Toxic Relationship With My Ex Boyfriend

Toxic Relationship With My Ex Boyfriend
episode 38


__ADS_3

Setelah upacara pernikahan selesai Valerie dan Manuel pergi ke hotel yang sudah di siapkan oleh orang tua mereka.


Valerie masuk ke dalam kamar dan segera menghapus make up nya dan melepas aksesoris di tubuhnya , sedangkan Manuel masih berada di kamar mandi untuk membersihkan diri .


Valerie membuka lemari untuk mencari pakaian ganti , namun saat membuka Valerie sangat kesal karena di dalam hanya berisi lingerie dan baju tidur seksi tentu saja Valerie enggan memakainya apalagi jika sampai Manuel melihatnya pasti dia tidak akan bisa menahan diri .


Manuel telah keluar dari kamar mandi , dia melihat Valerie yang memilah baju yang bisa dia gunakan , hingga tersisa baju yang lebih tertutup di bandingkan yang lain namun tetap saja masih terkesan seksi .


Valerie pun masuk ke kamar mandi membersihkan dirinya , dan saat keluar dia berusaha menutupi nya dengan handuk tapi karena dirinya tidak melihat Manuel di kamar Valerie melepaskan handuk yang menutup tubuhnya .


Valerie mengeringkan rambutnya yang masih basah , tanpa sadar Manuel telah berdiri di belakang Valerie , memandangi tubuh wanita di hadapannya yang sekarang telah resmi menjadi istrinya .


Manuel membantu Valerie mengeringkan rambut tentu saja Valerie langsung menolak dan menjauh dari Manuel " val kita sudah sudah menikah apa begini sikapmu pada suami kamu? atau kamu mau melihat pria itu semakin menderita karena mu ?" ujar Manuel , Valerie mendekati Manuel menarik baju Manuel " apa yang kamu lakukan padanya hah " Valerie sungguh kesal setiap kali Manuel akan mengancamnya dengan Malvin , tapi jika dia tetap membantah Valerie takut Manuel akan benar-benar berbuat jahat pada Malvin apalagi Malvin tidak dapat dihubungi .


" kamu berani membentak suami mu demi pria lain? kurasa kamu harus di beri pelajaran agar lebih menghormati ku sebagai suami kamu" Manuel langsung menyeret Valerie dan melemparnya ke atas kasur, Valerie berusaha kabur namun tangannya di ikat oleh Manuel pada pinggiran ranjang dengan dasi milik Manuel " Manu lepas gak atau aku akan teriak " ancam Valerie , Manuel tertawa mendengarnya" kamu kira akan ada yang datang ? ingat kita sudah resmi menjadi suami istri baik di mata hukum maupun di mata tuhan dan kamu juga sudah bersumpah Valerie jadi kamu harus bisa menghormati ku sebagai seorang suami dan melayani ku kamu paham " jelas Manuel dengan suara yang keras dan kasar , membuat Valerie merasa ketakutan .


Manuel mendekatkan wajahnya pada wajah Valerie tentu saja Valerie berusaha menghindar , Manuel berbisik di telinga Valerie " kamu tahu kan aku bisa melakukan apa saja jika kamu masih berani menolak ku " Valerie hanya bisa menangis saat Manuel memaksa melakukan hubungan suami istri dengannya namun Valerie tahu betul jika dia terus menolak Manuel akan lebih menyiksanya lagi .


Pada akhirnya sentuhan Manuel membuat Valerie terhanyut dalam permainan Manuel , hingga tidak tahu sudah kali ke berapa mereka melakukannya . Manuel menyeringai puas dengan kemenangannya membobol pertahanan Valerie .

__ADS_1


di lain tempat , Malvin sedang mengurus masalah kebakaran di gudang obat milik ayahnya , masalah datang begitu saja membuatnya tidak ada waktu untuk berpamitan dengan Valerie dan juga tidak dapat mengganti ponselnya yang rusak karena terjatuh , dia sibuk mengurus beberapa pegawai yang mengalami luka bakar karena terjebak di gudang tersebut tak hanya itu Malvin juga sibuk mengurus biaya pemakaman jenazah korban yang meninggal akibat kebakaran dan juga biaya ganti rugi yang di berikan perusahaan pada keluarga korban .


