Tuan Putri & Raja Iblis Season 1

Tuan Putri & Raja Iblis Season 1
Rencana Tersembunyi Hans


__ADS_3

Seorang pria yang tak lain dan tak bukan adalah Wayan. Dia kembali dari desa Teratai merah dengan perasaan marah, kesal dan benci. Dia menendang pintu kayu itu dengan sangat keras. Pintu itu terlepas dan terhempas dengan sangat meriah dan menakjubkan. Orang yang berkumpul didekat situ segera memalingkan kepalanya untuk melihat siapa yang tengah membuat kehebohan itu. Wayan masih mengenakan jubah hitam favoritnya. Melihat orang itu adalah orang tersebut mereka menunduk ketakutan.


"BUNUH SEMUA PENYIHIR SAMPAH ITU, JANGAN BIARKAN MEREKA HIDUP"Perintah Wayan dengan amarah yang membara.


Mereka yang berkumpul segera mengangguk mengerti. Hans yang selalu jadi penengah datang dan menggelengkan kepalanya.


"Kenapa lagi, apa gagal lagi? "


Wayan mengangguk,


Hans bertanya,


"Kenapa kau gagal? "


Wayan menjawab,


"Itu karena iblis sialan itu datang, mereka seperti lem sangat lengket dan susah dilepaskan. "


"Bagaimana selanjutnya? "


Wayan menatap sengit pada pria paruh baya itu,


"Kita buat rencana lain, hentikan sihir boneka itu. "


Hans yang ditatap sengit tidak marah, dia sangat tahu dan paham bagaimana emosi pria tersebut jadi dia mengangguk mengerti. Dia mendekat dan bertanya,


"Apa kau punya rencana lain?"


Wayan menatap dingin Hans, dia mengedipkan mata.


"Ada."


Wayan tersenyum jahat dan berkata, 


"Kali ini mari kita gunakan cara yang kasar. "


Wayan menarik paksa seorang penyihir wanita dengan kasar dan brutal. Wanita itu ditarik menuju ruangan besar yang sangat panas, asap tebal menyelimuti langit malam, bau kayu bakar memenuhi ruangan ini. Didepannya terdapat kuali yang sangat besar.


Penyihir itu menangis ketakutan dia didorong paksa oleh Wayan kedalam kuali besar yang berisi air mendidih, dia menjerit dan melolong kesakitan, suara itu awalnya memenuhi ruangan ini tapi lama kelamaan suara itu menghilang dan menyisakan keheningan malam.


Wayan sangat kesal dan marah karena usahanya gagal. Dia pikir rencananya akan sempurna tapi siapa sangka. Orang itu datang di saat-saat terakhir, hanya tinggal selangkah lagi dia bisa mendapatkan gadis itu tapi malah berakhir sia-sia.

__ADS_1


Wayan memisahkan tulang dan daging penyihir itu. Setelah daging itu terpisah. dari tulang belulangnya, mereka akan dibentuk ulang menggunakan kulit buatan. Wayan tidak suka menggunakan mayat karena mayat akan menimbulkan bau. Dia mengambil tulang dan melapisinya dengan kulit buatan, dibentuknya boneka itu dengan segenap hati, boneka itu didandani dan dipakaikan baju terbaik, Pemuda itu menatap boneka didepannya dia adalah  gadis itu. Dia mengerenyit tidak suka, ada perasaan iri dan kesal tak berujung di hatinya. Dibantingnya boneka itu dengan keras dia harus merebut gadis itu bagaimanapun caranya. Wayan meninggalkan tempat itu dan menuju lantai atas. Disinilah, biasanya pria tua itu melepas lelah dan penat. Namun,pria tua itu tidak ada disini. Wayan membuka pintu rahasia yang berada di balik lukisan bergambar bunga plum, dibukanya pintu itu perlahan, menuruni tangga satu persatu menuju ruangan bawah tanah yang gelap dan pengap. Wayan menyalakan api di tangannya menggunakan sihirnya. Api itu  menerangi ruangan bawah tanah yang gelap gulita. Ruangan ini dipenuhi dengan buku kuno yang aneh tapi terawat, buku itu ditumpuk sedemikian rupa, debu halus dan sarang laba-laba menutupi sampul buku, bau buku lama yang khas tercium di ruangan ini, meja kayu panjang disebelahnya dipenuhi tumpukan buku, ruangan ini seperti tempat belajar yang sudah lama tidak terpakai. Dari arah belakang seseorang menyerang Wayan dengan cepat, Wayan menghindar dan mengangkat sabrenya, pemuda itu maju mengayunkan pedangnya kearah leher Wayan, Pemuda itu berniat membunuh Wayan dengan sekali serangan tapi dia gagal . Wayan mundur selangkah. Pria itu maju dan hendak menusuk perutnya tapi pria itu berhasil menghindar, bunyi pedang yang bertubrukan memenuhi ruangan sempit dan pengap ini pertarungan ini sangat sengit dan seimbang. Melihat hal tersebut pria yang sadari tadi menonton pertunjukan menampakan dirinya dia mengambil sabre Wayan dan menusukannya ke dada Wayan. Wayan menatap pria tersebut tidak percaya. Dia adalah Hans sedangkan orang yang menyerangnya tadi adalah Pandu.


