The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
AKU TAK SENDIRI LAGI


__ADS_3

Mata xena perlahan mulai terbuka, tapi ia merasa kepala nya masih pusing sedikit. Ia pandang ke arah kanan nya tampak nadia dan Rio dengan setia menunggu nya di sofa ruangan itu..


" Kak Rio.. nadia.. aku kenapa bisa sampai di sini..? "


" Xena kau sudah sadar? " tanya nadia


mereka pun mendatangi ranjang Xena, nadia memegang tangan Xena dengan lembut.


sementara Rio berdiri tepat di samping Nadia.


" Xena kau tadi pingsan jadi aku dan nadia membawa mu ke RS.. apa kau masih terasa tak enak? " tanya Rio ke Xena.


Xena mengangguk pelan dan tersenyum kepada Rio dan Nadia.


" makasih kak, nad.. "


" istirahat lah jika begitu.. "


Xena mengangguk kembali, pandangan beredar kesana kemari seolah ia sedang mencari seseorang.


" Xena... sudahlah kau jangan pikirkan lelaki brengsek itu.. lupakan dia xen.. " ucap Nadia


" iya nad.. mulai saat ini aku akan berusaha untuk melupakan nya.. " lirih nya


" itu bagus! aku setuju... yang kau pikirkan adalah kau dan anak mu... " tegas Rio


" anak????? " Xena mengulang perkataan Rio tentang anak.


Nadia mulai membantu Xena untuk duduk, dan ia memegang tangan Xena.


" xen.. kau harus siap ya.. kau tau kalau kau saat ini sedang hamil.. " terang Nadia.


" Aku hamil??? " Xena bingung, ia tak menyangka bahwa ia hamil.


" iya kau hamil.. ingat bagaimana pun juga itu adalah anugerah, kau harus bisa Terima.. " ucap Nadia kembali.


Terpapar wajah Xena yang tersenyum sambil tangan nya memegang perut nya yang masih datar itu. Dalam hati nya ada perasaan bahagia bahwa ia hamil tapi di satu sisi ia sedih karena perkawinan nya.


" Aku Terima nad , aku bahagia karena Tuhan sudah mempercayai ku untuk bisa menjadi ibu dan aku tidak akan sendirian lagi di dunia ini.. " jawab nya dengan mata nya yang berkaca kaca


" kau wanita yang kuat, aku yakin kau sanggup mengahadapi ini semua. kami akan terus bersama mu, jangan kau bilang kau sendiri lagi. karena kami ada untuk mu.. " tegas Rio..


walau pun saat ini perasaan Rio sedang sakit mengetahui Xena hamil.

__ADS_1


Rio tau Xena hanya menganggap nya sebagai seorang kakak.


Rio tak pernah memaksa, asal Xena bahagia ia pun juga akan bahagia.


Nadia memeluk Xena dan Rio mengusap lembut bahu Xena.


" jadi kak, berapa usia kandungan ku.. " tanya nya ceria.


" dokter mira bilang usia kandungan mu sudah 3 minggu, kau jangan sampai kelelahan dan banyak pikiran ya.. jika ada apa apa kau bisa minta bantuan ku atau Nadia... " kata Rio


" makasih ya kak Rio.. Xena bahagia sekali walaupun keadaan Xena begini tapi kak Rio, nadia tetap mau di samping Xena. "


" sudahlah, lupakan kesedihan.. buka lembaran baru ya.. " ucap nadia.


mereka pun kembali berpelukan, Rio tampak bahagia melihat Xena bisa tersenyum.


Melihat semangat Xena telah muncul kembali mengingat beberapa jam yang lalu tragedi telah terjadi di mansion cakraguna.


" oya kak.. boleh Xena minta tolong.. "


" katakanlah.. "


" Xena mau cukup kita saja yang tau tentang kehamilan ini, cukup kita bertiga disini. dan untuk dokter mira , Xena minta tolong kakak sampaikan kepada nya. Xena gak mau Ben atau jennie atau siapapun tau.. Xena mau hidup tenang.. "


" satu lagi kak, Xena ingin pindah kerja kak ke RS lain, di kota lain.. "


" aku akan buat surat kepindahan mu, bagaimana jika ke RS ana .. kau tau dia kan.. "


" dokter ana,? tapi dia tau ben.. "


" tak apa nanti aku akan jelas kan pada nya.. ada cabang RS nya yang baru ia buka di kota X kau bisa kesana.. "


" makasih kak.. "


Rio hanya tersenyum sambil memegang puncak kepala Xena. Semenjak ia tau Xena mencintai ben dan menganggap nya sebagai kakak ia mengubur cinta nya demi rasa sayang terhadap adik. Ia tak mau memaksa Xena dan tak mau memperjuangkan cinta nya. cukup bisa melihat Xena dan berada di samping Xena tanpa ada dinding saja itu kebahagiaan untuk nya.



Xena tersenyum bahagia menatap Rio dan nadia pasti nya juga merasakan hal itu.


Niat Xena memang ingin pergi dari kota ini agar ia bisa melupakan ben.


...

__ADS_1


Sudah tiga hari Xena tak pernah lagi tampak pulang ke mansion ben, ia memilih untuk tinggal kembali di mess bersama dengan nadia.


Dokter mira dan dokter edo yang mengetahui kehamilan nya juga sudah di pindahkan ke RS cabang . mereka tak menolak karena memang pindah tugas itu mereka ingin kan mengingat mereka ingin mencari suasana lain.


hari ini Xena seperti biasa bertugas di RS.


setelah ia selesai dengan tugas nya, ia tiba tiba mendapatkan info dari Rio jika ada yang ingin bertemu dengan nya.


Jadi Xena segera menuju ruangan Rio selaku direktur RS untuk memenuhi panggilan karena ada yang ingin berjumpa.


" selamat siang kak.. "


sapa Xena kepada Rio setelah ia masuk ke ruangan nya.


" Xena duduk lah.. kenal kan ini Tuan Kriss Raido Putra.. dia CEO dari perusahaan RAIDO. .. "


ucap Rio mengenalkan Xena dengan tamu nya.


Xena menjulurkan tangan nya dan tersenyum.


" siang tuan kriss.. "


cantik sekali batin kriss


Ia tak lepas memandang wajah Xena, dan tersenyum...


Xena menjadi kikuk karena di pandangi seperti itu ...


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2