
Saat ini perayaan ulang tahun RS X milik dr. fajar pun sedang berlangsung.
Pesta yang meriah dan elegan, tamu berdatangan silih berganti. Dr. fajar beserta istri juga tampak sibuk menemani para tamu. Rio , Ryan dan Ben mereka bertiga tampak sedang menikmati minuman mereka.
Rio tampak tampan dengan setelan jas berwarna grey berliris putih halus. yang di sanding dengan kemeja putih di dalam nya.
" wah.. wah wah.. kayak nya lo bakalan cepat gantiin bokap lo di RS yo... "ujar Ryan
" belum mampu gw yan.. masih mau senang senang gw jadi gak mau nyibukkan diri dulu lah.. " jawab Rio dengan santai nya.
" ah lu di kasih kerjaan enak malah mau pilih main, ingat umur yo lo itu dah tua .. liat itu Ben, muda , tampan, kaya dan CEO di kantor gw... " gerutu Ryan.
mereka pun tertawa mendengar perkataan Ryan . Ryan pun mereka heran merasa ia tak ada melakukan kekonyolan. Tanpa ia sadari ia sudah menyebutkan bahwa Rio sudah tua dan Ben masih muda, padahal usia mereka sama persis.
Ryan pun berlalu meninggalkan kedua sahabat nya tersebut menuju toilet, ia ingin meyakin kan mata nya, apakah ada yang salah dengan pakaian nya atau tidak.
Setelah merasa cukup yakin Ryan pun kembali bergabung bersama dengan kedua sahabat nya.
" gw rasa Henny itu anak nya cantik ben dan dia cukup menarik lah.. kenapa lo gak mau aja Ben "
" kalian cerita apa , Henny siapa yang kalian maksud.. " timpa Ryan yang baru bergabung
" Henny anak pak freddy.. " jawab Rio
__ADS_1
" yang model itu.. " Ryan pun bersemangat ingin tahu.
" emmm.. kalau elo mau ambil buat elo aja "ucap ben dingin.
" jadi elo di jodohin sama Henny itu, wah ben.. " Ryan yang merasa takjub tersenyum dengan kagum. Bukan kaleng kaleng, yang mendekati dan para calon calon istri nya adalah anak anak orang terpandang yang cantik nya warrrbiassaaaaaahhhh.....
tapi sayang Ben selalu menolak.
" Ben lo masih nunggu dia... " tanya Rio
" , gw cuma harus nunggu setahun lagi, " jawab nya
" gw doakan Ben.. " jawab Rio
" tapi jika dalam setahun dia tidak kembali Ben " tanya Ryan
"bagus lah Ben jadi gw juga gak akan merasa gak enak sama elo karena perasaan gw ke dokter Xena " batin Rio
senyum tipis tersungging dari bibir nya, sambil menikmati minuman nya.
Para wanita sedari tadi melihat ke arah Ben dan sahabat nya. Ya Ben sangat tampan dengan pakaian yang ia pakai malam ini.
kemeja putih lalu di balut dengan setelah jas maroon. .
Sungguh pemandangan yang sangat sangat indah dan ter luv luv lah.. wanita wanita itu sampai menelan saliva nya karena perasaan kagum tersebut.
__ADS_1
Ben yang merasa di perhatikan nampak biasa saja. Dengan wajah datar dan tanpa ekspresi. Para wanita itu pun tak berani mendekati nya.
" Ben.... apa kabar maaf om baru sempat menyapa.. " dr. fajar menghampiri ben dan menjulurkan tangan nya.
" tidak apa om,.. " ucap ben seraya membalas uluran tangan tersebut.
mereka bersenda gurau dan terkadang mereka membahas tentang pekerjaan mereka masing masing.
" jika memang ada kesempatan, om sangat senang jika bisa bergabung dan bekerja sama di perusahaan nak ben.. " sela dr. fajar
" ah.. iya om.. nanti akan ben pikirkan, karena kontrak lama juga belum selesai dengan RS xx.. " jawab ben.
" ya om tunggu kabar baik nya nak ben... "
Ben membalas dengan senyuman..
" yasudah om mau kesana dulu menyapa tamu yang lain.. " ujar dr. fajar
" baiklah om... silahkan.. " ben pun memberikan senyuman lagi.
Ben yang sudah di tinggal oleh dr. fajar kini bergabung kembali dengan Ryan dan Rio.
Ia mulai merasa bosan, pandangan entah mengarah kemana mana.. sampai di satu titik mata nya berhenti....
" dia..." gumam ben pelan..
sambil menyerngitkan kedua alis mata nya...
__ADS_1
#siapakah yang ben lihat? apakah Xena atau.......