The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
ANTARA WASIAT DAN DENDAM


__ADS_3

Didalam mobil Xena hanya terdiam, Kriss tak berani bersuara ia merasakan ketakutan saat melihat istrinya diam sedari tadi ..


Begitu pun vino... dia mencium bau bau mistik di dalam mobil itu...


" Tuan, nyonya apa kita langsung menuju mansion atau ke tempat les tuan aska... " ujar vino memberanikan diri .


" kita kemana sayang...? " tanya kriss ke Xena yang masih dengan posisi nya .


" kita ke les aska aku sudah janji tadi akan menjemput nya... " jawab Xena..


" oh iya sayang... Vino kita ke les aska sekarang, " tegas nya ke Vino yang duduk di depan...


Tuan, tak usah kau sebutkan aku sudah mendengar nya...batin Vino..


" baik tuan... "


Mobil melaju dengan kecepatan yang stabil... para penghuni mobil masih juga diam tanpa kata. Xena yang memang malas untuk berbicara karena ia masih merasa kecewa kesal dan marah dengan suami nya.. banyak hal yang ia tak tau...


Sementara kriss tak bersuara karena ia takut pada istrinya... ia tau ia salah jadi wajar istrinya marah dengan nya saat ini.


Kini mobil telah berhenti di depan les aska... Tak harus menunggu lama as datang sambil berlari kecil dan tersenyum bahagia..



" mommy..... " teriak aska sambil membentang kan tangan nya untuk memeluk Xena..


Xena meraih pelukan dari as..


Lalu mereka masuk ke dalam mobil.. as kaget begitu melihat daddy nya di dalam mobil duduk dengan lesu tak bersemangat.


" Daddy... kenapa tak turun tadi menyambut aska pulang sih.. " gerutu aska jengkel melihat daddy nya begitu.


" ah.. a.. tadi daddy sedang telpon opa jay... maka mommy yang turun, lain kali daddy tak akan begini lagi ya... " jawab kriss..


saat ini aska telah duduk di tengah tengah bangku penumpang, di apit oleh mommy dan daddy nya.


" as fikir mommy tadi tak datang... " ucap as kepada Xena..


" mommy pasti datang, mommy ini orang nya jika sudah berjanji pasti di tepati, mommy bukan seorang pembohong sayang... " jawab nya sambil melirik ke arah kriss...


" ehemmm... ehemmm.. "


kriss berdehem merasa tersindir dengan ucapan Xena ke aska.

__ADS_1


" daddy kau kenapa... apa kau ingin minum atau apa... "


" tak apa sayang, ini pengaruh cuaca.. " ucap kriss


Aska ber oh ria sambil manggut-manggut karena penjelasan kriss... sementara Xena tersenyum tipis melihat suaminya bertingkah aneh begitu.


ya Tuhan... jangan biarkan istri ku terlalu lama marah, aku tak kuat... baru beberapa jam saja ia sangat mengerikan...


Vino tersenyum dengan duduk santai nya...


ya tuan cuaca didalam mobil ini sangat panas seperti nya ini akan kemarau panjang.. hehe.. gumam nya hati sambil terkekeh tipis.


Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu 1jam mereka sampai di mansion.


Xena langsung menuju kamar nya dan di ikuti oleh kriss dengan berjalan cepat di belakang tubuh istrinya itu...


Aska hanya melihat kedua orang tua itu dengan perasaan aneh, lucu dan bingung..


" om Vino.. kenapa mereka seperti anak kecil om... mirip teman teman aska di sekolah.. "


" tuan muda, terkadang orang dewasa akan kembali memiliki sifat kanak kanak saat ia mulai jatuh cinta dan takut... " jawab Vino


" ohhhh... begitu..? apa om Vino pernah jatuh cinta seperti daddy jatuh cinta dengan mommy.. "


Vino memang belum pernah jatuh cinta, baginya wanita itu adalah makhluk yang merepotkan.


Menghadapi Tuan nya saja ia sudah repot, bagaimana jika ia punya wanita... ia bisa stres memikirkan nya..


....



