The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
ULAR TANGGA


__ADS_3

Perkataan Ben tentang Cinta kepada manusia terus terngiang di telinga dan pikiran nya.


Sampai ia tak konsen dengan kerjaan nya, fei baru kali ini melihat Xena dalam keadaan frustasi sampai berimbas di kerjaan.


"Dok, anda baik baik saja.. "


" emmm.. " itulah jawaban Xena, ia tampak tak bersemangat.


" Jatuh cinta itu bisa membuat orang menjadi bodoh dan gila.. " ucap nya pelan sambil memandang wajah Xena.


" mbak, jam berapa brifing? " tanya Xena


" 15 menit lagi dok... "


" emmm.. baiklah kita siap siap saja.. " ucap nya lagi


" dokter yakin, mau melakukan operasi dalam keadaan begini.. " tanya fei


" memang nya bagaimana keadaan ku mbak.. " tanya balik Xena ke fei.


" yang jelas tidak baik " jawabnya


" benarkah " wajah nya murung dan menghela nafas nya dengan pelan.


" dok, saran saya tolong kesampingkan antara urusan pribadi dan kerjaan , karena ada nyawa yang akan dokter selamat kan... " terang fei


" iya terimakasih mbak sudah mengingat kan saya.. " Xena tersenyum ke fei.


" siap dok ini tugas saya, dan anda yang pernah bilang ke saya untuk menegur anda jika anda sedang dalam keadaan tidak stabil.. "


Xena memang mengatakan hal seperti itu ke fei sewaktu fei di nyatakan akan menjadi asdok nya.


Hubungan kerja yang luar biasa dari Xena dan fei mereka saling mengingatkan dan saling menghargai satu sama lain.


*****


" kak mana Xena, kenapa hanya kakak dan kak Ryan yang datang.. " suara risa memekik


" Dia sedang sibuk, lagi banyak jadwal di RS tidak bisa di tinggal.. " jawab ben ke adik nya sambil mengacak rambut adik nya.


" sayang, kita harus mengerti posisi Xena.. " ujar Rita ke risa yang masih cemberut.

__ADS_1


Ryan mengambil koper lalu membawa ke dalak bagasi mobil, lalu mereka pun beranjak dari bandara menuju Mansion.


Seminggu setelah Risa dan Rita kembali ke Mansion, Xena sangat senang karena ia merasakan adanya kehidupan di Mansion itu.


Dan selama seminggu ini Ben selalu berada di Mansion , ia tak pernah keluar lagi setelah pulang dari kantor nya. Bahkan kedekatan antara Ben dan Xena semakin membaik.


Gelak tawa dan suara teriakan dari bibir Risa lolos memenuhi ruangan keluarga.



Risa, Nadia, Ryan, Xena dan Ben terlihat sedang bermain ular tangga, Ben dan Ryan harus mengikuti nya padahal ia sangat tidak ingin main, tapi Risa merengek terus akhirnya ia pun ikut serta bermain bersama dengan Ryan.


wajah mereka telah di penuhi oleh beberapa coretan dari lipstik , karena bagi pemain yang turun dari tubuh ular maka ia akan di coret wajah nya oleh yang paling jauh jarak nya.


Ben dan Ryan terlihat paling banyak mendapatkan coretan. Bagaimana tidak mereka berdua baru kali ini bermain ular tangga .


" Hahaha kak Ben **** banget sih, " tawa Risa ke kakak nya yang turun lagi karena ular tersebut.


" ah.. ini keterlaluan, pasti ini sudah kalian rencana kan , kaan? " tanya nya sambil menunjuk ke arah 3 gadis tersebut.


" enak saja, kamu sendiri yang gak pinter.. " jawab Xena.


Drrrtttt... drrtttt


Suara ponsel Ben berbunyi, Ben tak peduli kan. Namun ponsel itu terus berdering.


Akhirnya Ben pun mengangkat nya


Call on.


" Iya sayang.. "


" kamu kemana saja, seminggu ini susah banget sih ketemu nya bahkan untuk menelpon pun kamu sudah gak ada waktu.. "


" Maaf sayang, kamu kan tau sendiri ada Risa dan mama sayang "


" huhhhhhf....Ayo kita bertemu malam ini... "


" sayang ini tidak bisa, aku tidak mungkin keluar ini sudah larut, "


"Yasudah kamu pindah ke apartemen lagi biar kita bisa ketemu kapan saja "

__ADS_1


" aku tidak mungkin kembali ke apartemen, aku tak mau menyakiti risa sayang "


" sampai kapan sayang? aku kangen sama kamu , aku menginginkan mu.. "


" Lusa kita ketemu di kantor saja ya .. "


" kenapa tidak besok saja sayang "


" besok ada meeting penting di kantor "


" baiklah... "


tuuuuttt....


Call off.


Jennie menutup telpon nya, dan mencampak ponsel nya ke sofa. Ia mengambil wine dan meminum nya.


" Brengsek.. kau memang dari dulu selalu jadi pengganggu Risa, dulu karena kau meminta kepada papa nya Ben untuk tidak menjadi kan ben CEO , Sekarang kau yang menyuruh untuk menikah dengan teman mu,ada saja cara mu untuk menjauh kan ku dengan Ben... dasar anak pungut..! aku harus singkirkan kau , agar memudahkan ku untuk menjadi nyonya besar di mansion itu.. " gumam nya pelan.


lalu Jen menelpon seseorang untuk datang ke apartemen nya..


Tak lama datang lah seorang laki-laki yang berusia 30tahunan, berparas tampan ke apartemen nya.


Laki laki itu masuk dan langsung memeluk jen dari belakang. Mencium leher jen dan terus mendekap nya.


" ahhh.. "desah jen " honey.. puaskan aku malam ini.. euummmhh... "



Laki laki itu pun langsung membalikkan tubuh jen dan mencium bibir nya dengan nafsu..


Dan tanpa banyak kata mereka langsung bergulat dalam nafsu mereka...


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2