
Kini Philip tengah menatap langit-langit kamarnya, ia menyukai fakta jika hubungannya dengan Elsa berakhir. Karena sejak awal Elsa tak menarik minatnya namun Philip tetap berbaik hati karena sikap yang dimiliki Elsa. Philip juga tersenyum senang karena ada seseorang yang memahami sifatnya. Philip menscrool media sosialnya. Dan lagi, Ia menemukan banyak wanita yang begitu cantik di mata nya.
HwangPhilip : Hi
Dinda Meysila : Siapa?
HwangPhilip : Philip
Dinda Meysila : Aku tak mengenalmu
HwangPhilip : Dan aku sangat ingin mengenalmu, berikan nomer ponselmu atau aku mengunjungi rumah mu besok
Dinda Meysila : Coba saja kalau bisa
HwangPhilip : Okey, sampai jumpa besok sayang 💋❤
Philip masih menelusuri ponselnya dan dalam waktu kurang dari 2 jam ia mendapatkan 3 nomer perempuan yang didekatinya dan 1 orang yang akan dikunjunginya besok.
Philip mendial salah satu nomer orang yang diajaknya berkenalan untuk bervideo call.
Philip : Hai Agatha
Agatha : Ah, kau yang meminta nomerku tadi
Philip : Aku rasa aku tertarik denganmu
Agatha : Apa yang membuatmu tertarik denganku
Philip : Entahlah, aku hanya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan berkenalan denganmu
Agatha : Apa yang ingin kau tahu tentang aku
Philip : Semua, maybe
Agatha : Aku Agatha Devitasari, lahir tanggal 17 Mei 1998
Philip : lalu ?
Agatha : Apa yang mau kau tau
Philip : Jadi pacarku
Agatha : Secepat itu, kita bahkan belum bertemu
Philip : Kalau gitu temui aku besok,.. eum sore jam 4
Agatha : Aku tak yakin bisa datang
Philip : Aku akan menunggumu
Agatha : Terserah kau saja
Philip : Kalau begitu aku matikan, Jangan lupa temui aku, kau takkan menyesal bertemu pria setampan aku
Telpon terputus, begitulah Philip malam ini mendapatkan 4 wanita di dunia online dan 1 wanita yang ditemuinya pagi tadi dan Reyna kekasihnya seminggu ini.
__ADS_1
"Aku akan mengingatnya, Reyna, Agatha, Rachel, Dewi, Michelle dan Dinda" Philip tersenyum senang dan kini ia mencoba untuk mendial kekasih barunya. Dewi.
Philip : Selamat malam sayang
Dewi : Sayang apaan, idih
Philip : Bilang aja suka, aku merindukanmu
Dewi : Aku engga
Philip : Aku akan kerumahmu besok
Dewi : Aku besok ada tugas kuliah
Philip : Ah, lalu ketemu akunya kapan, kemaren ga bisa, kita baru ketemu sekali
Dewi : Ya, tinggal ga usah ketemu sih
Philip : tapi aku kangen, sayang Dewi
Dewi : Lusa gimana? aku libur
Philip : janji ya? aku akan menjemputmu pagi
Dewi : Kau tak sekolah?
Philip : Aish, menyebalkan sekali, aku akan kerumahmu nanti malam.
Dewi : Aku takkan memberitahu rumahmu
Dewi : Ya! kau tau dari mana rumahku
Philip : Kau harus ingat aku kekasih mu, sampai jumpa besok sayang 😘
Philip tersenyum menang melihat Dewi yang terkejut saat Philip menjabarkan detail rumahnya.
"Aku benar-benar ingin memeluknya" Ujar Philip kini berbaring memeluk gulingnya.
-
Philip pulang sekolah lebih awal, karena Try Out telah berakhir. Seperti yang diucapkannya ia akan menemui banyak gadis hari ini. Menyenangkan bagi Philip saat menemui wanitanya, memeluk dan menciumnya melihat mereka terkejut karena perlakuannya yang tiba-tiba. Tujuan pertama Philip adalah Dinda, yang tak mau memberikan nomer hp nya. tak butuh waktu lama untuk mengetahui nomer rumahnya, Ia bertanya pada beberapa teman di sosial media nya.
"Masih sekolah ternyata" Philip dengan santai menunggu didepan gerbang sekolah yang cukup jauh dari rumahnya. Philip berdiri menyender tembok pintu gerbang. Setelah menunggu hampir satu jam Philip melihat siswa siswi mulai berhamburan dan Philip bergegas mencari Dinda. Kelas XII-C
"belum selesai mereka" Philip berbicara seorang diri. Dan Philip kembali menunggu selama 5 menit. Philip masih dengan seragam sekolahnya.