Xena kini telah berdiri membelakangi kriss dengan tubuh yang menghadap ke jendela, juga tangan nya yang terlipat di dadanya.


" jelaskan sekarang kriss kenapa kau melakukan itu semua, kenapa kau tega sampai membunuh mama rita dan risa...? " ucap Xena tegas..


" sayang... itu tidak seperti yang kau pikirkan "


jawab kriss


" jawab kriss..!! jangan mengelak aku ingin tau kebenarannya, bukan nya kau yang dulu sudah berjanji pada ku, jika aku sudah menjadi istri mu kau akan menceritakan semua nya pada ku bukan? " tanya Xena sambil membalikkan tubuh nya menghadap kriss...


" baik... aku akan jelas kan pada mu... "

__ADS_1


kini kriss berjalan menuju meja nakas dan membuka laci meja itu...


Ia mengambil foto sari


" kau ingat, saat aku bercerita tentang kedatangan kami ke negara x untuk mencari mu? saat itu sari sedang hamil 3bulan .. sari mengalami kecelakaan tepat di depan hotel tempat kami menginap. mata nya saat itu melihat mu sedang berjalan... dan ia berniat ingin mengejar mu, tapi saat ia ingin menyebrang, sebuah mobil dengan kecepatan maximum menabrak nya ... " kriss menghentikan ucapan nya.. raut wajah nya penuh dengan kesedihan .. Xena yang melihat nya menjadi iba dan mendekati kriss...


" mobil itu pergi begitu saja... dan setelah aku cari tau orang yang menabrak sari adalah ben... badan hukum tak bisa menyentuh nya, karena ia telah membayar mahal instansi yang terkait... aku bahkan tak bisa menjebloskan nya ke penjara, itu bukan negara ku.... bahkan sari dan calon anak ku meninggal setelah 15 hari di rawat di RS... "


Xena faham maksud dari kriss... tapi apapun itu Xena merasa tak pantas membalas nyawa dengan nyawa. Itu perbuatan keji.


" Tapi tak seharusnya kamu begitu membalas nya dengan hal yang sama kriss... lalu bagaimana dengan jennie, siapa dia dalam hidup mu... apa kau juga menyukai nya..? " tanya Xena dengan rentetan pertanyaan.


" wasiat sari sebelum ia meninggal, harus mencari mu dan menikahi mu jika kau belum menikah, tapi jika kau sudah menikah maka aku harus menganggap mu adik ku... jennie adalah alat untuk ku mengetahui tentang ben... jennie aku bayar untuk pergi meninggalkan ben agar ben tersiksa karena wanita yang ia cintai pergi meninggalkan nya.... dan aku tak ada hubungannya apapun dengan nya... hanya sari dan wasiat nya yang aku ingat... "


" jadi... kau menikah dengan ku karena 2 alasan kriss..? " Xena terperanjat lemas terduduk si sofa kamar nya...


" sayang... bukan begitu... kau salah faham.. aku jelas kan dulu baru kau simpul kan... " ucap kriss bersimpuh di depan Xena yang masih terduduk lesu.


" Entah lah aku harus bersikap bagaimana kriss.. apa perasaan ku saja , antara Wasiat dan dendam, manakah di antaranya? atau memang kedua nya......? " suara Xena bergetar , air mata nya juga menetes jatuh dan mengalir deras...


" sayang.. dengar kan aku.. Aku menikah dengan mu karena aku memang mencintai mu... aku akui awal nya belum ada cinta di hatiku untuk mu, tapi setelah aku mengetahui mu, melihat mu dari jauh membaca profil mu, diam diam aku mencintaimu..... aku juga tak tau jika ben itu suami mu... aku baru tau saat jennie memberi kan foto mu pada ku dan mengenal kan mu sebagai istri dari ben... semua berjalan dengan jalan Tuhan sayang... Demi Tuhan demi aska bahkan demi apapun aku mencintaimu sebelum kita bertemu... " kriss meraih wajah Xena dan memegang nya dengan kedua tangan nya...


" lihat aku sayang... tatap mataku, apa kah aku berbohong...? " ucap kriss lagi



.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.........


__ADS_2