The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
KECEWA


__ADS_3

Setelah pertemuan nya dengan Ana Xena menjadi semakin banyak tersenyum..


Malam ini ia pulang cepat, karena ia ingat ben menginginkan ia tak pulang larut . Ia juga mengosongkan jadwal dinasnya malam ini


Ia sampai di Mansion tak mendapati ben, ia pun masuk ke kamar lalu membersihkan diri nya dan menunggu ben pulang.


jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, 2 jam menunggu ben di luar membuat nya bosan, ia masuk ke kamar nya kembali dan membuka lembar kerja nya.


Tak terasa sudah hampir jam 2 dini hari, namun suami nya belum juga pulang.


Karena ia sudah mulai mengantuk ia pun tertidur di sofa nya.


***


Di tempat lain, Ben sedang menikmati masa masa indah nya bersama dengan Jennie.


Ia tak memikirkan bagaimana seseorang sedang menunggu nya di rumah. Yang ia fikirkan adalah bersenang-senang dengan wanita pujaan nya itu .


Jam 5 pagi ben pulang ke Mansion, Ia melihat Xena istrinya sedang tertidur di sofa. Ben pun merebahkan tubuh nya ke ranjang empuk milik nya. Tak butuh waktu yang lama ia langsung tertidur pulas.


Pagi ini Xena dan Ben sudah duduk di meja makan sambil memakan sarapan nya.


Hening...


Hening...


Drrrtttt... drttttt....


Suara ponsel Ben berbunyi memecah kesunyian pagi ini. Xena yang memilih diam karena merasa kecewa semalam ben tak pulang . Ia merasa lebih baik waktu nya ia beri ke pasien yang membutuhkan nya, daripada terbuang sia sia seperti semalam.


Namun ia ingat kembali kata-kata dari Ana, untuk menjaga kesehatan karena dokter juga harus perhatikan kesehatan sendiri sebelum menjaga kesehatan pasien nya...


Call on


" hallo kak... "


" iyaaa... kenapa..?


" kok kenapa sih,? jangan lupa sore nanti jemput ya ke bandara "

__ADS_1


" iya iya nanti kakak jemput "


" Xena mana kak.. "


" Dia lagi makan itu.. ada apa "


" berikan telpon nya ke Xena aku mau bicara kak dengan nya.. "


" nanti saja kalau mau bicara, bukan nya nanti kalian berjumpa juga.. "


" issshh... "



Tuutttt tuttt....


call off.


Risa mematikan telpon nya dari sana, Ben tampak kesal dengan tingkah adik nya yang sudah dewasa itu tapi masih seperti anak anak.


" Sore nanti kita jemput mama dan risa ke bandara .. "


Xena tak bergeming dari duduk nya dan tak berekspresi, ia makan dengan tenang nya.


" hei.. kau tuli.. " hardik nya


" eh? kau bicara dengan ku?" tanya Xena


" ciihhh.. kau pikir ada orang lain disini selain kau"


" aku fikir ada makhluk lain di rumah ini yang sedang kau ajak bicara.. " ucap nya santai


" Kau .. " teriak ben


Namun Xena malah berlalu pergi dengan santai nya...


" sore nanti aku jemput ke RS kita ke bandara "


teriak ben dari kursi nya.

__ADS_1


" Aku tidak bisa, ada jadwal operasi.. " teriak nya juga dari tangga.. ia berjalan menuju kamar nya dan mengambil tas nya dan begitu ia hendak meninggalkan kamar itu ia mendapati Ben sedang berada di tengah-tengah pintu dan menghalangi jalan nya.


" kau.. kau membuat ku kaget saja Tuan... " ucap nya


" Biar ku antar kita searah bukan.. " ben tersenyum


" aku sudah memesan taksi dan sudah di depan.. " jawab Xena.


" hei kau kenapa? pagi ini aneh sekali sikapmu tak seperti biasa nya.. " tanya ben penuh selidik


" aku tidak apa apa.. ayolah aku sudah hampir telat ini, minggir lah.. "


Bukan nya menjawab ben malah menelpon supir nya di bawah untuk memberikan uang kepada taksi yang sudah menunggu Xena dari tadi.


Mau tidak mau Xena pun menerima ajakan Ben untuk di antar karena taksi yang ia pesan sudah pergi setelah menerima uang dari supir ben.


" nanti sore kita ke bandara dan menjemput mama juga Risa pasti mereka senang jika kita berdua menjemput mereka.. " ucap ben


" sudah aku bilang aku tidak bisa, sore nanti aku ada jadwal operasi, aku minta maaf.. "


" gantikan dengan dokter lain kan bisa. " kata Ben


" mana bisa begitu, itu sudah tanggung jawab ku dari awal.. mama dan Risa pasti faham kok.. " jawab Xena..


" apa itu bukan alasan, karena kau marah padaku hah? " tanya ben


" siapa yang marah.. aku gak marah, malah aku mau ucapkan terimakasih sama Tuan , selama ini baik sama aku, aku di bebas tugaskan dari kerjaan, merawat ku waktu aku sakit dan mengantarkan ku ke RS.. aku terimakasih sekali.. " jelas nya ke ben


" oh itu.. gak usah di bahas , itu tugas ku.. "


" terimakasih sudah perhatian ke aku tuan.. " lirih nya


"itu.. itu hanya bentuk cinta, cinta antar manusia " lanjut nya ke Xena


" ohhhh " Xena meneduhkan mata nya dan menarik nafas nya dengan senyuman. Sakit dan sangat sakit , jawaban ben berbeda dari pikiran nya selama ini..


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2