Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
Perubahan


__ADS_3

Hari itu juga menjadi hari bersejarah bagi Zio, namanya menjadi pemegang saham mayoritas TPA sesuai dengan janji yang diberikan oleh kakek Tendri.


“..jadi apa selanjutnya rencana kamu Zio?!” kakek Tendri bertanya


“..yang pertama, kakek Tendri harus sembuh total dari penyakit jantung yang kakek derita selama ini” ucap Zio.


“..aaah...” helaan nafas kakek Tendri terdengar.


“..tenang saja kakek, kondisi kakek Tendri saat ini lebih beruntung dari sebelumnya, jadi pengobatan penyakit kakek tidak akan membutuhkan waktu yang sangat lama” jawab Zio.


“..benar itu sodara Tendri, kamu bisa mengandalkan Zio dalam hal ini!”


“..yang jelas kakek Ikut senang dengan perubahan yang terjadi di TPA ini, kakek berharap Zio tetap menjadi pribadi yang rendah hati kedepannya” ucap kakek Misran.


“..kakek tenang saja, dalam program kerja Zio, akan banyak sekali perubahan mengarah positif dimulai dari TPA ini”


Pertemuan ketiganya hari itu disudahi ketika waktu menunjukkan pukul 20:45.


“..sebenarnya kakek masih ingin banyak berdiskusi denganmu Zio, tapi kita bisa menundanya esok hari!” ujar Kakek Tendri.


“..kakek istirahatlah yang banyak, jika kakek membutuhkanku, kakek tahu mesti kemana menemuiku, ditambah nomor hp ku sudah ada dikakek dan pelayan kakek, jadi kapanpun kakek membutuhkan tenagaku, aku akan langsung ada disamping kakek, percayalah kek” ucap Zio meyakinkan kakek Tendri.


“..baiklah baiklah, kalo begitu sodaraku Misran, aku pamit dulu, sampai ketemu dilain waktu!”


{dap}


{bruuummm}


Setelah pintu mobil ditutup dan dua buah mobil mewah itu segera berjalan meninggalkan lokasi rumah kakek Misran.


“..selamat ya Zio, jadilah pemimpin yang mengayomi orang bawah, dan jangan semena-mena membuat peraturan kedepannya, ingat itu baik-baik!”


“..baik kek, akan selalu Zio ingat pesan kakek”


Kakek Misran langsung masuk kedalam kamar istirahatnya, begitu pula dengan Zio yang langsung masuk kedalam ruangannya.


{clinggg}


Hp Zio berbunyi dengan notofikasi yang menunjukkan ada dana masuk senilai 10 Trilyun kedalam rekeningnya.

__ADS_1


“..CUAN lage...lumayaan..” ucap Zio sambil tersenyum.


“..ada baiknya aku segera memanfaatkan batu energi itu, karena dengan batu energi itu rencana perubahan TPA ini akan lebih bisa cepat terpenuhi”


Zio berencana untuk membuat oven atau tungku pembakar tingkat tinggi dalam ukuran raksasa, dengan tujuan membakar semua gunungan sampah yang ada di TPA dan dijadikan abu dalam hitungan puluhan menit saja. Hasil abu itu nantinya akan dipergunakan sebagai agregat atau campuran mayoritas dalam pembuatan tripod pemecah ombak.


Manfaatnya sangat luar biasa, karena material yang terkandung dalam tripod adalah material organik (sampah) sehingga kedepan saat tripod dimasukkan kedalam air laut akan menjadi salah satu sumber terbentuknya terumbu karang.


Semakin banyak terumbu karang, maka dunia ini akan semakin kaya akan oksigen. Semakin kaya akan oksigen maka kelangsungan hidup makhluk hidupnya juga akan terjamin dalam waktu yang sangat lama.


Dengan bahan baku sampah sampai 10 milyar Ton, maka akan terbentuk material dasar atau agregat sebanyak 8-9 milyar Tons abu agregat. Atau setara dengan 6 milyar unit tripod pemecah ombak.


