
Suara burung menyeruak di telinga Xena, ia merasakan tubuh nya terasa sangat segar. Xena menggeliat kan tubuh nya ke kanan dan kekiri. Ia meraba sekeliling nya ia merasakan hal yang berbeda ketika meraba tempat tidurnya .
" ahhhhh... kenapa nyaman sekali, " Xena pun makin menenggelamkan tubuh nya di balik selimut.
Ia tak sadar jika ia berada di ranjang empuk tuan muda yang sekarang sudah menjadi suaminya.
Sampai ia tersadar ketika terdengar suara deheman dari si empunya ranjang.
Xena tersingkap kaget dan langsung membuka kedua mata nya dan melihat ke arah suara, dengan memicing kan mata nya. Ia tersenyum imut di depan laki laki tersebut.
Sosok lekaki yang ia cintai tepat berada di depan nya, ia tertegun lama memandangi wajah tampan itu.
wah kenapa ia makin hari makin tampan, rasa nya aku tak mau bangun dari mimpi indah ini..
ucap nya dalam hati.
" Hei kau... bangun!! sudah jam berapa ini apa kau tak tau tugas mu!! cepat bangun!!! " teriak ben
Xena pun tersadar dari lamunan nya dan terduduk di atas tempat tidur yang empuk itu.
" em.. maaf Tuan ben, " Xena lanjut berdiri dan menggaruk kepala nya yang tak gatal itu, lalu ia menoleh ke arah jam di kamar.
Astaga.. yang benar saja ini jam 7 pagi, bagaimana kerjaan ku. Ya Tuhan mati aku. .
teriak nya dalam hati.
" hei pemalas..! kau mau kemana? " tanya ben ketika melihat Xena ingin keluar
" bu buat s sarapan untuk anda " jawab nya takut
__ADS_1
Ben pun berjalan mendekati Xena yang sudah berada di depan pintu, Xena menunduk antara malu dan takut..
aiiissss mau apa dia? habis aku kali ini...
" aku mau berangkat kerja, kau tak perlu buatkan sarapan untuk ku... " lalu ben membuka pintu kamar dan meninggalkan Xena yang hanya berdiri diam.
Ben menuruni anak tangga satu persatu, fikiran nya juga tak tenang. Ada senyuman terpancar di bibir nya.
aku tidak bisa menunggu terlalu lama, bisa bisa aku tak bisa menahan diriku, kenapa wanita itu dari dulu selalu mengganggu fikiran ku... dan kenapa wajah nya harus seperti itu? apa dia juga sering menunjukkan wajah seperti itu ke rio..? gumam ben dalam hati.
Sementara Xena bersiap siap dengan pekerjaan nya.. ketika ia hendak membenahi tempat tidur ben pelayan pun datang dan menyuruh nya untuk tidak melakukan hal yang biasa ia kerjaan di hari ini.
Begitu juga ketika ia ke room laundry ia tak mendapati pakaian ben yang kotor, bahkan pakaian nya juga tak ada ketika ia tanya ternyata sudah di cuci oleh pelayan.
Karena jam sudah mulai siang, Xena pun tak menghiraukan. Ia segera mandi dan bersiap siap menuju RS.
Di dalam taksi online nya Xena terus berfikir kenapa ia bisa tidur di atas ranjang Ben, sementara seingatnya ia tidur di sofa.
" Pak, bisa agak cepat sedikit " pinta nya ke supir taksi
" baik nona , saya usahakan karena macet di depan sana " jawab supir taksi itu
aduuhh bagaimana ini, hari ini rapat di RS.
Begitu taksi yang ia naiki sudah berhenti di depan RS ia pun langsung membayar dan berlari menuju ruang rapat.
Ternyata benar, ia telat dan ia tak berani masuk.
ia menunggu di luar saja.
setelah satu persatu orang keluar dari ruang rapat, dr. fajar menyuruh nya untuk ke ruangan nya .
__ADS_1
" bersiap siap lah dr. Xena, ada tugas untuk mu. sebentar lagi pergi lah bersama Rio dan dr. Haikal kalian akan saya utus untuk melakukan persentasi ke perusahaan CGC " terang dr. fajar
" maaf dok ke CAKRAGUNA CORP? " ujar Xena
"iya Xen, kamu kenapa? " ucap Rio yang juga ada di dalam ruangan dr. fajar
"gak apa apa kak... " Xena menjawab sambil tersenyum kikuk
" saya putuskan kamu sebagai moderator persentasi nanti nya, saya harap kamu bisa menerangkan tentang kualitas dan kuantitas dari RS kita ke CGC.. kamu juga saya pilih karena kemampuan mu selama ini dok.. bukan karena kau adalah istri dari pemilik CGC.. " terang dr. fajar panjang lebar.
" baik dok, saya akan lakukan yang terbaik " jawab nya tegas
" dan saya harap dokter Xena dapat bekerja secara profesional, " tegas dr. fajar kembali.
Xena lalu menyuruh fei untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk kepentingan persentasi nya. setelah di rasa cukup untuk persiapan nya, Xena berlari kecil ke parkiran RS untuk bergabung dengan Rio dan dr. haikal.
Kali ini mereka satu mobil, mereka menggunakan mobil Rio untuk dinas luar kali ini.
sementara dr. haikal menggunakan mobil nya sendiri.
Dalam perjalanan, Rio terus menatap Xena.
" Kau kenapa.. apa kau gugup? bukan kah sudah sering kau melakukan persentasi? atau kau gugup karena perusahaan yang kita datangi itu perusahaan ben?? " tanya Rio
" entah lah kak... aku juga bingung "
Rio tau apa yang ada dalam benak xena, selama kedekatan mereka xena sudah banyak cerita tentang kehidupan nya dan masalah nya dengan ben.
.
.
__ADS_1
.