Malvin berusaha menyelesaikan masalahnya agar bisa segera kembali dan menemui Valerie untuk memperkenalkan Valerie pada sang ayah , Malvin telah menyiapkan sebuah cincin untuk melamar Valerie sebagai pendamping hidupnya sambil memandang kotak kecil Malvin berkata "tunggu aku pulang Val, saat itu aku ingin menyatakan keseriusan ku pada hubungan kita lewat cincin ini "


Valerie memegang cincin yang telah melingkar di jari manisnya , cincin dengan bertabur berlian yang tentunya sangat mahal menjadi pengingat Valerie akan statusnya saat ini yang telah menjadi istri dari Manuel dan janji suci yang telah dia ucapkan langsung di depan pendeta menjadi sebuah kewajiban untuk Valerie patuhi meski pernikahan ini bukan kehendaknya tapi dia harus menjaga nama baik suami beserta keluarganya .


air mata nya tiba saja keluar , dia teringat dengan perkataan Adam " aku tak peduli bagaimana keadaan mu nantinya jika saat itu tiba dan ada kesempatan untuk kita bersama aku akan selalu menerima mu Valerie , meski tubuhmu tak lagi utuh sekalipun aku akan selalu bersamamu "


" kamu pembohong Adam, kamu berkata akan melindungi dan selalu bersama ku tapi kamu malah pergi begitu saja tanpa kabar , kamu berjanji akan selalu ada untukku di setiap kondisi ku baik maupun buruk tapi kamu malah menghilang dan di saat aku lelah menunggu dia datang memberi kehangatan dan kenyamanan membuat hati yang keras ini menjadi luluh , tapi siapa sangka Tuhan berkehendak lain sekali lagi aku tak bisa lepas dari masa lalu ku " batin Valerie .


Valerie hanyut dalam pemikirannya sendiri , hingga dai tak sadar Manuel telah memanggilnya berulang kali .


" Valerie ! " bentak Manuel membuat Valerie kaget .


Manuel mendengus kesal karena sikap Valerie " papa dan mama meminta ku mengajakmu ke rumah "


" bisakah besok saja ? tubuhku masih lelah aku ingin istirahat di sini Manu " pinta Valerie , Manuel juga sangat paham jika istrinya saat ini memang butuh istirahat apalagi wajah Valerie juga pucat dia tak mungkin membawanya pergi menemui keluarganya dalam kondisi seperti ini .


" baiklah kita akan menginap di sini sehari lagi " sambil mengecup kening Valerie .

__ADS_1


" terima kasih " jawab Valerie .


" apa masih sakit ?" tanya Manuel pada Valerie .


Valerie menggeleng lalu dia berkata " hanya lelah saja " lirihnya.


"Val, kita sudah menjadi suami istri aku harap kamu bisa menerima diriku seperti dulu lagi Valerie , kita mulai semuanya dari awal lagi aku tahu kamu banyak terluka oleh ku tapi aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi , tapi tolong kamu juga jangan memancing emosi ku, jangan temui pria itu lagi Valerie putuskan semua hubungan mu dengan nya aku janji tidak akan membuatnya dalam kesulitan jika kamu mau menurut padaku " ujar Manuel .


" baiklah aku akan berusaha menerima mu lagi Manuel tapi jangan menyulitkan Malvin lagi, aku juga berjanji tidak akan menemuinya lagi tapi kamu juga harus berjanji untuk tidak lagi membawa orang ketiga dalam hubungan kita , jika itu sampai terjadi aku akan meninggalkan mu lagi Manuel dan jangan harap bisa kembali , ini adalah yang terakhir " sambung Valerie .


" baiklah aku janji sayang " memeluk tubuh Valerie .


Saat ini Sila juga telah mengetahui kabar pernikahan Valerie dan Manuel dari kekasihnya Andre, Andre juga menjelaskan jika Valerie menikah dengan Manuel agar ayah Manuel merestui pernikahan Andre dan Sila .


" kenapa kamu tidak mencegahnya ndre ?" Sila tidak habis pikir Valerie bisa mengambil resiko benar bahkan mengorbankan kebahagiaanya demi kebahagiaan Sila .


" aku tidak bisa Sil kamu tahu sendiri Valerie keras kepala jika dia sudah menentukan sesuatu orang lain tidak akan bisa mengubah pendiriannya "


Sila mencoba menghubungi nomor Valerie namun tidak ada tanggapan dari Valerie .

__ADS_1


" Jika aku mengetahui semua ini lebih dulu aku lebih baik membatalkan pernikahan kita dari pada harus melihat sahabat ku menderita ndre " Sila menangis di dalam pelukan Andre .


" bahkan Valerie mengambil semua resiko juga karena dia tidak mau sahabatnya sedih , semua sudah terjadi Sila, jangan sampai pengorbanan yang Valerie lakukan sia-sia , mungkin saja lama kelamaan Manuel akan berubah dan tidak lagi menyakiti Valerie " Andre berusaha menenangkan calon istrinya itu .


__ADS_2