Toxic Relationship With My Ex Boyfriend

Toxic Relationship With My Ex Boyfriend
episode 12


__ADS_3

saat sampai villa Adam dan Valerie mencari yang lain mereka melihat Maria dan Ana sedang berenang di kolam renang sedang kan saat Adam dan Valerie masuk ke dalam mereka melihat adegan dewasa antara Lia dan pacarnya , refleks Adam mengajak Valerie pergi menjauh , akhir ya Adam dan Valerie berada di dapur bersih yang ada di samping kolam renang , Adam mengambilkan jus jeruk untuk dirinya dan Valerie , Valerie melihat Ana dan Maria yang begitu asyik berenang , " dam aku mau berenang dulu iya " kata Valeri namun adam melarangnya " jangan " itulah yang keluar dari mulut Adam secara alami .


" hah ! kenapa?" tanya Valerie heran


" iya aku takut khilaf val, tubuhmu itu " jawaban Adam dia tak sanggup meneruskannya dan memilih memalingkan wajahnya yang merona dari Valerie , Valerie tertawa mendengarnya apalagi melihat ekspresi Adam sungguh lucu sekali menurut dirinya .


Sampai sore hari mereka kembali ke pantai untuk melihat sunset , Valerie dan Adam berada di rooftop sambil melihat matahari terbenam serta angin yang menerpa memberikan pancaran diri Valerie begitu cantik , Adam merapatkan dirinya pada Valerie " val , aku boleh meminta satu hal padamu " tanya Adam begitu hati-hati " iya katakanlah " ucap Valerie .


" bolehkah aku ?" sambil menunjuk kearah bibirnya , valerie mengerti apa yang di inginkan Adam tapi beberapa saat valerie terdiam membisu " jika kamu tidak bersedia aku tak masalah " imbuh Adam " boleh " jawab Valerie , Adam kaget sekaligus senang mendengarnya , Adam memeluk tubuh Valeri erat sedangkan Valerie mengalungkan tangannya pada leher Adam , meski awalnya ragu saat Adam mendekatkan wajahnya pada wajah wanita yang di cintanya , valerie memejamkan mata, hati Adam berbunga-bunga saat mendapatkan apa yang dia inginkan , meski awalnya terlihat canggung namun lama kelamaan keduanya terlarut dalam suasana , Adam meraih tengkuk Valerie lalu menyesap hingga lidahnya mengabsen tiap gigi Valerie, beberapa saat Adam melepaskan tautan mereka dan membiarkan Valerie mengatur nafas ,kini Adam beralih pada leher jenjang Valerie di hirup nya aroma stroberi dari tubuh Valerie " Adam please jangan beri tanda nanti Manu curiga " seru Valerie untuk tidak membiarkan Adam menyesap dan menggigit lehernya lebih dalam, mendengar itu Adam sedikit kecewa dia sadar akan statusnya namun dia tetap melanjutkannya , tali bikini Valerie merosot ke lengannya Adam semakin turun kebawah , wajahnya tepat diantara gunung kembar Valerie , sebelah tangannya meremas gundukan itu terlihat tak muat di telapak tanganya lalu mulutnya menghisap puncak nya dan sesekali menggigit puncak gunung itu "mmhh " Valerie menikmati perlakuan Adam padanya , ada melakukan hal itu secara bergantian, hingga tanganya mengelus paha Valerie " Valerie menggoyangkan tubuh Adam yang sedang melamun" Adam " gertak Valerie membuat Adam tersadar jika tadi hanya khayalannya saja namun terasa nyata .


"ayo kita turun, yang lain sudah menunggu di bawah " ajak Valerie sambil berjalan menuju lantai dasar sedang dirinya mengacak rambut serta mengusap wajahnya "astaga , bisa - bisa nya aku membayangkan hal seperti itu di depan Valerie " Adam segera turun menyusul Valerie dan yang lain .


Setelah makan malam mereka pun , mengemasi barang mereka semua dan pulang . Valerie terlihat letih di dalam mobil, bersandar di tepi jendela serta memilih memejamkan matanya . sedangkan Adam jelas masih terngiang-ngiang akan kejadian yang baru saja dia lewati bersama Valerie tepatnya khayalan dirinya bersama dengan Valerie .


" maaf Valerie karena membuat mu menjadi objek fantasi ku " pikirnya sambil menatap Valerie yang tidur .


Valerie tiba jam 9 malam, di dalam Manuel sudah menunggunya , saat Valerie akan memasuk ke kamarnya .


" dari mana saja ! kenapa jam segini baru pulang?" tanya Manuel terlihat kesal .