"Dinda" Panggil Philip membuat seseorang yang dipanggilnya menoleh, Philip tersenyum karena hanya ada satu orang yang menatapnya lama. Philip tersenyum melambaikan tangan ke arahnya sedangkan dinda mengecek ponselnya. Memastikan jika Philip bukan orang yang menghubunginya kemarin. Philip masih menunggu dinda meninggalkan bangkunya namun ia justru terdiam dan Philip memilih masuk ke kelasnya tak mempedulikan teman sekelas dinda menatapnya.
"Ku gandeng atau ku gendong?" tawar Philip berbisik di telinganya membuat Dinda bergidik ngeri segera membenahi tasnya. Jika Philip bisa nekat mendatanginya akan sangat mudah bagi Philip menggendongnya. Dinda bergegas dan berjalan lebih awal.
"Kau seharusnya memberikan nomer ponselmu" ujar Philip membuat Dinda menyesal, padahal bisa saja Dinda memberimu nomer palsu.
"Ada apa?"
"Ayo kencan" Philip menarik tangan Dinda mengajaknya ke foodstreet yang tak jauh dari sekolah dinda, awalnya dinda menolak namun tangan Philip menggenggamnya dengan erat namun penuh kehati-hatian. Philip mengendarai motor besarnya. Dinda hanya menurutinya. Ia bahkan berdoa semoga ini bukan penculikan gadis.
__ADS_1
sesampai di foodcourt, masih dalam menggenggam tangannya Philip memilih beberapa makanan untuk dipesannya.
"Kau mau makan apa?" Tanya Philip lembut, Dinda menatap Philip sedikit lebih lekat dan tak sampai 3 detik Dinda telah jatuh dalam mata indah dan senyum Philip.
"terserah"
"hadeh, cewek emang ya kalau ditanya suka gitu" Philip memesan yang dipesannya tanpa berpikir panjang membuat Dinda terkejut dengan banyaknya pesanan yang dibelinya.
"Kau gila?"
"Karena mu" ujar Philip
"bagaimana sekolahmu menyenangkan?" tanya philip
"maaf tapi kita tak saling kenal" jawab Dinda ketus
"Makanlah, aku membeli sambil memikirkan mu, kau tau aku memikirkan mu semalaman karena kau tak memberi nomer ponselmu" ujar Philip
"salah siapa?" tanya Dinda yang membuat Philip bungkam.
"Kau lebih cantik daripada fotomu" ujar Philip memandang Dinda lekat dan Dinda tak peduli, ia hanya akan makan dan pulang.
"Aku tak menyesal kau menolak memberi nomer ponselmu sehingga aku bisa menemui mu secara langsung" Ujar Philip panjang lebar
"Jika kau setampan ini kenapa melakukan hal rendahan seperti itu" cibir Dinda yang melihat style Philip dan paras Philip yang tak selaras dengan pesan yang semalam ia kirim.
Mendengar ucapan seperti itu Philip sedikit terluka namun ia tak menyesalinya. Ia sangat menyukai proses dimana ke sekarang pendekatan yang dilakukannya dengan siapapun wanitanya.
"Aku memang tampan, kau takkan menyesal berpacaran denganku" Ujar Philip
"Aku tak mau berpacaran" ujar Dinda
"Tapi aku mau" Putus Philip tak menerima penolakan.
-
-
Begitulah Philip dalam mengencani banyak gadisnya, ia membagi waktunya 3 jam untuk satu wanitanya. Alasannya sederhana. Ia menyukai saat ia harus berjuang mendapatkan gadisnya walaupun ia seringkali meninggalkan saat tahu jika gadisnya telah jatuh hati padanya. Alasan ia meninggalkannya pun karena satu hal.
merepotkan. sangat merepotkan saat cintanya terbalas dan ia akan terkekang oleh perasaan wanita yang disebut perhatian.
Saat ini Philip telah mengencani 6 wanita sekaligus
-Reyna : Perempuan yang selalu diantarnya setiap pagi
-Dewi : Perempuan yang selalu menemani nya jogging bersama
-Dinda : Perempuan yang baru dikenalny
-Agatha : Perempuan yang merespon dengan baik
-Michelle : Gadis yang belum ditemuinya
- Rachel : Gadis yang belum ditemuinya
__ADS_1