
Nadia memandang mobil yang di tumpangi sahabat nya itu dengan senyum tulus bahagia nya. Tersungging senyum manis di bibir tipis nya untuk sahabat terbaik nya itu.
Rasa bahagia menyelimuti hati dan fikiran nya saat ia tau xena telah memilih kebahagiaan nya.
Semoga kau bahagia xen.. sudah cukup penderitaan mu dari dulu... doa ku selalu menyertai mu. batin nya...
......................
Selepas berjumpa dengan nadia, sore itu xena merengek pada Kriss untuk pergi ke sebuah danau buatan di sebuah taman dinegara X...
Dulu danau itu sering ia datangi jika ia sedang ingin sendiri hanya untuk melihat riak air di taman itu... danau yang 5 tahun lalu masih sebuah danau biasa, yang sekarang sudah menjelma menjadi danau buatan yang sangat indah. Danau yang di kelilingi oleh taman bermain untuk anak anak yang di lengkapi oleh sarana bermain nya dan lampu lampu cantik berwarna warni di setiap sisi nya..
Xena mengetahui nya saat ia lewat malam kemarin....
" El... disitu ramai sekali orang, tidak aman di situ..apalagi malam kamu minta nya, ya Tuhan sayang... lagian itu danau, kau kan tau aku anti sekali dengan yang nama nya danau ..." ucap kriss meyakinkan xena.
" besok kita sudah pulang sayang, malam ini terakhir di sini, ayolah... " xena mengguncang guncang kan lengan kriss yang panjang itu.. dan mata nya melirik aska untuk merayu daddy nya juga.
" iya dad, as pingin kesana dengan mommy... "pinta nya dengan memasang wajah imut dan memelas pada daddy nya.
As dan Xena terus memohon, merengek kepada kriss, akhirnya kriss menyerah demi 2 orang yang ia sayangi itu..
" oke oke.. daddy menyerah, kalian boleh kesana tapi.... "
" tapi apa sayang? " ucap xena dengan mata binar nya...
" tapi jangan malam, sekarang saja saat matahari masih ada begini.. mungkin kita bisa sambil duduk santai menikmati matahari terbenam.. " kata kriss.
Bagi xena tak apa lah jika sore ini, yang penting ia kesana. Padahal jika malam suasana di danau itu sangat lah cantik, banyak lampu lampu berkelap kelip di dekat taman danau itu.
Sore itu saat matahari masih cerah, Xena dan as berlari larian di taman menyitari danau.. as terlihat bahagia begitu juga Xena. mereka juga tampak sedang mengabadikan momen indah itu berdua dengan meminta bantuan dari pengawal yang sedari tadi mengikuti mereka di dekat danau.
sementara kriss dengan setia dan santai nya duduk menunggu mereka di kursi panjang bawah pohon .
Sesekali Xena menatap kriss saat kriss mulai panik di kala Xena dan as bermain di dekat danau.. ia memerintahkan pengawal nya untuk menyuruh dua orang kesayangan nya itu menjauh dari danau.
Kriss hanya duduk dan fokus melihat dua orang tersebut sesekali ia tampak tersenyum melihat as anak kandung nya bahagia bersama Xena.. Xena mampu menjadi ibu pengganti untuk as. Mungkin jika ia memilih wanita lain tak akan as sebahagia ini... Pilihan almarhum istri nya dan hati nya tak pernah salah. Sungguh ia mengagumi Xena.
Dan ia berjanji tidak akan menghianati atau melukai sedikitpun Xena.
Pandangan mata nya teralihkan saat ia melihat danau itu.. memori masa lalu nya mulai muncul.
Dulu waktu ia kecil berusia 10 tahun ia hampir tenggelam karena ada yang berniat jahat dengan nya dan keluarga nya.
Saat itu kriss kecil ikut hadir dalam peresmian Danau yang ada di negara L bersama ibu dan ayah nya. Orang tua kriss adalah orang terpandang. Ayah nya adalah perdana menteri di negara L kala itu.
Dalam peresmian itu, mereka mencoba kapal kecil untuk menyitari danau.. saat itulah kejadian nya.
Ada pihak yang sudah menyabotase kapal, kapal itu oleng akibat bahan bakar nya bocor dan air mulai memasuki area kapal.
__ADS_1
Kapal yang mereka naiki sudah berada jauh dari tepi danau.
Akhirnya orang tua kriss menyuruh ajudan nya untuk menyelamatkan kriss kecil masa itu. Dengan sigap ajudan nya menarik tangan kriss kecil dan melompat ke air danau itu.
