
Dinegara L...
Seminggu lebih sudah kepulangan mereka dari negara X , berarti hanya tinggal 3 hari lagi mereka akan menikah...
Segala persiapan sudah di lakukan sangat matang, mulai dari pakaian, dekorasi, hotel juga makanan. . .
Hari ini kriss membawa xena dan as untuk berziarah ke makam sari almarhum istri nya, ibu kandung dari aska..
Langkah demi langkah mereka jalani melewati area pemakaman itu, sampai akhirnya mereka berhenti di salah satu makam yang rapi,bersih dan terawat. Ya kriss selalu menyuruh orang untuk menjaga dan merawat makam istri nya itu.
Bagaimana pun istri nya itu adalah orang pertama yang ia cintai......
" mbak dian, kami datang lagi... aku harap mbak gak bosan, .. oya mbak, lusa adalah hari pernikahan kami, doakan kami, restui kami mbak.. aku janji akan mencintai dan menyayangi kriss dan aska sepenuh hati ku mbak.... terimakasih mbak sudah menuntun langkah kriss untuk bertemu dengan ku mbak... " ucap xena lirih di depan makam itu, air mata yang menggantung di kelopak mata nya pun jatuh.
Kriss mengusap pundah xena dengan lembut...
" Ma... aska minta mama bahagia di syurga ya? karena as juga akan hidup bahagia disini. ada mommy dan daddy yang sayang dengan as.. terimakasih juga dari aska, karena mama pilihkan pengganti mama yang luar biasa untuk as... as sayang mama dan mommy... " as pun merasakan kesedihan, dengan cepat xena merangkul tubuh nya dalam pelukan nya .
Kriss menatap teduh kepada xena dan aska.. tapi pandang teduh itu berubah menjadi pandangan yang bahagia. ia yakin sari juga bahagia melihat hal ini.
" Terimakasih kau sudah memberikan kebahagiaan tiada tara untuk ku, aska yang tak terganti kan, dan Xena yang berharga . Kedua kenangan ini adalah pemberian mu, saat aku menerima nya aku tak memiliki cinta dan sayang pada mereka berdua, tapi seiring berjalannya waktu aku mencintai dan menyayangi mereka melebihi nyawaku... maafkan aku sempat membenci anak kita, maafkan aku sempat tak menghiraukan Xena... maafkan aku sempat meragukanmu... sari.. we love you... " ujar kriss sambil di tatap kosong oleh Xena dan aska... tatapan tanpa arti, ambigu...
Lalu vino datang dan memberikan setangkai mawar putih kepada kriss..
Xena dan as berdiri tepat di samping kriss, Kriss mengucapkan pamit kepada almarhum istri nya itu dan meletakkan setangkai mawar putih tepat di atas baru nisan mendiang istrinya itu.
" sayang.. kau dan aska pulang lah bersama supir ya.. aku ingin menemui om Jay. "
" iya kriss.. " jawab nya singkat.. dengan wajah datar nya.
" hei sayang, kau kenapa? jangan begini ya.. kalian ini yang aku sayangi, aku hanya mengungkapkan kebodohan ku dulu sayang... come on don't be like this , i really love you both... begini saja nanti malam akan ku jelaskan ya? om Jay sudah menunggu di kantor nya... oke sayang ku.. " kriss mencium kening kedua manusia itu.. lalu pergi masuk ke mobil nya dan menghilang.
Sementara Xena dan aska dengan mobil satu nya, mereka ingat pesan kriss tak boleh kemana pun jika tak ada dia dan vino, Apa lagi lusa mereka sudah akan menikah. Pasti ia sangat hati hati sekali akan menjaga kedua nya.
Xena sudah tak bekerja lagi, kriss mempercayai nya untuk mengurus 2 rumah sakit milik nya tapi Xena malah tak mau. . baginya belum pantas ia mengurus 2 RS. mungkin jika 1 RS ia bisa pikirkan itu.
Kriss harus sampai dengan tepat waktu, karena ia tau sekali sifat dari om Jay nya itu .
Om Jay yang sangat berjasa pada nya. dulu om Jay itu adalah ajudan dari ayah nya kriss saat menjadi perdana menteri.
Om Jay juga yang sudah menyelamatkan kriss dan membesarkan kriss . Kriss menganggap nya seperti ayah nya sendiri.
Kini om Jay menjabat menjadi perdana menteri di negara L itu pun berkat persona karirnya yang bagus dan di tambah kriss membantu nya sampai di level saat ini karena kriss termasuk orang yang paling berpengaruh di negara L.
__ADS_1
" kau ini, telat 1menit kriss... " ucap om Jay
" maaf om, tadi kriss membawa daniela dan aska ke makam ibu dan ayah juga sari om, dari sana kriss langsung kemari... " jawab nya
" kenapa tidak kau bawa sekalian mereka kemari? om sudah sangat rindu dengan as.. dan tante mu juga rindu dengan daniela kriss..." tanya om Jay
" Lusa pernikahan kami om, jadi menurut adat kan tidak boleh keluar rumah.. "
" itu alasan mu saja... baiklah jadi bagaimana apa benar om yang akan mendampingi daniela nanti di altar sewaktu pernikahan kalian lusa..? " tanya om Jay pada kriss yang ada di depan nya.
