
Setelah beberapa jam mereka beristirahat di salah satu penginapan yang ada di kota kecil kelahiran Xena, mereka pun memutuskan untuk berangkat pagi ini ke pusat kota negara X.
Xena yang sedang duduk di kursi penumpang bersama dengan As yang menyandar di dalam pelukan nya. Sementara Kriss duduk di kursi depan dengan Vino yang menyetir.
" mommy... kenapa dulu mommy tinggal di panti asuhan... kemana nenek dan kakek... " tanya as dengan raut heran nya.
" Dulu nenek dan kakek sudah duluan ke surga as, jadi mommy harus tinggal di panti.. "
" ohh.... as faham, pasti menyenangkan bukan mom, disana banyak teman teman.. " tanya nya lagi dengan senyuman.
" pasti as... mommy senang, tapi lebih senang dan bahagia jika bisa tinggal bersama orang tua kita.. " jawab Xena sambil memegang pipi gemes nya as.
" Ya jika orang tuan nya seperti daddy juga tak menyenangkan mom.. " tampak as menekuk kan wajah imut nya.
" kenapa begitu...?? "
" daddy selalu pergi, kerja terus, tak ada waktu untuk as... untung ada mommy yang temani as, jika mommy kerja juga mommy terkadang membawa as.. tidak seperti daddy.. " jawab as yang semakin menekuk kan wajah nya.
" kau bicara apa aaaaaaassss.... " suara bariton itu mulai keluar dengan wajah kesal nya.
As yang mendengar suara daddy nya langsung memeluk erat Xena.. Dan Xena menyambut pelukan as sambil terkekeh kecil.
"mommy... lihat lah daddy seperti Godzilla.. " bisik nya pada Xena.
Xena hanya terkekeh kecil menanggapi omongan aska. Dan kriss tangan nya terus menggapai tubuh as yang tak dapat iya pegang itu.
Akhirnya Xena menghentikan 2 orang pria itu yang sedang berselisih.
" sudah, sudah, kriss, askaa..... " ucap Xena sambil memicingkan mata nya ke arah kriss lalu as...
Kriss menghentikan kegiatan nya lalu duduk dengan baik kembali menghadap depan.
Kriss mirip anak TK yang sedang di marahi oleh guru nya saat ia ketahuan menjahili teman nya.
Vino yang sedang menyetir tersenyum kecil.
Tuan anda sangat lucu sekali, seorang tuan Raido bisa takluk, takut dengan seorang wanita.. ini hal langka.. saat bersama dengan nyonya sari dulu saja tuan kriss tak separah ini bucin nya. Kau luar biasa nona el.. aku salut...
" kau fokus ke jalan jangan melamun dan mengatai ku Vino, apa kau mau aku kirim ke jalur Gaza hah..?? " ancam kriss
" maaf tuan.. "
__ADS_1
Vino pun menggeleng kan kepala nya sambil mendengus pelan...
suasana di dalam mobil itu pun mulai tampak hening kembali.. As yang tidur dalam pangkuan Xena tampak lelap.. Kriss terlihat sedang membuka iPad nya untuk memeriksa pekerjaan nya yang ada di negara L. sesekali ia melirik ke arah kaca spion tengah yang ada di depan nya untuk melihat Xena.
" istirahat lah sayang.. jangan main ponsel terus nanti mata mu sakit, kesehatan itu utama dalam hidup.. "
Xena yang mendengar perkataan kriss langsung menoleh ke depan dengan tujuan ke kriss.
" semalam aku sudah istirahat kriss, ini cuma cek grub RS saja kok.. lagian kamu juga begitu, mengucapkan tentang aturan kesehatan tapi kamu gak menerapkan nya... "
" kamu lebih penting dari pada aku sayang.. " ujar kriss .
" gak ada yang berbeda kriss, kita berdua sama sama penting.. " tegas Xena
Kriss pun lalu mematikan iPad nya dan memasukkan nya ke dalam dashboard.. Dan sekali lagi vino di buat kagum oleh sosok calon nyonya besar nya itu. Ia bisa menghentikan kegiatan kriss yang sedang bekerja. Karena yang Vino tau kriss jika untuk masalah kerjaan paling tidak suka di halangi dan di larang. Tapi saat ini beda. sejak Xena masuk ke kehidupan kriss saat itulah kriss berubah pesat.
........
Setelah kepulangan nya seminggu yang lalu dari negara L yang tanpa hasil ben semakin gila. Sikap dingin nya semakin membuat tubuh orang yang di dekat nya membeku.
Minuman dan rokok menjadi obat nya setiap hari,
" apa kau bisa kerja tidak... jika kau tidak bisa kerja tinggal kau bilang pada ku, atau kau mau aku matikan karir mu hari ini...!!! " teriak ben pada salah satu manager pemasaran nya.
" aku tunggu sore ini, jika tidak kau ku pecat tanpa sepeser buta pesangon.. " ucap nya sambil menyuruh lelaki itu pergi dengan tangan nya.
Lelaki itu pun berjalan keluar dari ruangan bos nya dengan mengusap dada nya. Ia masih beruntung tidak di pecat hari ini.
Padahal kesalahan nya tak berat, hanya permasalahan tentang satu kata yang ada penulisan nya typo.
Ben duduk menyender di kursi kebesaran nya, sambil menutup mata nya , ia memikirkan tentang Xena dan anak nya..
Lamunannya tersentak saat pintu ruangan nya di buka...
" masuk ketok pintu dulu.. apa lo mau nadia jadi janda hah.. " ucap ben ke Ryan yang terlihat menggaruk garuk kan kepala nya yang tak gatal.
" sorry bro... tadi gw udah ketok, tapi gak ada sautan jadi gw masuk. "
" mau apa "
" ini.. informasi tentang Tuan Kriss Raido Putra, sang pemilik RAI COMPANY.. " kata Ryan
__ADS_1
Tanpa sautan, tanpa jawaban Ben meraih kertas yang menjulur di depan nya..
Ben memeriksa dan membaca kata demi kata yang ada di kertas itu.
Terlihat sesekali ia mengerutkan dahi nya.
" Jadi dia sudah bertunangan.. " ucap ben..
.
.
.
.
.
.
.
..........
Gaesss kita up setiap hari ya... 😄
jangan lupa VOTE dan FAVORIT kan biar kalian dapat notif dari autor...
Oya..
Author mau tanya ni pendapat kalian..
Kalian suka yang mana nih..
Xena dengan Ben ?
atau
Xena dan Kriss ?
Jawab di komentar ya...
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏💕💕💕💕💕🙏
__ADS_1