The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
MENEMUI RISA


__ADS_3

"ma.. dimana xena " tanya risa lagi mengulang pertanyaan nya ke rita.


Mereka bertiga terdiam, tak tau mau berkata apa. Tapi tiba tiba Ryan berujar.


" Dokter xena tadi aku lihat sedang sibuk bekerja, " ucap Ryan bohong


" kak Ryan gak bohong kan " selidik nya


" haha gak lah risa,


" iya sayang, xena itu kan dokter terbaik di RS ini jadi ia pasti sedang sibuk menangani pasien pasien nya " ucap rita


Risa terlihat mengangguk pelan, ia seakan percaya dengan apa yang di katakan oleh rita dan Ryan.


" oh ya kak ben apa sudah berkenalan dengan xena? " tanya risa ke ben dengan wajah ceria nya


" iya kakak sudah kenal dengan nya.. " jawab ben dengan nada sedikit kikuk.


" dia cantik kan kak.. ? "


" emm,.. " .. ben mulai terlihat risih " risa lebih baik kau istrahat ke adaan mu belum stabil begini " ujar ben ketika ia lihat adik nya meringis kesakitan.


Risa pun menutup kedua mata nya untuk mengistirahatkan tubuh nya yang belum normal tersebut. Wajah nya masih terlihat pucat, tubuhnya masih lemah, mata nya masih sayu.


Malam hari nya risa masih tertidur lemah di tempat tidur nya. Rita waktu itu pulang ke rumah nya bersama Ryan untuk mengambil pakaian ganti .


Tinggallah ben yang seorang diri menjaga risa di kamar nya.


" Kenapa kau pucat sekali risa..? " gumam ben pelan.


Ben pun memegang tangan risa dan membangunkan nya pelan.


" Risaa... risa, bangun risa.. ayo minum obat nya dulu... "ucap nya kepada risa

__ADS_1


namun risa tak bergeming, lalu ben pun mencoba membangun kan nya lagi dengan menepuk pelan pipinya risa.


" risa.... " panggil nya pelan


" emmm... "


" bangun risa, jangan tidur terlalu lama, apa kau tidak lelah tidur selama 168jam ? . "


" iya kak, lemes banget.. "


" ayo bangun, kau mau kakak ceritakan apa, atau kau mau kakak bagaimana agar kau sehat? "


" kak.. risa cuma mau kakak panggil kan Xena.. Risa mau dia " jawab risa ke ben yang terlihat mulai bingung .


" emm iya.. iya.. nanti tunggu mama ya.. kakak panggil dia kesini "


Satu jam kemudian rita dan Ryan sudah berada kembali ke RS. Ben langsung mengambil baju ganti dan ia membersihkan tubuh nya di kamar mandi ruang inap risa.


Setelah ia selesai, Risa mulai menagih janji nya untuk memanggil Xena.


" Dok.. ada pak Ryan ingin bertemu " ucap fei


" Suruh masuk aja mbak, "



Ryan melangkah masuk kedalam ruangan praktek Xena .


" ada apa tuan Ryan menjumpai saya.. " Xena memulai pembicaraan nya


" risa sudah sadar , dia memanggil terus nama mu dok.. jadi saya kesini ingin menyuruh anda untuk datang ke kamar risa .. " terang Ryan


" saya tidak mau melihat Boss anda semakin marah nantinya dan bisa bisa satu RS ini malah tidak dapat istirahat karena suara teriakan nya nanti ketika melihat ku "

__ADS_1


" sebenarnya Dia yang menyuruh ku kesini "


" apa kau yakin tuan Ryan? " sela Xena dengan selidik nya.


" sangat yakin, ayolah dok.. kasian risa dari sadar tadi menanyakan dokter terus.. " mohon Ryan ke Xena yang masih berfikir.


Akhirnya Xena pun menuruti Ryan. Setidaknya saat ini ia buang ego nya demi risa, ia sudah sangat rindu dengan risa.


Sekarang Xena sudah berada dengan risa, terlihat risa bahagia ketika Xena ada bersama nya.


Ia tertawa dan mau makan banyak. Rita yang melihat nya juga sangat bahagia.


" kakak kemari lah, risa ingin berbicara hal penting " pinta risa.


Ben melangkah kan kaki nya mendekati risa yang masih tergeletak di atas tempat tidur nya.


Mengetahui ben sudah sampai di samping nya Xena bergeser dan ingin pergi, cepat cepat risa memegang tangan nya dan Xena terhenti.


" Kau tetap disini saja, karena aku juga akan berbicara hal penting bukan dengan kakakku saja tapi dengan mu Xena.. "


huuuufff....


seperti nya perasaan ku tidak enak.. dan ruangan ini mendadak seperti tidak ada oksigen nya.


batin Xena bergemuruh..


Risa nampak ingin bergerak, ia ingin duduk . Xena yang melihat nya langsung membantu risa dan menyenderkan risa di dinding tempat tidur nya.


Ben dan Xena berdiri berdampingan dengan jarak sangat dekat, bahkan kedua bahu mereka bersentuhan membuat Xena menjadi salah tingkah , Ben yang mengetahui hal tersebut mulai mengatur jarak kembali agar tak bersentuhan dengan Xena.


" Risa apa yang mau kamu bicarakan dengan kakak... " ben bertanya karena sedari tadi risa hanya diam sambil tersenyum melihat tingkah kedua nya.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2