Pandu menginjak luka didada Wayan dengan sangat keras, Wayan mengatupkan giginya rapat-rapat, tangannya mengepal erat menahan rasa sakit didadanya. Pandu tertawa keras dan berkata,


"Bukankah malam ini sangat indah untuk mati. "


Dan kemudian memenggal kepala Wayan dengan satu tebasan, darah yang masih hangat mengalir diatas tanah. Diinjaknya kepala itu dengan kakinya dan diangkatnya kepala itu. Pandu membuka penutup wajah itu dan tersenyum licik.


"Jadi kau adalah Wayan, kupikir kau adalah orang yang setia tapi ternyata kau sama saja. Sama-sama licik dan punya rencana lain."


Hans memanggil para prajurit untuk membuang mayat itu di hutan dekat sungai yang mengalir. Supaya mayat itu bisa disaksikan oleh orang lain.


Pandu bertanya,


"Kenapa kau ingin membunuhnya bukankah dia masih sangat berguna? "


Hans menjawab,


"Itu karena dia sangat mengganggu, dia ingin mengambil gadis milik raja iblis bukankah dia sudah gila!"


Pandu menatap Hans dan tersenyum aneh.


Hans terkejut dan bertanya,


"Bagaimana kau bisa tahu namanya?apa kau mengenalnya? "


Pandu menjawab,


"Aku pernah berperan menjadi seorang kakek bijaksana dan baik hati. "


"Kenapa? "


"Karena seseorang membayarku?"


"Siapa? "tanya Hans penasaran.


"Orang dari Kerajaan Akasia. "Jawab Pandu.


Pandu merenung sejenak dan berkata dengan riang,


"Sepertinya ini akan semakin menarik, Eleena adalah gadis dari kalangan bangsawan dan memiliki janji pernikahan, tapi sepertinya Iblis itu tidak akan melepaskan gadis itu. Coba tebak siapa yang akan menang, kau akan bertaruh denganku bukan. "

__ADS_1


Hans menyipitkan matanya,ada sorot aneh di mata gelapnya yang haus akan keingintahuan yang teramat besar. Dia menyeringai seolah mendengar sesuatu yang Membuatnya menarik dan tertantang. Menurut Hans semua ini sangat aneh dan bertentangan dengan logika dan akal sehatnya, dia ingin tahu bagaimana Iblis jahat yang tidak mempunyai jejak kemanusiaan sedikitpun, membunuh manusia dengan kejam tanpa berpikir, selalu tidak peduli dengan urusan manusia tiba-tiba menjadi sangat peduli kepada gadis itu, bukankah ini adalah sebuah konspirasi yang aneh dan membingungkan, dia menatap pupil mata hitam Pandu yang dipenuhi dengan kelicikan menjemukan dan memuakkan siapa saja yang menatapnya,


"Bukankah ini sangat aneh, bagaimana mungkin iblis itu selalu berjaga di dekat gadis manusia yang baru dikenalnya bahkan dia tidak membunuh gadis itu?"


Pandu termenung sejenak, memincingkan mata diantara pekatnya malam yang tak berujung, menatap pria tua didepannya dengan tatapan bersemangat.


"Benar, apa mungkin gadis itu tahu dimana benda itu berada atau karena raja iblis benar-benar menyukai gadis itu. Tapi sepertinya tidak mungkin iblis itu menaruh hati kepada manusia, karena iblis itu sangat sangat membenci manusia.


Haruskah kita memanggil orang tersebut untuk ikut bermain dengan permainan ini?berdasarkan sifatnya dia pasti akan sangat bersemangat dan senang Jika berhubungan dengan iblis itu. Dia lawan yang cocok untuk mengalahkannya. Mengingat bahwa orang tersebut memiliki dendam dan kebencian berlarut larut selama beratus tahun lamanya membuat Pandu sangat bergairah.


Hans memegang janggutnya yang sedikit bersemburat keputihan, menimbang-nimbang saran yang dikatakan Pandu.  Saran itu cukup menggiurkan tapi dia sudah lama tidak bertemu dengan teman lamanya. Setelah sembilan ratus tahun pertempuran dan pertarungan sengitnya melawan Raja Iblis, diakhiri oleh kekalahan yang memalukan sekaligus menyedihkan. Membuatnya kehilangan muka dan harga diri sabagai penyihir. Penyihir emas memilih mengasingkan dirinya dari dunia luar.