" aku kan sudah bilang aku keluar dengan teman-teman ku , aku ingin jalan-jalan dan berlibur seperti yang lain " jawab Valerie .


" kenapa tidak meminta ijinku terlebih dulu ? kamu pergi seperti seorang pencuri saja " terang Manuel.

__ADS_1


"memang kamu akan mengijinkan ku? sudahlah Manu aku capek dan malas berdebat dengan mu" sindir Valerie .


" Valerie " bentaknya Manuel tidak suka dengan sikap Valerie yang mengabaikannya namun dia masih tahan mungkin dia sedang balas dendam pada Manuel karena pulang larut malam .


" tahan Manuel , kamu harus sabar " batinku.


Manuel menyusul Valerie ke dalam kamar , lalu memeluk Valerie " maaf iya , aku cuma khawatir saja lagipula jika kamu bilang padaku ingin pergi berlibur aku pasti akan mengabulkannya " Valerie mendorong tubuh Manuel menjauhi tubuhnya , Manuel merasa aneh dengan sikap Valerie seakan Valerie menjaga jarak dari dirinya .


" itu beda Manu, aku ingin menghabiskan waktuku bersama dengan teman-temanku apalagi sebentar lagi kami akan berpisah " jawab Valerie.


" oh begitu , iya sudah istirahatlah " kata Manuel lalu meninggalkan Valerie di dalam kamar .


Ketika Manuel sudah pergi, Valerie langsung menghubungi Adam dan memberitahu Adam jika dirinya sudah pulang dan mengatakan jika Manuel tidak memarahi dirinya , seusai menghubungi Adam , valerie langsung menghapus semua riwayat panggilan dan chat nya pada Adam berjaga-jaga jika Manuel memeriksa ponsel miliknya tanpa sepengetahuan Valerie .


di dalam kelas , Valerie sedang mendengarkan dosen yang menerangkan pelajaran di depannya namun Adam malah melihat ke arah valerie dan terus memandangnya hingga sebuah balok penghapus mengenai kepala Adam dan membuatnya meringis kesakitan sekaligus malu karena seisi kelas menertawakannya begitu pula Valerie .


" makanya kalo di kelas jangan melamun " bisik Valerie tepat di telinga Adam , hembusan nafas hangat Valerie juga dapat dia rasakan membuat sekujur tubuhnya memerah .


sepulang kuliah , Valerie mengirim pesan pada Manuel jika dirinya ada tugas kuliah bersama teman nya jadi akan pulang terlambat , memang benar yang di katakan Valerie namun dia tidak memberitahu jika dia mengerjakan tugasnya bersama Adam .


" mau mengerjakan tugas di mana val ?" tanya Adam saat berjalan bersama Valerie , Valerie juga bingung karena jika mengerjakan di luar dia takut bertemu Manuel atau teman Manuel , kalau mengerjakan di apartemen Valerie dia juga takut Manuel datang ke tempatnya .


" terserah kamu aja dam " jawab Valerie bingung .

__ADS_1


" kalo ke rumah ku saja bagaimana?" tanya Adam , " boleh " jawab Valerie cepat .


sesampainya di rumah Adam, nampak begitu sepi hanya ada beberapa pembantu yang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing .


" duduklah , anggap saja rumah sendiri " kata Adam pada Valerie , Valeri pun segera duduk di kursi ruang tamu itu .


beberapa pembantu mengintip Adam dan Valerie membuat Adam risih lalu mengajak Valerie masuk ke dalam kamarnya . Valerie jadi semakin bingung dengan tingkah laku Adam .


" dam , kamu kenapa sih " Tanya Valerie .


" sorry val , aku takut karena ulah mereka kamu jadi merasa gak nyaman " jawab Adam merasa canggung .


" gak apa-apa kok tenang aja " jawab Valeri yang duduk di kursi belajar Adam dan mengamati buku-buku yang tertata rapi di meja itu .


Meski sudah lama berteman tapi Adam tidak pernah mengajak Valeri dan yang lain ke rumahnya karena orang tuanya sering keluar negeri dan Adam jarang di rumah , Adam sering tidur di asrama .


keduanya duduk bersebelahan dan mengerjakan tugas mereka bersama terkadang mereka juga bersenda gurau dan menjahili satu sama lain.


hari mulai gelap, Adam mengantar Valerie pulang setelah mengajaknya makan malam .


" makasih iya " ucap Valerie pada Adam , Adam mencium kening Valerie sebelum Valerie turun dari mobilnya , Valerie langsung bergegas keluar dan masuk ke dalam tempat tinggal Manuel , meski Valerie tidak keberatan namun Adam jelas tahu jika Valerie merasa canggung padanya.


.

__ADS_1


__ADS_2