anin.
Anin mempersilahkan Sonia duduk di kursi ruang tamu...
"Silahkan duduk dulu, tunggu lah disini mungkin sebentar lagi kak elang pulang aku akan memandikan Aira dulu...."
Sonia hanya menganggukan kepalanya untuk menjawab perkataan Anin...
Tak lama setelah itu elang pun pulang dari kantor nya , elang memarkirkan mobil nya di halaman rumah nya lalu berjalan masuk ke dalam rumah nya.
Elang terdiam ketika ia memasuki rumah nya sudah ada Sonia duduk di kursi ruang tamu dan menunggu nya pulang ...
"Sonia..."
"Elang..."
__ADS_1
Elang menghampiri sonia dan Sonia langsung menyambut kedatangan elang...
dari kamar Aira Anin mendengar teriakan suara tertawa elang dan Sonia...
"Itu seperti suara kak elang dan Sonia, apa kak elang sudah pulang dari kantor nya ..." suara hati Anin,.
"Aira tunggu disini dulu ya...bunda mau keluar dulu sebentar untuk memanggil bi Darmi agar menemani Aira disini bunda mau mandi dulu...."
"Iya bunda...."
Anin berbohong pada Aira , Anin keluar bukan hanya sebatas ingin memanggil bi Darmi tapi Anin ingin melihat apa yang sedang di lakukan elang dan Sonia.
Anin berjalan keluar dari kamar Aira , Anin menacari posisi agar dia bisa menemui keberadaan elang dan Sonia dari lantai atas rumah nya Anin terdiam berdiri terpaku, dengan jelas kini ia melihat elang dan Sonia duduk berdampingan di ruang keluarga rumah mereka. melihat bagaimana dengan lepasnya Sonia tertawa mendengar perkataan elang yang si perkirakan Anin mereka tengah membahas kenangan masa lalu mereka, tak lupa pula elang ikut terkekeh di iringi senyuman yang sangat jarang di tunjukan pada dirinya.
perlahan anin mengulurkan tangannya untuk memegang dadanya yang terasa sesak.
Mungkinkah apa yang di lihat Anin kini adalah kebahagiaan yang di inginkan elang sesungguhnya...setelah pertemuannya dengan Sonia sikap elang menjadi lebih dingin dan cuek, lalu mengapa Anin yang harus di jadikan istrinya ? kenapa bukan Sonia ?
Anin berencana untuk menghampiri mereka, Anin ingin tahu bagaimana reaksi mereka saat Anin menghampiri dan ikut serta mengobrol bersama mereka namun sebelumnya Anin akan menemui bi Darmi terlebih dahulu untuk menemani aira.
__ADS_1