
Keesokan harinya Dern bergegas bersiap siap untuk mulai menjalankan misi walaupun dengan keadaan yang masih belum pulih sepenuhnya. Dern membawa semua peralatan yang dibutuhkan baik dalam misi maupun untuk dirinya sendiri.
Dern terlihat tampan juga rapi menggunakan seragam sekolahnya dengan gaya rambut sesuai trend. Di ruang makan Rico sudah menunggu Dern.
Saat Dern tiba di ruang makan, ia langsung menuju ke kursinya untuk sarapan. Saat itu suasana menjadi hening tidak ada di antara mereka yang membuka pembicaraan sampai mereka selesai makan.
Dern berangkat sekolah diantar oleh agen yang sudah ditugaskan, Rico juga pergi kekantonya untuk bekerja.
°Dalam mobil°
Eric sedang menjelaskan teknis yang harus dilakukan dalam misi. Namun bukannya mendengarkan, Dern justru melamun.
"Jadi Dern kamu paham kan? "
"Dern? Deern? "
"DERN! "
"Eh iya om"Dern terkejut
" Kamu sudah paham kan? "
"Iya om sudah"
"Dern?? "
"Iya om, apa sudah sampai? "
"Belum, om cuma mau tanya kamu tu kenapa sih kok kaya lagi banyak pikiran gitu"
"Eng,, engga kok om Dern cuma lagi gugup aja kan nanti bakal masuk kesekolah baru"
"Beener nih,, bukan karena ada masalah lain?"
Setelah beberapa 15 menit perjalanan akhirnya Dern sampai disekolahnya. Bersamaan dengan itu Lily pun tampaknya sudah menuju tempat parkir.
"Dern nanti kamu akan dijemput lagi sama om, jadi kamu jangan sampai kemana-mana dulu tunggu om"
"Loh emangnya aku ga dikasih motor buat pulang sendiri kan lebih enak, jadi ga perlu nungguin om"
"Untuk saat ini belum Dern, karna kamu masih dalam pemulihan dan akan sangat berbahaya jika kamu mengendarai motor sendiri"
"Tapi om, Dern janji kok bakal hati hati"
"Maaf ya Dern tapi ini sudah keputusan ketua yaitu ayah kamu sendiri"
"Ya udah lh,,,, daah om"
Dern pun mulai masuk kedalam lingkungan sekolah dan menuju ke ruang KepSek. Ternyata Dern menggunakan kamera di kancing bajunya untuk melakukan pengintaian. Selain itu Dern juga menggunakan sepatu yang biasa dipakai dalam misi dan ada juga senjata tersembunyi untuk berjaga-jaga. Dan tidak lupa ia membawa jaket dan pakaian yang akan ia gunakan untuk misinya.
°Dalam ruang KepSek°
Dern sedang duduk dikursi menunggu Lily yang akan menjadi wali kelasnya. Hari ini adalah hari pertama Dern masuk di SMP N 12 Cayakali. Sekarang dia duduk di kelas 8A yang termasuk kelas unggulan.
Dern menuju ke kelas 8A bersama Lily. Saat itu sedang dilakukan kegiatan Literasi, jadi sekolah terlihat sepi. Dan saat sudah ada didepan kelasnya Lily meminta agar Dern menunggu diluar sampai ia panggil.
"Dern kamu tunggu diluar sampai tante panggil ya"
"Apa kamu sudah siap? "
__ADS_1
Dern mengangguk pelan
"Dan satu lagi, apa kamu bisa untuk bersikap lebih baik pada teman temanmu, bersikap sedikit ramah dan yang pasti jangan terlalu dingin? "
Dern hanya diam. Ya, Dern adalah sosok yang pendiam dingin tidak banyak bicara namun dalam misi dialah pakarnya.
"Ya baiklah tante tau apa maksud dari diamnya dirimu"
°Dalam kelas°
Lily masuk kedalam kelasnya untuk mengadakan perwalian. Saat Lily masuk semua pandangan murid tertuju padanya. Saat sudah berada di depan tengah kelasnya, ia pun mulai berbicara.
"Anak anak sudah cukup ya literasinya sekarang ibu akan mengadakan perwalian"
"Iyaaa Buu" Jawab semua murid secara serentak
"Oh ya tapi sebelumnya ibu akan perkenalkan teman baru pada kalian"
"Siapa bu"Tanya Risa
" Cowok atau cewek bu? Cowok aja ya bu"
"Sabar ya,, ibu akan panggil dia"
"Dern,, kamu boleh masuk sekarang"
Dern mulai memasuki ruang kelasnya. Semua murid memperhatikan baik baik. Semua menganga melihat Dern masuk. Kenapa ya? ya karena ganteng dong.
Dern mulai mendekati Lily.
