The Young Agent

The Young Agent
Mimpi Buruk


__ADS_3

Baru dua suap bubur yang masuk dalam mulut Dern, tiba-tiba Dern merasa mual dan hampir memuntahkan makanannya. Rico semakin merasa kasihan pada Dern.


"Pah udah pah Dern udah mual banget,, "


"Ya udah, sekarang kamu minum obat yah terus nanti kamu istirahat"


"I,, ii,, iya pah"


Rico menghentikan suapannya dan memberikan minum juga obat pada Dern.


Meskipun Rico adalah seorang agen tapi dia tetaplah seorang ayah yang akan sangat menyayangi anaknya dengan tulus.


Rico segera menidurkan Dern dan keluar dari kamar Dern.


"Dern,, kamu istirahat dulu ya papah akan keluar"


"Iya pah, papah juga jangan lupa istirahat yah?"


"Iya papah pasti istirahat"


Dern mulai tertidur akibat obat yang ia minum.


Rumah Dern yang begitu besar dan mewahnya kini terlihat sepi, semua agen telah kembali ketepat tinggalnya masing-masing. Saat hari mulai gelap, rumah itu tetap terang disinari oleh cahaya lampu disetiap sisi dan sudutnya.


Walaupun rumah itu berada di sebuah perumahan yang cukup ramai, namun tidak ada yang terlihat mencurigakan. Bahkan orang yang tinggal di area perumahan tersebut pun tidak tau bahwa yang menempati rumah itu adalah seorang ketua agen. Ketika diadakan pertemuan pasti akan banyak sekali agen yang berdatangan, namun bukan agen namanya kalau mereka terang terangan melewati jalur umum yang nantinya dapat membongkar identitas mereka. Ada jalur tersembunyi menuju rumah tersebut yang hanya diketahui oleh para agen, rumah itu juga berfasilitas canggih ala agen yang tidak disadari oleh orang sekitar.


Rumah Dern hanya akan ramai jika ada sebuah pertemuan agen. Dan malam ini kebetulan tidak ada pertemuan, sehingga rumah Dern sangat sunyi. Ditambah lagi Rico yang sedang keluar untuk memeriksa keadaan perusahaan miliknya. Sehingga dalam rumah itu hanya tertinggal Dern dan beberapa penjaga.


Dalam kamarnya, Dern sedang tertidur pulas. Hal itu mungkin efek dari obat tidur yang ia minum.


Namun ditengah tidurnya, seperti ada sesuatu yang mengusiknya. Terlihat dari raut wajahnya yang tiba tiba saja berubah. Keringat mulai bercucuran, dan tangan menggenggam meremas selimut yang menutupi setengah tubuhnya.


Ya,, mimpi buruk muncul dalam tidur Dern. Tidurnya menjadi tak tenang. Ada ekspresi takut yang tergambar dalam wajahnya. Dern seperti merasakan takut yang luar biasa.


Dalam mimpinya Dern terkurung dalam ruangan yang gelap. Sangat gelap hingga ia tidak dapat melihat apapun. Dern berteriak memanggil ayahnya, namun tidak ada sedikitpun jawaban.


Dern berjalan dan terus berjalan, hingga ia menemukan sebuah pintu. Ia memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut walaupun ada rasa ragu dihatinya.

__ADS_1


°Dalam dunia nyata°


Rico telah kembali ke rumah. Mobilnya mulai memasuki gerbang. Rico turun dari mobil dan melangkah kedalam rumah. Ia menanyakan keberadaan Dern kepada penjaga yang ada di dalam rumah, hingga akhirnya ia tau bahwa Dern masih tidur dikamarnya.


Rico duduk disofa sambil melihat sebuah foto yang ia keluarkan dalam kantongnya. Dalam foto itu ada gambar seorang wanita yang sedang tersenyum. Tetapi justru Rico terlihat sedih memandang foto itu.


Entah apa yang sedang terjadi pada Rico, hingga sebuah foto mampu membuat hatinya seperti teriris. Setelah puas memandang foto itu, akhirnya Rico memasukkannya kembali kedalam kantong jasnya. Kemudian menyandarkan tubuhnya kesofa.Saat itu para penjagapun dibuat bingung dengan kelakuan bosnya yang tidak seperti biasanya.


Disisi lain, Dern masih terjebak dalam mimpi buruknya itu.


°Dalam mimpi Dern°


Dern membuka pintu perlahan. Dan betapa terkejutnya ia dengan apa yang dilihatnya.


