
Restauran ala prancis adalah pilihan makan siang mereka kali ini. Terlihat Ben santai dengan wajah bahagianya menikmati makan siang nya bersama dengan wanita yang bernama Jennie. Ya wanita yang sangat ia cintai.
Ben sangat menyukai masakan ala prancis, dan jennie tau itu, maka ia memilih restoran ini, restoran yang dari dulu selalu menjadi restoran favorit mereka berdua ketika makan siang atau dinner.
Pilihan makanan ben jatuh kepada Barramundi ala Plancha dengan nasi cabai Montepero ,
sementara jennie memilih Telur onsen rebus dengan Salmon Tartare.
Mereka sangat menikmati makan siang mereka, sambil canda dan tawa terlontar dari mulut mereka masing masing .
" sayang kapan risa selesai terapi nya? " tanya wanita itu ke ben
" sabar lah sayang, bulan depan risa akan pulang dan aku akan tanyakan pada nya.. "
" berarti belum tau kapan dong, bisa jadi lama sekali... " jennie menekuk wajah nya.
Ben menggenggam tangan jennie. Ia mencium tangan tersebut dengan penuh cinta.
" aku akan usahakan cepat ya.. agar kita bisa segera menikah " ucap ben sambil terus mencium tangan jennie.
" kau harus janji padaku, jangan sampai kau menyentuh wanita murahan itu.. " tekan jen ke ben yang masih dalam posisi nya.
" aku janji sayang.. hanya kau yang aku cinta "
Senyum melebar di bibir jennie yang berwarna merah itu, Tak lama setelah itu ben pamit ingin kembali ke kantor dan jen mengiyakan nya, sebelum nya ia meminta ben untuk memberikan kartu kredit tanpa batas kepada nya.
__ADS_1
Aku memang mencintaimu tapi aku lebih mencintai uang mu sayang , sekarang kau adalah paket komplit yang tak akan aku lepas ... gumam nya pelan setelah melihat ben berlalu pergi menghilang dari balik pintu.
Ben bergegas menuju kantor CGC nya karena siang ini ia harus melakukan pertemuan untuk melakukan kerja sama dengan salah satu RS di kota ini.
Pilihan RS yang di tuju adalah RS X tempat Xena bekerja. Selesai urusan di kantor nya sore itu juga ben langsung menuju RS X.
Xena yang kala itu baru saja selesai dengan tugas nya di kamar OK. Dengan masih menggunakan baju OK dan masker nya ia pun berjalan menyusuri lorong tersebut. Tanpa ia tau ia bersenggolan dengan Ben, Ben yang tak tau itu siapa langsung berjalan terus tanpa menghiraukan Xena yang di senggol tanpa sengaja itu. Xena hanya menunduk kikuk takut jika ben tau itu adalah dirinya.
Ya Tuhan, mau apa dia kesini? apa ia mau menjumpai kak Rio atau ia mau mencari ku ya.. sshhhh... Xena jangan mimpi kalau ia mencari mu... batin Xena berkata.
Ia langsung menlanjutkan perjalanan nya menuju ruangan sterilisasi untuk membersihkan tubuh nya pasca operasi.
TOK
TOK
TOK
" Baiklah... "
Tak lama kemudian Ben masuk ke ruangan dr. fajar dan duduk di sofa nya di susul oleh Ryan dan dr. fajar. Dr. fajar menyambut hangat kedatangan dari seorang CEO no 1 di negara nya itu.
" silahkan di minum ben , Ryan .. " ucap dr. fajar sambil mengisyaratkan tangan nya menunjuk kopi di atas meja.
" Terimakasih om " jawab ben dan ryan serentak
Mereka pun langsung menuju ke pokok pembahasan, Perusahaan CGC ingin mengajak RS X tersebut untuk bekerja sama dalam bidang asuransi kesehatan.
Akhirnya kesempatan pun telah terjadi antara Ben dan Dr. fajar.
__ADS_1
" Baik Ben, besok om akan mengutus Rio dan Salah satu dokter terbaik disini untuk datang memberikan persentase RS ini ke kantor CGC.. " ucap dr. fajar
" ya om .. terimakasih.. "
Mereka pun bersalaman dan ben juga Ryan segera pamit.
Ketika ia berjalan di lorong RS ia melihat pemandangan yang membuat mata nya tak lekang menatap nya.
Seketika rahang nya mengeras sorot mata nya tajam dan nafas nya tak beraturan.
Sahabat nya dan istri nya sedang berduaan di taman RS dan tangan sahabat karib nya mengelus pucuk kepala istrinya...
" Hah.. kurang ajar, pantas saja, ternyata mereka asyik berselingkuh di belakang ku.. ciihh "
senyum sinis ben muncul di sisi bibir nya..
Ryan yang juga ada di samping ben, sempat merasa aneh dengan sikap ben..
Tapi ia juga terkejut dengan 2 orang yang di taman itu yang tak lain rio dan Xena..
Bakalan ada drama sebentar lagi... ujar Ryan pelan
.
.
.
__ADS_1