Sembilan ratus tahun mereka dikenal dengan sebutan penyihir perak dan emas, mereka adalah penyihir terkuat, terhebat dan disegani di penjuru dunia. Tapi, karena suatu masalah mereka harus berurusan dengan Iblis kejam dan keji.


Dulu belum banyak kerajaan seperti saat ini banyak peperangan dan pertumpah darah dimana-mana, banyak orang yang mati karena perang yang tak berkesudahan mereka  hidup saling memperebutkan daerah kekuasaan tak terkecuali dengan Kerajaan Akasia, Kerajaan Akasia adalah kerajaan tertua dan pertama didunia. Mereka tidak pernah puas dan selalu ingin memperluas kerajaan mereka Hingga mereka menyewa Penyihir perak dan emas untuk menaklukan musuhnya


Semua takut kepada penyihir emas dan perak, mereka seperti mimpi buruk yang tak berujung. Orang yang mendengar namanya akan bergidik ngeri.


Dulu dunia terdiri dari dua bagian; Kerajaan Akasia berada di timur sedangkan Istana Kegelapan berada di bagian barat. Bagian barat adalah hutan yang cukup berbahaya banyak manusia yang tidak pernah kembali hidup-hidup setelah lewat hutan ini, di hutan itu banyak roh-roh jahat yang yang tinggal dan menetap.


Raja Kerajaan Akasia menyuruh penyihir emas dan perak untuk mengusir roh jahat di hutan tersebut untuk dijadikan sebagai pusat militer kerajaan, mereka tidak percaya dengan omong kosong yang beredar mereka meremehkan dan mencemoh hal tersebut berpikir bahwa rumor itu hanya untuk menaku-nakuti saja tapi mereka salah ternyata omong kosong itu terbukti. Mereka telah menerobos paksa


daerah kekuasaan iblis kegelapan yang membawa malapetaka. Iblis itu tidak suka diusik ketenangannya membuat penyihir perak dan emas bertarung habis-habisan dengan Iblis itu, mereka kalah dan terluka parah. Semua orang yang ikut bertarung dibantai habis hingga tak tersisa.


Malam itu adalah malam bersejarah yang sangat kelam seperti lubang hitam  mengerikan menarik siapa saja yang tidak sengaja melaluinya. Nama yang dulu mereka banggakan telah hilang dalam satu malam di malam panjang yang mengerikan itu.


Banyak jutaan orang yang mati mengenaskan, wabah berkepanjangan yang diakibatkan perang merata hampir seluruh dunia. Wabah itu mengurangi populasi umat manusia karena hal itulah dibuatlah Perjanjian seribu tahun. Perjanjian seribu tahun adalah perjanjian iblis dan manusia. Isi perjanjian itu adalah:tidak boleh membunuh manusia kecuali manusia itu yang berbuat salah, tidak boleh menganggu kehidupan satu dengan lainnya.


Setelah perjanjian itu dunia berangsung-angsur pulih, populasi manusia meningkat, kerajaan baru bermunculan membentuk sebuah aliansi, aliansi ini biasa disebut Aliansi Tiga Telapak Dewa. Tiga telapak dewa adalah aliansi perdamaian antara tiga kerajaan besar dan iblis. Tiga telapak dewa berisi tiga kerajaan besar didunia mereka adalah Kerajaan Akasia, Kerajaan Dandelion dan Kerajaan Teratai. Mereka adalah pilar yang menopang seluruh dunia seperti telapak tangan yang saling membantu satu sama lain untuk mencegah hancurnya perjanjian seribu tahun.


Penyihir emas dan perak menjadi sebuah legenda yang simpang siur ada yang percaya dan ada yang tidak percaya. Tapi sebenarnya penyihir emas dan perak masih hidup hingga sekarang.


Hans sedikit bernostalgia kenangan itu masih terpatri jelas diingatanya. Hans ingat bagaimana saat mereka dipukul mundur setelah kalah bertarung habis-habisan dengan Raja Iblis. Dia merasa terhina dan tercela, kekuatanya yang sangat dia banggakan pada jamannya hilang ditangan iblis merepotkan itu. Hans mengerutkan keningnya setelah mempertimbangkan beberapa hal,


"Apa ini akan berhasil? "


Merasa lawan bicaranya sedikit tertarik dengan rencananya hatinya bersorak kegirangan. Di dalam hatinya seperti ada kupu-kupu berterbangan dengan riang gembira dia tersenyum aneh hanya dia sendiri yang mengerti arti senyuman itu.


"Kita harus mencobanya. "


Hans mengangguk mengerti dia meninggalkan tempat gelap itu diikuti oleh Pandu dibelakangnya.

__ADS_1


__ADS_2