The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
MISI 1


__ADS_3

**GAEES.. MAAF BARU UP . 🙏🙏🤗


THORA NYA LAGI SIBUK DI DUNIA NYATA NIH 😇😇 ..


MAAFKAN THORA YA ..


SAAT NYA KITA SAMBUNG KEMBALI KISAH XENA DENGAN KEDUA LELAKI TAMVAN ITU.. 💕💕💕


happy reading gaeess... 😘**


Setelah 3 jam berlalu Xena telah tampak berada di bandara untuk pergi ke negara X menemui suami nya dan menjemput anak nya.


Walaupun saat ia hendak berpamitan dengan om jay dan tante windi mereka sempat tak mengijinkan nya, akhirnya setelah kriss menelpon om nya, Xena pun di beri ijin pergi dengan catatan mereka harus kembali dengan selamat bersama aska.


. .....


Waktu telah berlalu beberapa jam , pesawat jet pribadi kriss yang telah membawa Xena ke negara x telah mendarat dengan baik di landasan udara negara X pagi pagi sekali.


Kedatangan nya langsung di jemput oleh kriss suaminya dan Vino.



Kriss tampak tampan dengan pakaian santai nya pagi ini, dan tak lupa tangan nya dengan ponsel nya terus mengabari Xena istrinya .


Ada perasaan takut dan bahagia yang saat ini menyelimuti hati nya.


" sayang... kau kenapa? apa kau tak suka jika aku datang..? " tanya Xena memecah kesunyian dalam mobil yang mereka kendarai.


Kriss yang awalnya dalam mode diam langsung berubah menoleh ke arah samping tepat istrinya duduk. Kriss memegang tangan istrinya lalu mencium jari jari manis tangan istrinya dengan lembut.


" jangan pernah berfikir seperti itu sayang.. aku hanya sedang berfikir... aku saat ini sangat takut, aku takut jika sampai kau dan aska kenapa kenapa... "


Xena menatap lekat manik coklat suaminya itu, ia pun menyenderkan kepala nya ke dada bidang kriss .


" percayalah...semuanya akan baik baik saja sayang... "


" iya sayang... "


..........


Kantor CGC


" Ben .. gw baru dapat kabar xena ada di negara ini " ucap Ryan pada ben yang tengah duduk di singgasana kantor nya.


Senyum tersungging dari bibir nya...


" bagus.. seperti nya hari ini kita akan menang yan, " sambil melihat jam di pergelangan tangan nya


" tinggal 5jam lagi xena akan kembali ke pelukan ku " tambah nya dengan senyum devil milik nya


....


Kembali ke xena dan kriss di apartemen milik mereka.


wajah wajah gundah terpampang jelas siang itu.. Masing masing dari mereka sedang tampak berpikir dalam pikiran masing masing.


Xena bangkit dari duduk nya dengan kasar dan menuju ke arah kriss juga vino yang tak jauh dari nya.


Sikap Xena membuat kriss menoleh ke arah istrinya itu.


" mari kita jumpai dia sayang... " tegas Xena


Kriss berdiri karena kaget akan ajakan Xena.


" tidak... apa yang sedang kau pikirkan sayang.. "

__ADS_1


" kita harus bicara lagi dengan nya kriss... kali ini biarkan aku yang akan bicara dengan nya.. biar aku yang memohon untuk aska.. "


" aku tidak izin kan... sayang kau tau dia itu menginginkan mu . jika kita kesana berarti aku mengantarkan mu kepada nya.. " ucap kriss sambil memegang bahu Xena.


" sayang.. masih ada waktu 5jam dari sekarang bukan...? jika memang dia tak mengubah konsep nya maka masih ada waktu kita untuk berfikir lagi sayang.. dan apa salah nya jika kita mencoba sambil kita berfikir dan bekerja... "


" apa maksud nyonya.. " tanya vino yang mulai faham


Xena berjalan menuju jendela dan menatap pemandangan kota x siang itu.


" saat kita menjumpai nya di kantor itu, di saat itu lah vino dan yang lain nya menuju ke mansion nya.. lalu jemput aska.. "


" jadi kita hanya memainkan taktik saja, hanya untuk mengelabui nya..? " tanya kriss


Xena mengangguk cepat dan tersenyum pada suami nya.. Vino juga tampak menganggguk pelan akan ide dari nyonya nya itu.


" tapi tuan, nyonya bagaimana dengan asisten nya itu... "


" Ryan.. ah ya.. dia itu sahabat baik nya..aku sudah pikirkan itu vino.. "


tak selang berapa lama tampak nadia telah berjalan memasuki ruangan dengan santai nya.


" Ryan.. biar aku yang tangani... " yakin nadia ke kriss dan lain nya.


Beberapa jam sebelum mereka sampai ke apartemen.


Xena yang baru mendarat dari penerbangan nya berjalan menuju kriss yang sedari tadi menunggu kedatangannya. Dalam perjalanan menuju apartemen Xena meminta kriss untuk mengantar nya ke toko nadia .