Lalu tak lama setelah mereka melompat kapal itu pun meledak. Kriss kecil hanya bisa berteriak memanggil nama ibu dan ayahnya sambil menangis kencang.
" Sayang .. "
Lamunan akan kejadian itu menghilang saat Suara Xena memanggilnya .
" sudah selesai main nya? " ucap kriss
" emm kau melamun, kau kenapa.. apa kau teringat tentang kejadian itu sayang? "
" hu'um.. " kriss memegang tangan Xena dengan bergetar... " tapi aku tak apa apa sayang , apa kalian sudah selesai main nya.. "
" kriss.. kapan kau akan terbuka dengan ku , aku ingin tau masa lalu mu jadi biar aku merasakan bagaimana penderitaan mu.. aku ingin seutuhnya memiliki mu tanpa ada rahasia dan cerita yang aku tak tau... " ucap nya lirih.
" suatu saat sayang aku janji... saat kau telah menjadi nyonya RAIDO... "
" hemmm.... baiklah baiklah, tapi janji semuanya y kamu cerita? " kata nya sambil memeluk kriss.
Kriss merasakan ketenangan saat Xena memeluk nya, ada kedamaian yang ia rasa. Ia memeluk erat dan hangat tubuh Xena.
Tapi kemesraan mereka tak berlangsung lama saat terdengar suara teriak kan dari As .
" mommy... isss.. ngapain pelukan terus sama daddy... ayo mom.. kita kesana, as mau itu .. " teriak nya sambil jari nya menunjuk ke arah ujung jalan yang banyak gerobak berjualan aneka jajanan.
" heemmm anak itu buat aku cemburu sayang.. pergilah jumpai pacar kecil mu itu .. "
Xena lalu berlari kecil sambil tersenyum menuju ke arah as. Setelah itu ia langsung menuruti as yang ingin membeli makanan.
mereka pun mengantri di depan gerobak makanan itu yang sudah di penuhi oleh orang yang berdesakan.
" sayang ramai sekali, kita beli di sana saja ya.. kayak nya juga enak kok, mommy yakin " ucap nya sambil memegang tangan as.
" mommy yakin? "
" yakin sayang ku.. ayo.. "
Akhirnya Xena keluar dari desakan orang tersebut yang ingin membeli makanan itu dan berpindah ke gerobak lain yang tak jauh dari sana.
Dan sore itu juga tanpa di sadari oleh Xena ada mata yang tak sengaja melihat nya.
" Xena... " Ben mengerjapkan mata nya untuk meyakinkan apa yang ia lihat.
Ben waktu itu sedang mengendarai mobil mazda MX5 warna merah nya tak sengaja melintasi taman wisata air danau di negara nya itu yang belum lama ini di buka oleh pemerintah di negara nya.
Niat nya sore itu ia ingin pergi ke acara party garden bersama teman sekolah nya dulu, tapi saat ia melintasi jembatan, mata nya melihat ke arah taman di seberang danau yang tepat ada di bawah jembatan itu ia melihat sosok wanita yang slama ini ia cari.
__ADS_1
Wanita yang sedang bermain dan tertawa ria bersama seorang anak kecil tampan.
Secepat kilat ben langsung mengemudi kan mobil nya dengan kecepatan maksimum.
Ia tak mau sampai Xena lepas darinya.
Kini ia telah memarkirkan mobil nya di tepian taman itu. Segera ia dengan langkah cepat berlari menuju kerumunan orang orang yang sedang membeli makanan.
Namun ia tak mendapati wanita yang ia incar itu.
Dengan sangat frustasi ia menarik rambutnya dengan kasar..
AAARRRRRHHHHH......
Teriakan nya membuat anak anak yang sedang berada di sekitar nya ketakutan. Tapi ben tak perduli dengan apa yang terjadi.
Wajah yang semakin menakutkan itu pun menoleh ke arah suara anak yang sedang menangis.
Sontak saja anak itu semakin menangis kencang.
Lalu ia pun beranjak pergi dari situ.
" dasar laki laki gila.. jika dia punya anak dan istri pasti akan kabur karena otak nya seperti itu .. diam ya sayang.. orang itu sudah pergi.. " umpat seorang ibu yang anak nya menangis.
Saat ben sedang berjalan menuju mobil merah nya, pandangannya menangkap siluet wanita dan anak kecil yang berbaju pink persis seperti ia lihat tadi saat di atas jembatan.
Ben melangkah ke arah wanita yang memunggunginya itu...
" akhirnya aku menemukan mu Xena.. " ucap nya sambil memegang pundak wanita itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
__ADS_1
......