The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
AYAH,IBU DAN PAPA....


__ADS_3

2 hari setelah kejadian itu, sikap ben sedikit berubah, ia mulai perhatian dan ia selalu berbicara dengan lembut ke xena.


Xena merasa sangat bahagia, Risa dan Rita juga merasakan hal yang sama.


Mereka sangat berharap Ben bisa sepenuhnya mencintai Xena.


Tapi pagi ini sifat nya malah kembali seperti dulu. saat awal Xena menginjak kan kaki di Mansion ini.


" Berapa lama kau pergi? " tanya Xena sambil meletakkan baju baju ke dalam koper.


Ben hari ini akan melakukan perjalanan kerjanya ke luar negeri.


" seminggu paling lama , "


" emmm... " Xena mengangguk pelan,


" sore nanti kau tidak perlu mengantarkan ku, ada Ryan yang akan mengantarkan ku. " ucap nya ke Xena yang sudah berdiri.


" baiklah.. " jawab nya


" aku ke kantor dulu, kau di antar pak deri saja ya aku buru buru " ucap nya sambil berjalan


Xena terdiam menyaksikan kepergian suami nya..


Xena merasa pagi ini ben berbeda, sikap nya cuek dan ben tak menatap wajah nya.


aku tidak boleh berfikiran jelek untuk suamiku, mungkin ben lagi banyak kerjaan.


Xena pun langsung turun dan menuju ke ruang makan, di sana sudah tampak adik ipar dan mertua nya sedang makan.


" pagi semua... " sapa Xena


" pagi juga sayang " rita menjawab


" pagi kakak ipar " rita menyengir kuda.

__ADS_1


Xena mengambil kursi dan langsung duduk bersebelahan dengan risa.


" wah mama dan risa mau kemana kok sudah rapi begini.. " tanya nya sambil mengambil sandwich yang ada di depan nya.


" mau kontrol ke dr haris.. " jawab rita


" Sejalan dong, ayo barengan ma, ris.. "


" gak bisa Xena.. aku dan mama mau ke makam papa dulu baru ke RS, jika kau ikut nanti kau bisa telat.. " terang risa


" iya sayang.. "


" emmm... padahal Xena pingin ikut ke makam papa juga.. "


" ajaklah kak ben, " ucap risa sambil memegang bahu Xena.


Setelah makan pagi selesai, mereka bertiga berjalan menuju teras rumah dan masuk ke mobil masing-masing dengan tujuan yang berbeda beda.


Xena pagi ini yang diantar supir duduk dengan santai sambil memegang ponsel nya ia melihat beberapa notif dari pesan masuk email nya.


Ya.. bunga lily adalah bunga yang paling suami nya senangi. Dan Risa membawa seikat bunga mawar putih.



Rita berjongkok di depan pusara mendiang suaminya, menatap lekat foto yang terpampang di batu nisan tersebut.


Suami ku, kini anak mu telah menikah, dan Risa gadis kecil mu juga sudah sembuh sayang,apa kau senang mendengar nya?


Suamiku.. aku sangat merindukan mu..


lirih rita dalam hati.


Tanpa ia sadari titik air mata mengalir dari ujung mata nya lolos jatuh di pipinya.


Di tempat lain tak jauh dari pusara suami Rita, terlihat Risa yang juga bersimpuh di 2buah pusara.

__ADS_1


Risa menyentuh kedua pusara tersebut dengan lembut,


ayah ibu, terimakasih sudah menjadi bagian dalam hidup Risa, walaupun kita tak sempat bersama, suatu saat kita pasti akan berkumpul.


Risa ingin memeluk kalian ayah, ibu.


ya, itu adalah makam ayah dan ibu kandung Risa. Mereka yang dulu bekerja dengan keluarga cakraguna sampai akhir hayat mereka. Keluarga cakraguna menempatkan mereka di makam elite sebagai bentuk penghormatan terakhir mereka kepada kedua orang kerja nya itu yang sudah setia selama ini dengan mereka.


Risa berjalan menuju Rita, iya berjongkok di sebelah Rita dan memeluk Rita dengan hangat .


" Papa, kami undur diri dulu, nanti kami akan kesini lagi. mungkin ketika risa dan mama kesini kami akan lama menjumpai papa... " ucap Rita ke mendiang papa nya.



akhirnya mereka kembali masuk ke mobil dan berlalu meninggalkan pemakaman elite tersebut.


Dalam perjalanan tiba tiba pak endi supir seperti hilang kontrol mengemudi nya ketika melihat mobil yang menyalip mobil mereka dari samping kiri nya.


Pak endi membanting stir ke kanan dan tiba tiba datang mobil dari arah kanan depan dan......


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2