
Xena memukul kepala nya agar jangan berfikir yang tidak tidak tentang hati nya. Ia ingat akan risa dari kemarin ia belum sempat menghubungi risa.
Xena mengambil HP nya dan langsung menelpon risa.
call on
" Ris.. makan siang bareng yuk, "
" sorry xen, besok gimana hari ini aku gak bisa. ini sedang jalan sama mama "
" yasudah besok siang di restoran M ya.. "
" oke "
" yaudah aku matiin ya, salam sama mama kamu ya ris.. "
tuuuttttt.....
Telpon dimatikan Xena dan risa.
Risa yang sedang bersama mama nya pun terlihat tersenyum setelah dapat telpon dari Xena . Rita yang melihat anak nya tersenyum juga ikut senyum . pandangan nya mengarah ke kuar jalan . Melihat pohon pohon dan bangunan yang di lintasi oleh mobil yang ia naiki.
" siapa sayang.. " tanya rita ke anak nya
" Xena ma.. teman risa yang waktu di wisuda itu mama ingat kan, yang dapat cumlaude. " terang nya risa.
__ADS_1
" kamu dekat dengan nya sayang "
" iya ma dia baik sekali dan dia perhatian sama risa, risa seperti punya teman sahabat dan saudara perempuan ma.. " jawab nya dengan mata yang berkaca kaca.
" sayaaang... " rita langsung memeluk anak nya tersebut.
Rita sangat tau apa yang di rasakan anak nya, dengan status penyakit yang di derita anak nya, sampai membuat ia tidak bisa bebas melakukan aktivitas nya. Ia tak bisa lelah maka ia tidak di bolehkan bekerja. Ia juga tak memiliki teman karena mama nya melarang menurut rita teman risa itu tidak ada yang tulus dengan anak nya.
Tapi hati Rita berkata lain, Ia tak melarang anak nya untuk berteman dengan Xena.
Rita juga tidak memberi tahu kan keadaan risa kepada Ben, dan itu ia lakukan karena risa yang meminta. Risa tidak mau kakak nya tahu tentang apa yang ia alami. Ia takut menjadi beban kakak nya.
........
Huufttt.. melelahkan sekali itulah ucapan Xena setelah sampai kembali di RS x.
" balik lagi xen.. " tanya nadia
" emmm.. "
" jangan lupa istirahat xen kalau ada waktu, gw malam ini nginap di rumah ibu ya xen... " terang nadia .
Selama ini nadia merantau ke kota M ini, ibu dan keluarga di kampung nya tidak tau jika dulu pekerjaan nya sebagai seorang PSK.
Sekarang ini setelah ia berhenti dari dunia gelap itu, ia sering pulang mengunjungi keluarga nya di kampung sampai beberapa hari.
__ADS_1
" iya nad.. salam sama ibu ya gw belum bisa ikut kesana. oya.. ini.. " Xena mengeluarkan beberapa lembar uang dan menyerahkan ke nadia.
" buat apa.. "
" buat ibu belikan oleh oleh apa gitu buat ibu ya.. "
" udah gw juga ada uang kok.. "
" iihh udah deh lo jangan banyak alasan, ambil dan kasih ke ibu atau adek lo.. ya.. yadah gw balik ke RS sakit ya.. salam sama ibu ingat tu.. " teriak Xena sambil berjalan menuju RS . jarak RS dan rumah nya tidak jauh. rumah Xena tepat di belakang RS.
Tidak sampai 5 menit Xena sudah sampai di lorong RS. ia bergegas menuju ruangannya.
Ketika ia ingin masuk ke ruangan nya ia melihat seseorang yang ia kenal..
Xena memastikan apa yang ia lihat.
Ia mengikuti nya sampai ke Ruangan Hemodialisa.
Dengan kursi dorong nya wanita itu tampak lemah dan pucat. Wanita di dorong oleh suster menuju RPI tersebut..
Wanita itu menoleh ke belakang dan tersenyum kepada wanita paruh baya tersebut dan wanita paruh baya itu memegang tangan nya sambil tersenyum.
Wanita itu pun masuk ke ruangan tersebut meninggal wanita paruh baya di luar.
__ADS_1
#ruangan hemodialisa adalah ruangan terapi untuk pasien yang ingin melakukan cuci darah.