The Doctor Love Story, AKU PERGI

The Doctor Love Story, AKU PERGI
Eps. 21 RINDU JENNIE


__ADS_3

Sementara di dalam mobil risa dan xena yang duduk di bangku belakang sedari tadi diam. Masing berkutik dalam fikiran mereka.


Xena yang berfikir keras dengan bahasa penyakit risa dan juga perkataan risa yang seenaknya menyebutkan bahwa ia adalah calon dari laki laki yang bernama Ben kakak nya risa..


anak ini apa yang dia derita, aku bahkan tidak tahu jika ia sakit, harus kah aku tanya? terus bagaimana dengan kata kata yang ia bilang tadi tentang calon istri.. aiigoo risa kau membuat ku stress.. batin Xena


Sementara risa sedang berfikir keras jika bagaimana kakak nya tau tentang keributan dan kata kata nya tadi.


mati kau kali ini jika kakak tau apa yang tadi terjadi, semoga kak Ben tidak tau...


"Ris.. apa boleh aku bertanya... " Xena pun mulai bersuara


" emmm... apa xen. ka kamu mau tanya apa " jawab nya terbata bata..


" kamu sakit apa.. " Xena bertanya to the poin


" gak xen.. aku gak kenapa napa.. hei apa yang kau fikirkan, liat aku aku baik baik saja.. " jawab nya sambil memegang tangan Xena dan meyakinkan Xena kalau dirinya baik baik saja.


" benarkah..? " ucap nya mencari tau


" kenapa kamu sekarang percya akan perkataan fanny xen.. udah lah kamu jangan mikir yang enggak enggak ya.. sebentar lagi kita sampai kamu istrahat ya.. nanti akan aku kabari lagi.. " jawab nya


" Mmm.. iya risa aku harap kamu tidak bohong dengan ku.. " senyum Xena dan membalas pegangan tangan Risa.


Sementara di club xx terlihat Ben, Ryan dan Rio sedang duduk dan menikmati wine nya.

__ADS_1


tampak juga para wanita wanita bar yang seksi dan manja sedang bergelayut di sisi mereka bertiga.


" keluar lah aku tidak mau ada wanita di samping ku.. " ucap Ben tiba tiba ketika ia ingat akan kata kata Xena yang menganggap nya punya selera rendah karena menyukai wanita bar.


" what.. lo kenapa Ben.. " tanya Rio


" bukan urusan lo gw lagi males, " ucap nya dingin


wanita itu pun keluar, Ben pun terus berfikir kembali , Xena memang telah mengganggu pikiran nya selama ini. ia tak tahu apa yang membuat nya berfikir terus apakah karena rasa bersalah atau apa, ia pun tak tau .


" yo .. jadi selama ini lo tau kalau Xena dinas di RS bokap lo.. " tanya Ryan tiba tiba


Ben pun menatap wajah Rio dengan sorot mata yang tidak bisa di artikan.


" ah.. itu gw juga baru tau, hanya saja belum sempat gw bilang kalian udah jumpa sama dia " jawab nya ringan dan berbohong.


" oh ya bukan karna hal lain.. " tanya Ben dingin


" come on bro.. lo kenapa, bukan nya lo sedang menunggu dia, kenapa sikap mu seolah olah berbeda dengan Xena... " tegas Rio


" gw hanya tidak suka ada penghianat di dalam persahabatan kita " tatap ben ke Rio


" hahaha ben.. jika pun gw menyukai Xena kamu tidak bisa melarang ku " tegas nya kembali


Ben tidak menjawab dia hanya diam dan mengalihkan pandangan ke arah yang tak tertuju. Ada rasa kesal di dalam dada nya.

__ADS_1


Tak lama ben beranjak dari sofa nya dan berjalan pulang. Malam ini ia membawa mobil sport merah nya.


drrrtttt......


" ya mom.. ben lagi di luar.. " jawab ben menerima panggilan tersebut yang ternyata adalah mama nya.


" besok malam ke rumah ya makan malam di rumah, ada yang ingin mama bicarakan.. " saut suara dalam telpon tersebut


" ya nanti ben usahakan ma.. "


tuuutt....


Ben tampak berfikir gusar, seketika ia ingat akan wanita yang selama 4 Tahun ini yang ia tunggu.


jennie aku sudah menjadi seperti apa yang kau mau, lalu kenapa kau tidak kembali, kapan kita akan bersama lagi jen....


Ya jennie adalah mantan pacar nya Ben yang sudah meninggal kan Ben 4 tahun lalu.


Jennie yang meminta putus dari Ben karena ia malu punya pacar yang hanya seorang wakil direktur di perusahaan kluarga cakraguna.


Ia meminta Ben harus bisa menjadi seorang CEO yang terkenal dan kaya raya karena ia adalah model papan atas yang populer.


Ben pun menatap foto nya dan jennie di layar HP nya.


__ADS_1


"aku rindu padamu mu jen.... "


gumam nya pelan


__ADS_2