" Xena... "


Nadia berhamburan memeluk sahabat nya itu, tangis haru memecah kesunyian di antara mereka. Nadia pun bercerita tentang rumah tangga nya dengan Ryan yang telah bercerai, sementara Xena bercerita tentang aska yang di culik oleh ben.


" Xena.. gw akan bantu lo.. , "


Mereka lalu berpelukan kembali dan kriss juga vino hanya memperhatikan kedua sahabat itu dari dalam mobil.


.....


Kantor CGC


" ben gw keluar , gw harus jumpai nadia agar dia tanda tangan perceraian kita.. "


" oke yan, semoga urusan lo cepat selesai "


Ryan menganggukkan kepala nya dan langsung pergi.....


10 menit kemudian... Sekretaris dari ben Siska memberi tahu kan bahwa Kriss dan Xena telah datang.


Kini mereka bertiga telah berada dalam satu ruangan , tampak wajah wajah tegang dan tegas dari para lelaki lelaki tampan itu, sementara Xena wajah nya dingin dan tenang...


Kini ia sudah tak takut lagi akan ben, saat ini ia sangat jijik dengan lelaki yang dulu ia cintai itu.


Sesekali ben melirik ke arah Xena, tentu saja itu membuat kriss murka tapi Xena selalu membuat kriss redam akan emosinya.


Ia tak mau rencana istrinya gagal..


" aku tidak sangka, padahal waktu yang ku berikan belum berakhir, bahkan masih ada 3 jam dari sekarang... "



" tak perlu memperlambat jika bisa memulai nya dengan cepat.. " tegas Xena


" hahaha... itu yang membuat ku menyukai mu honey... " ucap ben dengan senyum


Kriss merasa sangat jengah melihat sikap dan ucapan dari ben kepada istrinya.

__ADS_1


.....


Di tempat lain di Mansion Ben.


Vino mulai menjalan kan misi nya, dengan beberapa anak buah nya.


Vino yang masih duduk di dalam mobil nya, telah siap memakai seragam petugas AC.


Kini Vino membagi tugas kepada bawahan nya itu, 2 orang bertugas berada dalam mobil, sebagai supir dan juga teknisi komputer untuk meretas CCTV dan saluran telepon dalam rumah tersebut , ...


Sementara Vino dan satu orang lagi, bertugas untuk masuk kedalam Mansion ben dengan menyamar menjadi petugas service AC, dan di satu sisi lain anak buah nya sedang memantau pergerakan mereka .


Tuan muda aska, bertahanlah sebentar, aku akan menjemput mu... gumamnya dalam hati


Vino dengan mantap keluar dari mobil van hitam itu yang di ikuti oleh satu orang anak buah nya . Berjalan menuju gerbang Mansion yang menjulang tinggi.


Satu jam sebelum mereka bergerak, mereka sudah merencanakan nya, dan meretas telpon Mansion ben . sehingga dapat di ketahui oleh Vino bahwa Mansion ben membutuhkan petugas service AC hari ini..


..


Kantor CGC


" kami datang kemari bukan untuk menyetujui perjanjian yang kau buat tuan ben.. tapi kami kemari karena istriku ingin berbicara secara baik baik dengan mu " ujar kriss kepada ben dengan tetap memegang tangan Xena erat.


Dan kejadian itu membuat ben geram.


" apa lagi yang harus kita bicarakan honey.. "


" Tuan ben.. tolong hargai suami ku.. jangan memanggilku dengan sebutan itu, aku sungguh jijik mendengar nya... bukan nya sudah sangat jelas jika kita sudah bercerai..? bahkan kau yang sudah menceraikan ku tuan.. " balas Xena tegas dengan tatapan tajam ke arah ben


Kriss menyunggingkan senyum tipis nya sambil menatap Xena.. ia sangat bangga saat itu karena istrinya begitu menjaga nama baik nya dari mantan suami nya terdahulu.


Bagi Xena ben hanyalah masalalu yang tak pantas di ingat . Karena begitu banyak luka dan air mata di saat terjadi pernikahan itu, walau hanya beberapa bulan tapi luka yang di beri oleh ben masih terasa jelas di hati dan ingatan nya sampai saat ini.


" tidak ada yang bisa membuat keputusan ku berubah biarpun itu kau Xena.. dan asal kau tau apapun yang selama ini sudah menjadi milikku maka harus aku dapat kan kembali... "


" jika menurutmu Xena itu milik mu, lalu kenapa dulu kau lepas dia tuan ben.. dan jangan salah kan xena jika akhirnya ia memilihku untuk ku miliki.. "


Kriss dan ben saling bertatapan sinis..


Hening.....


" jika tidak ada lagi yang ingin kalian sampai kan silahkan keluar... dan untuk aska, masih ada waktu jika kau mau berubah pikiran Xena.. kedua tangan ku terbuka lebar untuk mu... tapi jika lewat dari waktu yang aku sebutkan maka jangan salah kan aku jika kalian tidak akan bisa berjumpa kembali dengan nya... " ...


ucap ben dengan penuh arti dan penekanan.



.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2