
Pasukan merpati putih menerima sebuah hadiah. Namun, ketika mereka membuka hadiah tersebut mereka tercengang. Di sana tepatnya di dalam kotak perhiasan itu terdapat jantung yang masih berdenyut. Seolah jantung itu baru dipotong dari tubuh seseorang. Mereka yang melihat itu memuntahkan semua isi perutnya. Karena kejadian itu semua pasukan mulai menyelidiki hal tersebut.
Juna sangat marah. Entah siapa yang berani menyinggungnya, mungkin orang itu tidak ingin hidup lagi. Juna bersumpah, setelah mengetahui siapa dalang yang telah membuat kehebohan di Kerajaan Akasia. Dia akan menggantung orang itu hidup-hidup di gerbang istana dengan kepala terbalik dan dia akan dibiarkan mati begitu saja.
Pasukan merpati putih adalah pasukan elite rahasia yang dibentuk oleh Juna, pasukan ini sangat pandai menyelidik dan mengumpulkan informasi, mereka selalu mengenakan pakaian serba putih dan memakai penutup wajah berwarna putih pula. Semua itu karena setiap orang memiliki profil rahasia dan misterius. Tidak ada yang tahu siapa yang ada dibalik cadar, sekalipun itu raja dia tidak akan tahu. Jika penyamaran atau identitas mereka terbongkar, mereka harus bunuh diri disaat itu juga. Pasukan merpati putih sangat pandai bela diri setiap gerakannya gesit dan mematikan. Jika mereka melaksanakan tugas ada saksi yang melihat entah itu manusia atau anjing. Saksi itu harus dibunuh saat itu juga. Pasukan merpati putih kebanggaan Kerajaan Akasia mereka selalu berjaga di tempat tak terduga, anggotanya berada dimana-mana. Mereka adalah pasukan tidak takut mati dan pantang menyerah.
Juna duduk di singgasana emas dengan tidak tenang sesekali dia mengetuk jari gusar. Seseorang berpakaian serba putih memakai topeng berbentuk kupu-kupu mendekat kearahnya. Orang bertopeng tersenyum lebar. Juna yang melihat kedatangan orang bertopeng bergidik ngeri. Dia tidak menyangka mereka akan datang lagi.
"Sepertinya kamu kedatangan tamu istimewa. "Kata orang bertopeng itu.
"Apa maksudmu?"tanya Juna tidak suka.
Orang bertopeng terkekeh,
"Kamu tidak tahu, siapa orang yang datang bersama gadis itu?"
Juna mengerutkan dahi dan bertanya.
"Memangnya dia siapa?"
Orang bertopeng mendekat kearah Juna dan berbisik pelan ditelinganya.
__ADS_1
"Raja iblis kegelapan. "
Juna yang mendengar hal itu tercengang. Bibirnya memucat, tubuhnya tiba-tiba membeku, Dia sangat ketakutan sekaligus tidak menyangka akan hal itu.
"Apa kau terkejut?"tanya orang bertopeng mengejek.
Juna tidak menyangkal dia memang terkejut dan ketakutan.
"Itu tidak mungkin, bagaimana bisa Eleena dengan iblis mengerikan itu. Bahkan dia masih hidup dan tubuhnya tidak berkurang sedikitpun. "
"Iblis itu sepertinya menyukai gadis itu, dia bahkan selalu berada didekatnya dan kau tidak bisa berbuat apa-apa, Jika Briyan tahu. Bukankah itu akan sangat menakjubkan?"Kata orang bertopeng tersenyum sambil membayangkan hal tersebut.
"Bagaimana perkembangannya apa kau sudah menemukan giok itu?"
Juna menggelengkan kepala takut,
"Aku belum menemukannya. "
"Apa kamu bodoh? orang itu sudah memberimu waktu sepuluh tahun untuk mencari giok tersebut dan kamu belum juga menemukanya. "Kata orang bertopeng marah, suaranya sangat dalam dan mengerikan.
Juna berkata dengan terputus-putus,
__ADS_1
"Ba..ik, aku akan men..cari...nya. "
"Aku tidak mau tahu, jika dalam waktu tiga bulan kamu belum menemukan giok itu aku akan mengambil putrimu dan memberikan wajahnya kepada orang itu. "Kata orang bertopeng dengan tegas dan penuh penekanan.
Orang bertopeng tidak menerima penolakan apapun.
Setelah mengatakan itu orang bertopeng menghilang dengan cepat.
Menyaksikan orang bertopeng itu menghilang dari pandangannya dia menghela nafas lega. Juna tidak akan membiarkan hal tersebut. Putrinya sangat berharga dia tidak sudi memberikan putrinya kepada orang itu.
Kepala Juna pusing. Bukan hanya masalah itu saja yang mengganggu pikirannya. Briyan menyukai Eleena dia tidak tahu bagaimana cara menghadapinya. Sedangkan Eleena sepertinya juga menyukai iblis itu dia bukanlah lawan yang mudah. Jika dia menentang atau membuat masalah dengan iblis bukan hanya dirinya saja yang dalam bahaya tapi seluruh Kerajaan Akasia akan dalam bahaya mengerikan. Tapi dengan menemukan giok tersebut orang itu bisa membantunya menghadapi iblis tersebut. Sekarang prioritas Juna adalah mencari giok itu terlebih dahulu.
Sekarang Juna tahu siapa yang telah memberinya hadiah. Orang yang memberinya hadiah adalah Raja Iblis Kegelapan. Giginya bergemeletuk ketakutan nyawanya dalam bahaya dia harus cepat.
...----------------...
...****************...
Ini adalah bab spesial untuk Pasukan merpati putih. Setelah ini bab selanjutnya akan segera di up. Terimakasih untuk pembaca setia Seputih Salju Sehitam Malam: Tuan putri & Raja iblis. Saya sebagai author sangat berterimakasih kepada pembaca novel yang masih setiap membaca novel sederhana saya. Ketika saya menulis novel ini hanya iseng belaka. Namun, kemudian saya jatuh cinta dengan karakter yang saya ciptakan sendiri. Setelah bab ini permainan rollercoaster akan dimulai. Selamat datang di taman bermain saya.
Jangan lupa like dan coment setelah membaca novel ini terimakasih.
__ADS_1