The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
KARTU NAMA DAN CEK KOSONG


__ADS_3

Xena bangkit dari keterpurukan nya.. Ia harus kuat demi anak yang ia kandung. Ia berdiri dengan semangat yang entah dari mana datang nya.


Ia terus berfikir bagaimana caranya ia bisa keluar dari mansion ben. Sementara keadaan di luar mansion sudah tidak kondusif lagi.


Setelah kejadian tadi, ben semakin memperketat penjagaan.


Tapi bukan Xena nama nya jika ia menyerah .


" aku harus pergi dari sini.. ya aku harus segera pergi.. "


Xena mengganti pakaian nya dengan jelana jeans panjang, baju kaos dan jaket tebal, karena mengingat ini sudah jam 3 malam.


sebelum nya juga ia ingat sesuatu, ia mengambil sneli nya dan merogoh kantong sneli itu dan ia menemukan kartu nama dan cek kosong.


" Cek ini akan berguna dalam pelarian ku nanti.. maaf kan aku tuan kriss aku pinjam uang mu dulu nanti akan kau gantikan.. " ujar nya pelan.


Lalu ia segera mengendap pelan pelan keluar dari pintu belakang. Ia melihat mansion ini sangat luas. . setengah jam ia berputar putar di area halaman belakang mencari pintu tapi tak kunjung dapat yang ia cari.


"Tuhan bantu hamba mu ini.. aku mohon Tuhan... mah.. pah.. bantu Xena.. "


lalu ia melihat ada tangga di dekat gudang, ia menyeret tangga itu.. sampai ke Dinding pagar . Pelan pelan ia melakukan nya.


Semangat sayang mommy, kau pasti kuat...


Ia terkadang bersembunyi ketika ia melihat ada penjaga ben sedang berkeliling. 5 menit setelah penjaga itu pergi ia pun mulai melanjutkan aksi nya kembali.


Xena mulai menaiki tangga kayu itu satu persatu .. setelah sampai di atas.. ia sedikit kesusahan karena jika ia loncat maka resikonya ke janin nya.


Tapi tembok itu terlalu tinggi..


Xena lalu memberanikan diri berjalan dari atas tembok menuju ke arah pohon yang berdampingan dengan tembok pagar itu.


akhirnya ia sampai di tempat yang ia tuju. Pohon itu terlihat sangat kokoh menjulang tinggi.


Xena harus beralih dari tembok ke batang kayu itu.


Ia tak merasa kesulitan karena dulu semasa kecil saat ia tinggal di panti asuhan ia sering memanjat pohon mangga.


Tak butuh lama, Xena telah berhasil mendarat dengan aman. Ia langsung melihat kanan dan kiri lalu ia terus berjalan pelan pelan agar tak mendapatkan kecurigaan jika ada yang lewat.


Jantung nya terus berpacu cepat, sampai ia rasa mau copot. Belajar dari kesalahan nya tadi ia tak mau gagal lagi maka ia selalu hati hati.


Satu jam ia berjalan kaki.. akhirnya ia sampai di salah satu market, ia masuk ke dalam market tadi lalu ia membeli 1 botol minuman Mineral.


Ia merogoh saku nya untuk membayar minuman tadi.


tanpa sadar Xena menjatuh kan kartu nama yang ada di kantong jaket nya.

__ADS_1


" nona.. ini ada yang jatuh.. " ucap salah satu karyawan market .


" ah iya.. makasih ya.. " Xena lalu mengambil kartu nama tadi. ia berjalan ke luar market sambil tetap memegang kartu nama tadi.


Ia menatap kartu nama tersebut, lalu tiba tiba ia tersentak dan langsung masuk kembali ke dalam market tadi.


" maaf mas, boleh saya minta tolong.. "


" iya nona apa yang bisa saya bantu.. "


" boleh saya pinjam ponsel nya saya mau telpon seseorang, ponsel saya kelupaan tadi saya bawa. " ucap Xena penuh harap.


Karyawan itu pun dengan yakin memberi kan ponsel nya kepada Xena.


Xena dengan seksama langsung menekan setiap nomor yang ada di kartu nama itu.


1 detik...


2 detik...


3 detik...


4 detik...


...


...


..


Xena menghela nafas, lalu ia mengembalikan ponsel tadi kepada sang pemilik.


Ia tak tau harus menelpon siapa, nadia, kak Rio mbak Fei, ia tak ingat satupun nomor mereka..


" terimakasih ya.. " ucap nya dengan lemah


karyawan tadi mengangguk, Xena langsung berjalan menuju pintu dan keluar.


Tapi saat ia berjalan karyawan itu langsung memanggilnya kembali.


" nona.. nona.. tunggu ini ada panggilan dari nomor tadi ... " teriak karyawan market


Xena langsung tersenyum dan mengambil ponsel nya.


Call on


" Halo Tuan Kriss.. ini saya Xena, "

__ADS_1


" Dokter Xena.. ada apa kau menelpon ku,"


" iya ini saya Tuan, Tuan saya minta tolong,saya mohon, .... "


" kau dimana, aku kesana "


" saya di mini market, jalan..... "


Tuuut... tuuutt..... tuuut


Call off


Telpon nya putus tiba tiba karena daya nya habis, ponsel karyawan satu lagi juga tak ada pulsa.


Huffttt....


Xena mengucap kan terimakasih nya kembali pada karyawan itu. Ia merasa putus asa. Di jam segini yang sudah masuk jam 4 pagi tak ada taksi yang lewat. jika pun ada taksi atau kendaraan lewat, Ia tak punya uang untuk membayar nya.


Karena dompet nya ada di dalam tas yang sudah di ambil ben.


Ia terduduk di dinding toko toko yang sudah tutup itu. ia pasrah jika akhirnya nanti ben menemukan nya. Ia sudah lelah untuk berjalan, ia tertunduk lesu dan menangisi takdir anak nya.


maaf kan mommy nak, kau belum lahir tapi kau sudah mommy buat susah. itulah ungkapan hati nya yang lirih untuk anak nya.


15 menit berlalu... Tiba tiba ...


" akhirnya aku menemukan mu... "


Xena menoleh ke samping kanan nya.. betapa kaget nya ia, saat ini orang yang menemukan nya adalah Tuan Kriss...



.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2