Toxic Relationship With My Ex Boyfriend

Toxic Relationship With My Ex Boyfriend
episode 47


__ADS_3

Setibanya Valerie di rumah dia sungguh merasa kesal akibat ulah Anita dan teman-temannya namun kekesalannya hilang saat Sila tiba-tiba datang bersama Andre .


" Hai Sila kok kamu gak bilang dulu kalau mau datang kemari?" sambil memeluk tubuh sahabat tercintanya itu .


" Andre yang melarang katanya biar jadi kejutan " Valerie segera mengajak Sila masuk ke dalam kamarnya setelah bersalaman dengan ibu Manuel , Valerie tidak peduli dengan Andre lagi yang terpenting sekarang dia bersama sahabatnya .


di dalam kamar Valerie,


" wow, sekarang kamu jadi lebih rapi iya ? padahal kalau di rumah ku selalu aku yang merapikan " Sila sambil melihat - lihat interior kamar Valerie yang begitu mewah .


Sila yang terbiasa rusuh dia pun membuka lemari pakaian milik Valerie " astaga aku tidak menyangka jika kamu punya selera seperti ini Valerie " sambil menenteng beberapa lingerie seksi yang ada dalam lemarinya .


" ahh itu kan kamu tahu sendiri bajuku masih belum aku ambil di rumahmu terus itu baju yang Manuel sediakan untuk ku tapi aku jarang pakai kok " ujar Valerie merasa malu sampai mukanya pun memerah seperti tomat .


" hahaha , di pakai aja Val kan sayang sudah di beli tidak di gunakan " celetuk Sila sambil menggoda Valerie.

__ADS_1


" iya kalau sayang kamu aja yang pakai " Sila langsung meletakkan kembali ke tempat semula " iya gak mau lah gak bakalan menarik juga kalau aku yang pakai tapi berbeda jika kamu yang pakai val , badanmu kan lebih berisi" Valerie langsung menutupi badannya .


" gila iya kamu sil ! lain kali kalau kemari tolong bawakan bajuku juga iya " pinta Valerie .


" kenapa gak kamu ambil sendiri saja " tanya Sila .


" aku takut Manu marah lagi padaku sil " "iya iya nanti aku kemasi barang mu dan aku akan menyuruh Andre mengantarnya kemari" jawab Sila sambil mengelus bahu Valerie .


keduanya sempat mengobrol beberapa lama hingga Andre menghampiri keduanya . Andre mengajak Sila untuk pulang dan memberikan undangan kepada Valerie untuk datang ke acara pernikahan mereka yang akan di adakan dua Minggu lagi .


malam harinya Valerie tidur lebih awal , saat sedang berada di alam bawah sadarnya ada seseorang yang menyelinap masuk ke dalam kamar miliknya .


Valerie yang memang jarang mengenakan pakaian dalam saat tidur memudahkan sang pria melancarkan aksinya dia melebarkan kaki Valerie selebar mungkin dan menenggelamkan kepalanya pada inti valerie , Valerie hanya bisa mengerang menikmati perlakuan yang di berikan pria misterius itu , benda lunak bermain pad area intinya menyesap dan memainkan inti Valerie sepuasnya hingga tanpa sadar Valerie melepas gaunnya sendiri membuat dirinya tanpa mengenakan apapun , gairahnya sampai menutupi akal sehatnya sampai membuatnya tidak bisa melihat dengan jelas siapa pria yang berada di atasnya matanya seakan berkabut dan menatap sayu kearah pria itu berharap segera melanjutkan ke permainan selanjutnya .


Sang pria pun langsung memasuki inti Valerie dengan sekali usaha dan menggerakkan tubuhnya dengan cepat membuat Valerie merasa di terbangkan ke awan , penyatuan serta erangan mereka menciptakan bunyi yang menggema di ruangan itu tubuh Valerie ikut bergerak seirama gerakan pria yang berada di atasnya tak lupa sang pria memainkan ujung bukit dengan tangannya.

