The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
Eps. 23 SAKIT CLARISA


__ADS_3

Xena diam tak berkutik di dalam ruangan tersebut, ya ruangan CEO yang sudah menjadi saksi bisu tentang apa yang telah terjadi kepada nya pada saat itu. Di ruangan ini lah ia sampai ingin di jual oleh sang pemilik nya.


Masih terasa semua nya belum hilang dari ingatan nya. Sekarang ia datang kembali ke ruangan ini.


" jika tidak ada yang ingin kau sampaikan silahkan keluar , aku banyak kerjaan dan aku tidak ada waktu untuk melihat manusia patung disini "


" aiisshh.. dasar manusia jarum. kata kata nya selalu setajam jarum dan silet " gumam kecil nya



" kau bilang apa tadi ha... !! " bentak Ben


" hei.. memang nya aku bilang apa, Aiss.. kau ini tidak bisa kah berbicara dengan tidak berteriak, apa kau punya banyak stock pita suara jika pita suara putus hahh..?? "


" kauu... " menatap tajam ke arah Xena dan menarik nafas nya dalam " mau apa kau kemari dokter Xena.. "


" ini.. " Xena menjawab sambil menaruh uang 10 juta di atas meja Ben..


" apa ini " bertanya heran


" apa mata mu buta, ini uang Tuan Ben.. " jawab nya santai


benar benar wanita ini menguji kesabaran ku " batin Ben


" ini uang mu, yang dulu pernah kau titip ke manager bar tempat ku bekerja, dan aku anggap itu hutang, sekarang hutang antara kita sudah lunas, dan aku harap di kemudian hari kau tidak lagi mengatai ku wanita malam.. " terang Xena ke Ben yang sedari tadi masih dalam posisi bingung.


" Baiklah Tuan Ben.. saya permisi dan maaf sudah mengganggu waktu nya dan terimakasih karena uang ini sudah membuat saya bisa bekerja " Xena pun berpamitan dan memberikan hormat dengan membukukan tubuh nya..

__ADS_1


Ia lalu berjalan dan berlalu pergi meninggalkan ruangan Ben.


Ben masih dalam keadaan terdiam dan heran.


Ada perasaan semakin bersalah dalam hati nya, tapi ia juga merasa bahwa Xena adalah wanita yang memiliki prinsip dan kehormatan yang tinggi.


Ia menatap uang tersebut dan tak lama Ryan pun masuk ke ruangan nya.


" Berikan uang ini kepada siapa saja terserah, ! "


" ini uang apa Ben.. " tanya Ryan yang tak tau apa apa.


" Xena kemari dan dia mengembalikan uang yang pernah gw beri ke dia.. " jelas Ben ke Ryan.


" Wah .. Ben..apa lo gak mau berubah pikiran, Xena itu wanita yang beda dari wanita yang lain, apa lo sedikit pun tidak tertarik sama dia . "


" diam.. jangan banyak bicara, kerjakan apa yang gw bilang.. atau.. "


Malam ini sebelum brifing Xena sedang bekutit dengan laptop nya. Membaca dan menekan keyboard laptop nya .


Belum lagi surat surat yang harus ia tanda tangani, ternyata menjadi dokter itu bukan hanya memeriksa pasien saja, tapi memeriksa lembar demi lembar kertas yang saat ini ada di hadapan nya.


" Malam dok.. di luar ada dokter haris " ucap fei


" suruh masuk "titah nya


" baik dok. "

__ADS_1


CEKLEK...


" selamat malam dokter Xena.. " sapa dr. haris


" malam dok, mari silahkan duduk.. " Xena menggiring dr. haris agar duduk di sofa nya.


" Wah seperti nya kau sedang sibuk dok? " dr. haris melihat tumpukan kertas di meja kerja Xena



" ah tidak juga dok, saya senang sekali dr. haris mau berkunjung ke ruangan saya.. ada yang bisa saya bantu kah dok " tanya Xena


" ya ini ada beberapa pasien bawaan saya yang akan saya rujuk ke anda. ya itu pun jika anda berkenan.. " dr. haris menjelaskan kan sambil memberikan map coklat bertuliskan data riwayat penyakit pasien nya tersebut.


" Kenapa mesti anda repot repot kemari dok, bukan nya anda bisa meminta asisten anda untuk jumpai saya.. " Xena berujar sambil melihat lembar demi lembar isi dari map tersebut


" sesama dokter alangkah lebih baik nya kita saling melengkapi dan saling membutuhkan demi kelangsungan dan kenyamanan pasien pasien kita di RS ini.. " terang dr. haris


" hehe iya iya dok.. anda sangat bijak dan anda adalah panutan saya dari dulu.. "


Mereka pun berbincang bincang santai di dalam ruangan Xena. Dengan secangkir kopi menjadi pelengkap nya.


" oh iya dok, apakah anda kenal dengan dokter Clarisa.. " tanya nya


" Ooooo clarisa, ya dia pasien ku, sudah 2tahun ini dia rutin cuci darah setiap sebulan sekali " jelas dr. haris


" Cuci darah..? " Xena kaget

__ADS_1


" ya dia Leukimia "


Xena kaget dan terkejut dengan apa yang dr. haris katakan. Kenyataan yang Xena dengar sangat begitu membuat hati dan pikiran nya kalut.


__ADS_2