
Selama Xena di negara L, ia merasa tenang.. senyumnya kembali utuh lagi seperti dulu.
Baby As anak kriss yang awal pertama kali membuat Xena berubah.
Di bulan pertama hal yang Xena lakukan adalah memotong rambut nya, ia lakukan itu untuk buang sial... Lalu kriss mendaftarkan Xena di Universitas milik nya di negara L untuk Xena mengambil gelar spesialis S2 nya.
Xena teramat bahagia, aska yang di anggap nya sebagai anak kandung nya, bahkan ia ajarkan aska memanggilnya mommy, Kriss juga menyuruh Xena untuk kerja di salah satu RS nya di negara L...
bahkan tak ada satu orang pun di negara L yang berani mengganggu nya, karena kriss sangat berpengaruh di negara itu.
............
Besok hari pernikahan ben dan jennie.. tapi Ben masih sibuk di kantor nya. Sore itu entah kenapa hatinya rindu sekali dengan Xena.
Ben membuka laci meja nya , mengambil sebuah foto, ya foto pernikahan mereka berdua.
Saat ben masih dalam posisi nya, Pintu ruangan nya di buka paksa dan Rio datang lalu langsung menyerang nya...
Tinju dari kepalan tangan Rio mendarat pas di pipi ben ....
" Brengsek kau Ben... "
BUGG....
2x Ben masih diam..
saat Rio ingin memukul nya lagi, ben yang beralih memukul Rio..
aksi pukul memukul berlangsung 10 menit.
Ryan berlari dari ruang meeting bersama karyawan menggantikan Ben.
" Stop ben, Rio.. kalian berdua sudah gila kah ??? " Ryan berteriak untuk hentikan pertarungan sengit antara 2 sahabat nya ....
" lo jangan ikut campur yan.. ini urusan gw sama ******** ini.. "
Rio yang sudah pasang aba aba untuk meninju wajah ben dan ben juga sudah juga siap untuk memukul Rio kini aksi mereka di tahan oleh Ryan.
__ADS_1
Ryan memukul mereka satu persatu.
" Cukup.. !!! kalian ini jangan kayak anak anak..!!! apa gak bisa kita omongin baik baik, sadar bro kalian ini sahabat terbaik gw .. " tegas Ryan.
Ryan yang sedari dulu di kenal sebagai lelaki yang tak pernah marah dan seorang goodboy berubah menjadi seorang singa yang siap menerkam mangsa nya..
Ben dan Rio pun terdiam menerima perlakuan Ryan..
Akhirnya mereka duduk di sofa, tampak sekretaris ben membawa obat dan es untuk mengompres lebam yang ada di pipi ben dan Rio.
" gw mohon.. jangan rusak persahabatan kita karena kesalahan pahaman.. " Ryan mulai membuka suara nya, menatap ke arah Rio dan ben secara bergantian.
" salah faham menurut lo.. lo itu udah bodoh karena jadi asisten dia. sampai perbuatan jahat dia juga selalu lo dukung.. " ucap Rio
" maksudnya apa lo bicara gitu ke gw.. " tanya ben menatap Rio.. " lo datang kemari tiba tiba mukul gw , kurang cukup apa lo udah bawa istri gw kabur hah.. "
" hahahha gw bawa istri lo kabur, istri yang mana...???? " tanya Rio meledek.. " Xena maksud lo? bukan nya lo udah ceraikan dia.. "
Ben menatap sinis ke arah Ryan, ya hanya Ryan yang tau jika sebulan kemarin ben telah menceraikan Xena melalui pengacara nya.. Dan surat perceraian yang di buat oleh pengacara ben telah di serahkan pada Nadia sahabat Xena.
Karena mereka hanya menikah secara sirih dan tidak resmi jadi perceraian nya juga hanya sebatas surat dari pihak laki laki.
" maaf ben gw cerita ke Rio karena gw sampai saat ini masih mencari Xena.. " Ryan berkomentar karena ben sudah menebak nya.
" lo itu salah faham ben.. Xena tidak bersama gw, bahkan gw kemari gw marah sama lo setelah gw tau kabar ini.. gw pergi ke luar negeri karena bokap gw yang suruh dia sakit, gw baru dapat kabar kalau xena kabur dari lo, gw juga baru dapat kabar xena udah beberapa bulan gak kerja di RS.. bahkan sadis nya yang gw tau lo ceraikan dia dan mau menikah dengan jennie ... lo gak tau kebenarannya ben.. Xena itu hamil... lo tau.. dia hamil anak lo.. " terang Rio.
Ben kaget.. ia tak bisa berbicara apa apa..
Hanya Ryan yang tampak biasa saja, karena Ryan memang sudah tau cerita ini dari Nadia dan rio.
" lo itu salah menilai xena.. dia gak pernah suka ke gw, gw akui gw suka sama dia, tapi dia anggap gw sebagai kakaknya gak lebih.. dia cinta sama lo.. Dia sengaja rahasiakan kalau dia hamil karena ia takut lo akan suruh dia gugurin kandungan nya.. karena lo gak cinta sama dia..apa lagi lo masih berhubungan dengan jennie, dan sekarang lo mau nikah sama wanita licik itu... "
terang nya lagi...
" silahkan lo tanya ke Ryan siapa jennie itu.. gw harap otak lo itu sadar siapa wanita yang lo cintai itu siapa .. dan lo tau siapa xena dan bagaimana dia ke elo.... "
lalu Rio bangkit dan keluar dari ruangan itu pergi meninggalkan para sahabat nya.
Tinggal lah ben dan Ryan.
" bisa lo jelas kan yan.. dan kenapa lo gak cerita tentang xena. ke gw .. "
__ADS_1
" Sorry ben.. bukan gw gak mau cerita, tapi beberapa kali gw mau cerita ke lo, lo selalu bilang jangan bahas tentang xena lagi dan jangan cari dia lagi.. " jawab Ryan.
" huuufffhhh... " ben membuang nafas nya dengan kasar,
AARGHHHHHJ........
Xena.. kau hamil ? ada anak ku dalam perut mu, kenapa kau tak bilang xen.. lalu kemana kau pergi membawa anak ku... batin nya.
" Ben.. gw minta maaf tapi lo harus baca ini " Ryan memberi kan satu buah amplop coklat.
Ben membuka isi dari amplop itu dan betapa kaget nya ben saat ia membaca yang ia dapat dari dalam amplop itu....
" Jadi dia yang sudah membuat ibu dan adikku celaka... " ujar ben
" iya.. dia yang merencanakan nya, tapi orang yang ada di belakang nya kita tidak tau ben.. gw lagi berusaha mencari siapa orang itu.. Gw juga cek rekening dari jennie, selama setahun ini banyak uang masuk ke rekening nya.. cuma pemberi dana dalam jumlah besar itu tak bisa di sentuh... gw masih kesulitan.... "
Ben memejam kan mata dan meremas kertas yang ada di tangan nya itu.
" Dia kembali dengan lo karena ada yang memanfaatkan nya untuk menghancurkan lo ben...... dan satu lagi feeling gw xena tidak ada lagi di negara ini.... gw yakin jennie tau menghilang nya xena ...." tambah Ryan kembali.
" jika dia tak ada di negara ini bagaimana cara nya, identitas nya, pasport, visa nya dengan ku... "
" ben ada orang besar yang telah membantu nya, karena hanya orang besar lah yang dapat membawa seseorang keluar dari satu negara tanpa apapun.. " ucap Ryan.
" Brengsek .......!!!!
Ben mengutuk kejadian ini dan ia mencampak bulatan kertas yang sudah ia remas tadi ke sembarang arah.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
..