__ADS_1


pria itu membalikkan Valerie hingga kembali memasuki nya lagi membuat Valerie sampai meremas sprei miliknya, menahan rasa sakit serta nikmat yang datang bersamaan, tak berhenti di situ sang pria juga dengan aktif memerah kedua gundukan yang berayun bebas secara bergantian sambil tangan yang lain nya menopang tubuh Valerie agar tetap pada posisinya, sudah setengah bulan Valerie tidak melakukannya akibat di tinggalkan sang suami membuatnya begitu sensitif dan ingin mencari kepuasan sendiri, dia berinisiatif membantu pria itu dengan melakukan gerakan berlawan an sampai pria tersebut mencapai puncaknya .


Sang pria membelai lembut pipi Valerie yang sudah lemas akibat ulahnya dan memeluknya erat sebelum dia tertidur .


Keesokan paginya Valerie terbangun, melihat sekeliling kamarnya dan mengingat kejadian semalam membuatnya langsung terduduk, pasalnya suaminya masih belum pulang dari luar negeri " siapa yang telah bercinta denganku semalam " Valerie sungguh bodoh dia terlalu terbakar birahi hingga larut dalam buaian pria misterius itu.


Suara pintu di buka , Valerie langsung menutupi dirinya dengan selimut dan mengintip siapa yang memasuki kamarnya .


" Manu" pekik Valerie saat mengetahui jika suaminya sudah berada di rumah .


" ka kapan kamu kembali ?" tanya Valerie sambil menutupi dirinya dengan selimut , Valerie begitu panik takut jika sang suami tahu jika dirinya telah tidur dengan pria lain.


" em tentu saja tadi malam , bukannya kamu sudah tahu aku pulang ? bahkan kita berdua sudah tidur ber" sebelum Manuel selesai mengatakan ucapan Valerie langsung memeluk tubuh Manuel " untung saja itu kamu , sungguh aku takut jika itu bukan dirimu Manu" tanpa peduli kondisinya saat ini yang tak tertutupi oleh apapun " jadi maksud kamu , semalam kamu tidak mengenali suamimu sendiri ? " sungguh Manuel tak percaya jika istrinya tak bisa mengenali dirinya atau mungkin karena keadaan menjadi gelap jadi Valerie tidak mengenalinya.


Valerie hanya mengangguk dalam dekapan Manuel " kita sudah bertahun-tahun bersama apa kamu sudah tidak bisa mengenali ku ? atau karena kita berpisah selama dua tahun ini jadi kamu lupa pada bentuk tubuhku " Valerie hanya bisa mengangguk saja karena jelas dia tidak ingat apalagi saat berada di tempat yang gelap " parfum mu sudah tidak seperti yang dulu " lirih Valerie mencari alasan, mendengarnya membuat Manuel tertawa.

__ADS_1


" baiklah nanti aku akan beli parfum yang biasa aku gunakan dulu , oh iya apa kamu begitu merindukan ku ? sedari tadi kamu masih memelukku sayang ? apa tadi malam masih belum memuaskan mu " sambil tersenyum mesum , Valerie langsung saja pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .


Manuel memang sengaja tidak memberitahu tentang kepulangan nya dari luar negeri karena dia ingin memberi kejutan untuk Valerie , dia sampai di rumah tengah malam kala itu juga sedang terjadi pemadaman listrik , Manuel pun mengurungkan niatnya untuk memberi kejutan pada Valerie , melihat sang istri tertidur pulas Manuel pun tak tega membangunkannya , dia pun pergi mandi tapi setelah selesai mandi , sebuah pemandangan indah di suguhkan kepadanya meski mati lampu sinar bulan menyinari tubuh Valerie yang terbalut gaun putih tipis berenda , Manuel jelas tahu jika di balik nya tidak ada penghalang apa pun membuat dirinya berdesir , rasa yang dia tahan selama setengah bulan kini membakar dirinya , perlahan Manuel merangkak naik ke atas kasur , membelai wajah sang istri walaupun Manuel hanya ingin memeluk tubuh istrinya tapi karena istrinya memberi respon yang baik akan sentuhannya akhirnya Manuel pun melakukan hal itu pada Valerie apalagi saat menghirup aroma tubuh sang istri yang menjadi candu dirinya sejak dahulu dan berkat sarang kenikmatan yang masih begitu sempit meski sudah dia coba berkali-kali membuatnya tidak bisa menahan diri untuk tidak melakukan hal lebih pada sang istri .


__ADS_2