" iya om, karena orang tua nya sudah meninggal maka om lah yang gantikan , bukan begitu? "
" baiklah kriss untuk mu akan om lakukan, oya dalam pernikahan mu nanti Dave tak bisa hadir, hanya Elsa yang datang karena dapat cuti dari kampus nya.. Dave sedang mengurus skripsi masternya padahal ia ingin sekali hadir, untuk melihat kakak ipar nya.... "
" hahaha.. tak masalah om, nanti juga bakal ia berjumpa dengan kakak ipar nya itu.. "
......................
Menjelang 1hari sebelum pernikahan Kriss dan Xena....
Di negara X tepat nya di kediaman Ryan dan Nadia, meja makan di rumah itu tak pernah terlihat penuh oleh personel nya.
Makan malam kali ini tak seperti biasanya, karena ibu nya nadia atau di sapa ibu neni mempertanyakan tentang Ryan yang yang pernah ia lihat seminggu ini.
" coba lah kau telpon suami mu nad, tanyakan kenapa ia tak pernah ibu lihat pulang dan makan bersama... " ucap bu neni
" mas Ryan lagi sibuk bu.. nanti Nadia telpon lagi mas ryan nya ya , sekarang kita makan saja dulu bu, nanti dingin makanannya.. " jawab Nadia sambil mengambil nasi ke piring ibu nya.
Setelah selesai makan Nadia pun pergi mencuci piring dan selepas itu ia menuju kamar. Ia duduk di pinggir ranjang menatap sosok bayi mungil, bayi perempuan yang ia namai Cecilia, Bayi yang berusia 5 bulan ia ambil dari sebuah panti asuhan dengan niat agar anak ini bisa membuat ryan betah di rumah dan juga petunjuk ibu nya mengadopsi anak bisa mempercepat ada nya keturunan.
" sayang, mama harap kelak kau bisa bahagia melebihi kebahagiaan mama, mama juga berharap papa ryan menyayangi mu seperti anak nya sendiri. .. " ucap nya pada bayi cecil yang tertidur pulas.
Nadia pun membersihkan diri nya, lalu saat ia keluar dari kamar mandi nya, ia melihat suaminya telah ada di kamar.
" mas kau pulang? kenapa tidak mengabari ku.. " tanya nya pelan ke ryan dan memeluk tubuh ryan dari belakang. Rasa rindu menghampiri nya karena sudah seminggu ini ryan tak pernah pulang ke rumah.
" emmm... aku sibuk nad, maaf " ryan hanya menjawab dengan datar
" aku buat kan air hangat ya.. kau mandi lah lalu aku panas kan makanan.. "
" tidak usah, karena aku akan kembali lagi ke mansion ben , hari hari ku sibuk karena ben berhalusinasi melihat Xena .. " ucap nya pada Nadia.
Air muka Nadia berubah menjadi tegang, dan ryan melihat perubahan yang terjadi oleh istrinya itu.
__ADS_1
Kenapa wajah nya begitu , apa ia tahu Tentang Xena? ya pasti ia tahu.. mungkin benar ben tak sedang berhalusinasi waktu itu... apa aku harus merayu nya agar dia membuka suara tentang Xena.. ya itu harus , dan aku juga harus melihat isi ponsel nya ...
" Nadia.. apa kau tak merindukan ku sayang " tanya ryan, yang mulai mendarat kan ciuman nya ke bibir tipis Nadia.
Nadia hanya mengangguk dan membalas ciuman dari ryan. ia tak kuasa menolak hasrat yang sudah lama ia pendam pada suaminya, ia rindu akan sentuhan dan erangan dari suami nya.
Malam itu mereka larut dalam hasrat mereka masing-masing. Pergulatan nafsu yang mereka lakukan itu pun selesai saat ryan berhasil mengeluarkan cairan hangat ke tubuh Nadia.
" Mas kenapa kau membuang nya? "
" tunggu lah cecil tumbuh besar, baru kita program untuk kehamilan mu ya.. " ucap nya sambil berjalan mengambil baju nya dan memakai nya.
Nadia juga terlihat mulai memakai baju nya kembali....
" nad... apa kau tau tentang Xena? bagaimana kabar nya ia? "
" a.. a ku tak tau.. mas. "
" aku tau kau tau tentang dia nad.. apa kau tak kasian dengan ku, waktu kita jarang bersama karena aku selalu sibuk dengan ben.. " ucap nya meyakinkan Nadia.
" mas... aku minta maaf... aku tak bisa memberi tahukan mu.. tapi aku juga tak bisa berbohong pada mu.. "
" kata kan sayang.. kau bisa berdosa karena kau berbohong pada suami mu.. "
Maafkan aku Xena... aku juga tak sanggup berbohong pada suamiku. aku takut durhaka, maafkan aku...
Akhirnya Nadia pun menceritakan semua nya pada ryan.. bahkan tentang pernikahan Xena yang besok akan di langsung kan..
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1