
Anin dan juga Bisma telah sampai di gerbang depan rumah milik elang yang Anin akui kepada Bisma yaitu rumah tante nya , Anin turun dari boncengannya bersama Bisma..
Anin membuka helm dan memberikan kembali helm yang di pakai kepada si empunya nya yaitu Bisma...
"Anin, maaf...."
Ucap bisma lalu menghapus sisa air mata yang masih menempel di pipi Anin,
kebayangkan sos sweet nya gimana Anin pun sempat terdiam dan baper saat tangan Bisma dengan lembut nya menghapus air mata di kedua pipi Anin...
"Maaf , bukan aku tak sopan aku hanya melihat air mata di pipi mu...apa kamu habis menangis...??" Tanya Bisma
"Oh, enggak kok aku gak nangis, mata ku tadi kaya kemasukan apa gitu , hmmm debu mungkin jadi aku kelilipan..." ucap Anin ragu dan berbohong lagi kepada Bisma
"Maafkan aku ya, karena aku mengantarkanmu pake motor jadinya kamu kelilipan...."
"Oh , enggak kok gak papa justru aku seneng ini kali pertama nya buat aku ,..." balas Anin tersenyum karena takut Bisma kecewa
"Hmmmm, ya sudah makasih ya bis udah mau anterin aku ke rumah Tante aku ..."
"Iya sama-sama....tapi sorry ya nin aku gak bis anterin kamu sampai ke dalam karena aku udah harus buru-buru pergi untuk latian basket sama-sama anak-anak..."
"I, iya ...gak papa kok bisa gak papa..." ucap anin
__ADS_1
"Syukurlah, justru itu yang aku harapkan...jadi aku tidak harus berbohong lagi sama kami Bisma..." suara hati Anin..
"Ya udah aku permisi masuk dulu ya, " ucap Anin tersenyum
"Oke baiklah, hati-hati ya..." balas bisma
Anin tersenyum manis pada Bisma..
"Harus nya aku yang ngomong gitu, kamu yang hati-hati ya di jalannya..."ucap Anin
"Baik tuan putri..." gombalan bisma
"Ya sudah aku masuk ya..."
"Anin, tunggu...." Suara Bisma
Anin kembali membalikan tubuh nya ke arah Bisma dan bisma memegang kedua tangan Anin...
"Bagaimana jawaban mu atas perasaanku..." tanya bisa penuh harap
"Jawaban yang mana ya..." ucap Anin terbata-bata
"Jawaban atas perasaan ku, kalau aku mencintaimu..." ucap elang
__ADS_1
"Oh itu...." ucap Anin ragu dan sedikit resah
"Maafkan aku bis, tapi kaya nya aku belum bisa memberikan mu jawaban nya sekarang... aku Perlu memikirkannya..." jawab Anin ragu
"Baiklah...aku akan menunggu jawaban mu apapun itu sampai kapan pun..."
"Ya sudah aku permisi ya..." ucap bisma
"iya hati-hati...." balas Anin
Bisma kembali menaiki motor gede nya lalu berpamitan pada Anin dan meninggalkan Anin disana,
setelah bisma sudah tidak nampak lagi Anin berjalan memasuki gerbang depan rumah nya.
Ternyata eh ternyata segala sesuatu yang di lakukan Anin , ada sepasang mata yang memperhatikan ...
Ya....
itu adalah elang , elang sudah berada di dalam mobilnya dan sengaja memarkirkan mobil nya berjarak beberapa meter dari keberadaan Anin dan Bisma...
semua yang di lakukan Bisma terhadap anin di saksikan langsung oleh elang , elang sangat marah ketika melihat istrinya di pegang dan di perlakukan romantis oleh laki-laki lain di depan rumahnya sendiri saat itu elang ingin sekali turun dari mobilnya dan langsung menghajar laki-laki yang berani membelai pipi dan memegang tangan Anin di hadapannya , namun elang menahan dirinya karena elang belum mengetahui siapa laki-laki itu sebenarnya.
Elang Hanya terus menyaksikan adegan antara istri dan laki-laki yang tak ia kenali dengan rasa sesak di dadanya dan jantung yang teramat sangat panas hingga laki-laki itu pergi meninggalkan Anin...
__ADS_1