Apa yang Dern lihat?


Dern melihat ayahnya sedang berhadapan dengan seorang wanita yang tak dikenalnya ataupun dilihatnya. Dalam mimpi Dern itu ada juga balita laki-laki yang sedang digendong oleh wanita tak dikenal tersebut.


Masing-masing dari mereka memegang pistol yang siap untuk menghabisi lawannya. Dan yang paling mengejutkan adalah ketika mereka saling menodongkan pistol kepunyaan mereka, ayahnya pun terlihat akan menembak wanita yang membawa balita tersebut.


Dern pun mencoba untuk mendekati mereka. Namun mereka justru sudah siap untuk menarik pelatuk pistolnya masing-masing. Dern mencoba untuk mempercepat langkahnya. Dan 'DOR,, DOR', Dern pun berteriak. Ternyata Dern berteriak bukan hanya dalam mimpi namun juga di dunia nyata dalam tidurnya. Dern berteriak sangat keras.


Dern pun terbangun dari tidurnya dengan berposisi duduk


Dern terbangun dengan keringat yang bercucuran tatapan mata kosong jantung berdebar debar juga nafas yang tersengal sengal. Mungkin Dern sangat shock dengan mimpi buruk yang dialaminya itu.


Rico yang sedang beristirahat dilantai bawah mendengar teriakan Dern dan bergegas ke lantai atas dalam keadaan panik. Rico langsung bergegas menuju kekamar Dern dan langsung masuk tanpa mengetuk ataupun permisi.


Rico melihat keadaan Dern dan langsung menghampirinya. Rico langsung bertanya pada Dern tentang apa yang sebenarnya terjadi karena Rico takut kalau sampai Dern diserang oleh seseorang.


"Dern kamu kenapa Dern? "


"Jawab pertanyaan papah Dern,"


Dern tetap tidak menjawab dan hal itu semakin membuat Rico cemas


Rico memutuskan untuk memberikan minum yang ada diatas meja pada Dern agar ia bisa tenang.

__ADS_1


"Ini kamu minum dulu, "


Dern pun menenggak minuman itu sampai habis.


"Sekarang atur nafas kamu, tenangin diri kamu, "


Dern perlahan lahan menjadi lebih tenang. Melihat Dern sudah lebih tenang, Rico kembali menanyakan kejadian yang menimpa Dern tadi.


"Nah sekarang sudah tenang kan? "


Dern hanya mengangguk


"sekarang coba kamu ceritain ke papah kenapa kamu tadi teriak?Apa ada yang menyerang kamu? "


"Huh huh ,,, engga kok pah mm tadi,,, tadi Dern cuma mimpi buruk"


"Mimpi buruk? Mimpi buruk apa? "


Dern pun menceritakan mimpi buruk yang ia alami dari awal sampai akhir. Rico juga menyimaknya dengan baik. Namun saat menceritakan tentang penembakan yang dilakukan oleh ayahnya pada seorang wanita, tiba tiba Rico terdiam dan melamun. Pikirannya melayang. Entah apa yang sedang Rico pikirkan hingga ia gagal fokus mendengarkan cerita dari Dern.


"Pah,, pah?? "


Rico masih melamun, sehingga Dern menepuk bahunya dan Rico pun tersadar.


"Pah, sebenarnya maksud dari mimpi ini itu apa si? kenapa papah bisa ada didalamnya? "


"Mm mm papah ga tau,, mendingan sekarang kamu tidur lagi yah supaya kamu cepet pulih"


"Tapi pah Dern ga bisa tidur kalo belum tau maksud mimpi ini, papah pasti tau kan? "


"Dern kan papah udah bilang kalo papah itu ga tau masalah mimpi buruk kamu itu, ya mungkin itu efek obat. Udah kamu jangan macem macem ga usah pikirin hal hal yang penting kaya gitu"


"Tapi pah,,, "


"DERN! Udah cukup, kalo papah bilang udah ya udah sekarang kamu tidur ga perlu pikiran yang aneh aneh cukup tidur dan istirahat yang cukup"


Bentakan Rico membuat Dern terkejut. Karena merasa salah tingkah Rico langsung pergi tanpa permisi.

__ADS_1


Begitu juga dengan Dern yang sudah bersiap untuk kembali tidur. Namun dalam hatinya, Dern masih penasaran dengan mimpi buruknya itu apalagi dengan sikap ayahnya yang tiba tiba berubah seperti tadi.


*) tolong dibantu ya, like and coment. Terimakasih


__ADS_2