"Ya jadi ini teman baru kalian"
"Siapa namanya bu? Ganteng banget"Angel memulai kecentilannya
"Alah mulai deh mis. centil"Sahut Lisa
"Apa si lo Lis sewot aja"
"Udah udah kalian ga perlu ribut "
"Maaf bu"serentak
" Nah sekarang, kenalkan diri kamu "Dern mengangguk
" Namaku Dern Ernest, kalian bisa panggil aku Dern. Terimakasih "
"Eh tunggu, minta no kamu donk. Minta juga akun fb ig dan yang lainnya"
Tanya Angel dengan nada merayu
"No HP aku +62*******************. Dan mengenai berbagai akun, aku ga punya akun apapun"
"Kalau begitu silahkan kamu duduk disitu"
Lily menunjukkan kursi kosong di sebelah Leo di meja paling depan.
Dern pun segera duduk dikursinya. Bel tanda dimulainya pelajaran berbunyi dan semua kelas sedang ada kegiatan belajar mengajar kecuali kelas Dern. Oleh karenanya di saat pertama masuk sekolah Dern langsung merasakan jam kosong, kelasnya pun menjadi gaduh seketika.
Dern mendapat informasi dari agen yang mengawasinya dari jauh.Ia mendapat informasi melewati headset yang tak terlihat. Dari informasi itu Dern diarahkan untuk keluar kelas. Dern hendak keluar kelas tetapi terhalang.
__ADS_1
"Eh tunggu dulu,, kita kan belum kenalan. kenalin namaku Leo" Leo mengulurkan tangannya
"Ya aku Dern" menjabat tangan Leo.
Dern berdiri dan segera keluar kelas, namun tiba tiba Angel mendatanginya.
"Halloo Dern sayang"sapa Angel yang begitu centil
"Hm??? sayang? " Dern bergumam karena dia pun bingung harus bagaimana.
"Ntar ngantin bareng yuk"
" Ngga makasih "
"Iih kok kamu gitu si, kenapa kamu dingin banget sama aku? "
"Ngga aku biasa aja kok" Jawab Dern singkat
"Maaf aku mau kebelakang"
"Ya udah kalo gitu aku temenin ya biar kamu ga nyasar"
"Ih lo beneran mau nemenin Dern, lo kan cewek"
"Ih apaan si Leo ikut campur aja, bilang aja kalo kamu iri"
"Ih amit amit dah"
"Yeeeehhh"
Dern kembali bergegas untuk pergi, namun tanpa sengaja ia menabrak Sely juga Lisa.
"Aw eh liat liat dong ka,,,, eh Dern maaf ya tadi aku kira kamu siapa, mana ada yang sakit ga?"
"Engga maaf aku buru buru" Dern mencoba menerobos Sely dengan Lisa yang menghalangi jalan Dern
"Eh tunggu dulu,,, tadi kan kamu udah nabrak aku sama temen aku jadi sebagai permintaan maaf kamu ke aku, kamu harus mau ngantin bareng sama aku" tangan Sely menggenggam pergelangan tangan Dern
"Maaf aku ga bisa, permisi"Dern melepaskan genggaman Sely padanya dan kembali melangkah, namun kini giliran Lisa yang menghentikan Dern
" Eh ntar duluu,, kamu kenapa si genteng ganteng kok dingin amat. Kenalan dulu dong aku Lisa dan ini Sely. kalo kamu butuh apa apa tinggal bilang ke aku aja yah"
"Eh kalian ngapain dekatin gebetan gua, Dern itu punya gua jadi kalian jangan berani deketin dia" bentak Angel
"Eh kalian kenapa si kok pada berantem cuma gara gara anak baru ini, mending sama aku aja" sela Beno
"Ih ogah" jawab mereka serentak
"Ahahahahahah makan tu ogah dari mereka, baru kali ini lo dikalahin apalagi ama anak baru,, enak kan? hahahah"Leo mengejek Beno
"Leo! diem lo gua hajar lo biar tau rasa. Dan lo Dern awas aja nanti gua bakal bikin perhitungan ke lo" Beno pergi dengan amarahnya.
Setelah Beno pergi, Dern kembali diperebutkan. Bersamaan dengan itu Dern mendapat informasi kalau kali ini ia gugur menjalankan tugas pertama dan hal itu membuat Dern emosi.
"Udah cuukuuup, aku bilang cukup! "
Dern akhirnya memutuskan untuk kembali duduk di kursinya dengan muka yang amat sangat kesal.
Angel dan lainnya pun kembali ketempat duduknya masing masing karena takut dengan kemarahan Dern.
__ADS_1
Waktu sudah menunjukan pukul 15.20 sekolah sudah sepi hanya tinggal Dern yang masih menunggu Eric menjemputnya. Dern kecewa karena gagal menjalankan tugas.
*) Jangan lupa dengan like and coment ya, Terima kasih.