
Anin masih terdiam atas kepergian elang dari kamar mandi itu....
mendengar suara bantingan pintu yang di lakukan elang membuat Anin sedikit tersentak.
"Apa dia marah....???" ucap Anin
Anin segera membilas tubuh nya menggunakan air shower dan mencoba mengabaikan sejenak pemikiran nya tentang kejadian antara dirinya dan juga elang.
setelah selesai Anin segera mengenakan handuk putih untuk mengeringkan tubuh nya Anin baru sadar bahwa ia tidak membawa baju ganti ke dalam kamar mandi itu.
"Bodoh....kenapa aku sampai lupa tidak membawa pakaian ganti.." ucap Anin
__ADS_1
Perlahan Anin membuka pintu kamar mandi itu untuk memastikan keberadaan elang disana..
ketika Anin tidak menemukan elang disana Anin segera berlari kecil keluar dari kamar mandi itu menuju koper-koper yang berisikan pakaian dan barang-barang pribadi milik nya...
Sementara di kamar mandi lain, tampak elang tengah sibuk menyiram tubuh nya di bawah guyuran air shower untuk meredakan sedikit hasratnya yang terpancing ketika tanpa sengaja melihat lekukan tubuh Anin yang hanya tertutupi air.
Elang memejamkan kedua matanya sambil terus air shower itu mengguyur dari ujung kepala hingga kakinya . elang mencoba mengenyahkan segala fikiran kotor nya akan lekukan tubuh Anin yang seakan bergentayangan dalam Fikirannya.
Setelah dirasa cukup elang menyudahi acara mandinya dan memakai pakaian santai yang telah ia bawa ketika hendak pergi ke kamar mandi lain setelah kejadian antara dirinya dengan Anin.
Elang memutuskan untuk kembali ke kamar nya untuk mengambil handphone nya disana, karena menurut perkiraannya anin sudah selesai dengan kegiatannya.
__ADS_1
Dengan pelan elang membuka pintu kamar nya, dan dia kembali terdiam ketika mendapati Anin tengah memilih baju di dekat koper-koper besar milik Anin dengan hanya memakai sehelai handuk putih yang panjang nya hanya mencapai pertengahan paha nya.
Dengan sangat elang mencoba menekan ludah saat bayangan akan tubuh telanjang anin saat di dalam bath up kembali menghiasi Fikirannya. Dan ketika Anin sedikit menjinjitkan tubuh nya untuk mengambil gantungan baju di dalam lemari di kamar mereka lagi-lagi tatapan mata elang terfokus pada kaki jenjang Anin yang putih mulus tanpa adanya bulu halus.
Tatapan nya terus menjalar ke atas dan mendapati bahwa handuk yang di pakai anin sedikit terangkat ke atas sehingga memperlihatkan sedikit paha Anin yang mulus.
Fantasi liar elang semakin parah saat Anin tiba-tiba membungkukkan tubuhny membelakangi elang ketika hendak membuka koper dan mengambil suatu barang di dalam koper itu, saat Anin membungkukkan tubuhnya elang melihat sedikit bagian inti tubuh Anin yang membuatnya hilang kendali.
"Arrrghhhh....aku harus segera pergi dari sini sebelum aku terpancing untuk melakukan hal itu kepada Anin...aku harus menyibukkan diriku mulai sekarang....Anin akan tinggal di rumah ini setiap hari karena dia istri ku...aku harus bisa mengontrol hasratku untuk tidak menyerang Anin meskipun dia istriku karena aku tau pasti dia belum siap dan belum mau menerimaku.
Elang kembali menutup pintu kamar itu dan pergi meninggalkan kamar mereka.
__ADS_1
sedangkan Anin masih sibuk dengan kegiatannya tanpa mengetahui kehadiran elang disana hingga elang pergi lagi karena tidak tahan melihat lekukan tubuh Anin yang putih mulus di hadapannya.