Banyak negara tentunya akan meminta Zio nantinya, untuk berkontrak guna pemenuhan tripod pemecah ombak organik tersebut. Dan semua sudah Zio perhitungkan Feasibility studinya.


Hari pun berganti, pada hari itu lokasi TPA dihebohkan dengan pergantian kepemilikan, nama Zio masih disembunyikan, para petinggi manajemen sudah menandatangani kontrak pakta integritas, dimana mereka semua dilarang keras menyebar luaskan identitas Zio ke umum.


Zio juga masih bekerja dengan rutinitasnya sebagai tukang tambal ban di tempat usaha kakek Misran.


Di TPA sendiri pada hari itu segera masuk belasan mobil trailer membawa berbagai macam struktur baja, crane dan alat berat lainnya, beberapa mobil para kontraktor pembangunan terlihat juga mulai memasuki wilayah TPA.


Dalam master plan Zio, bekas pemukiman yang terbakar akan menjadi pusat produksi sekaligus pembangkit listrik dengan bahan bakar batu energi. Konsep batu energi sendiri adalah seperti batu baterai dijaman sekarang. Sehingga semua komponen pembangkit akan bisa berjalan tanpa perlu membutuhkan yang namanya sumber alam layaknya minyak, gas ataupun batu bara.


Tidak ada yang terganggu dengan adanya pembangunan rumah produksi TPA, mengingat ZIo sudah memberikan instruksi kepada petinggi manajemennya untuk membuka salah satu pagar pembatas antara pemukiman bekas terbakar dengan lokasi TPA saat ini.


Mulai dari ban alat berat terjebak lumpur, kemudian meledak karena kena pecahan benda tajam dan masih banyak lagi. Dalam kesempatan ini, orang-orang yang baru tahu kemampuan Zio sudah diingatkan sedari awal, jikalau tidak boleh memberitahukan kemampuan super Zio kepada orang umum, jika sampai dilanggar, Zio tidak menjamin kesehatan mentalnya. Dan pembuktian omongan itu sudah banyak yang merasakan.


Zio sendiri memberikan target pembangunan hanya satu bulan saja, mengingat semua material yang Zio pesan adalah knock down, tinggal angkat dan pasang. Proses piling atau pemancangan sendiri dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua minggu dengan sistem kerja 24 jam tanpa berhenti. Menggunakan 3 shift jam kerja.


Konsep bangunan Zio juga sangat green energi, benar benar terbuka dan bisa dilihat oleh kebanyakan orang.


Semua dana pembangunan mempergunakan uang milik Zio sendiri, tentunya uang itu didapatkannya dari ATM berjalan miliknya. Doni yang sudah menjadi sapi perah Zio sampai saat ini sudah mengeluarkan hampir 50 Trilyun


buat Zio. Semua angka itu Zio pergunakan untuk pembangunan proyek Rumah Produksi TPA.


Satu bulan kemudian,..


“..akhirnya,..”


“..setelah satu bulan pembangunan, rumah produksi TPA itupun selesai progress pembangunannya” ucap Zio disamping kakek Tendri yang juga hadir kala itu.

__ADS_1


Kakek Misran, Kakek Tendri dan Zio melihat dari lantai tertinggi rumah produksi TPA dan didalam ruangan hanya ada mereka bertiga.


“..kamu memang pemuda yang luar biasa Zio, dalam kurun waktu satu bulan proyek super kamu sudah selesai dan sesuai target rencanamu!”


“..orang tua ini juga sudah sembuh total berkat pengobatanmu”


“..sudah berapa kali orang tua ini berhutang nyawa padamu anak muda?”


Kakek Tendri berbicara tanpa henti memuji sosok pribadi Zio Tian.


“..semua itu juga karena kakek Tendri dan kakek Misran, kalian berdua adalah semangat Zio untuk bisa sampai dengan sekarang!” ungkap Zio.


Kakek Misran yang mendengar hanya bisa mengangguk-anggukkan kepalanya saja tanda persetujuan.


“..lapor bos, rumah produksi siap untuk mulai melakukan start up engine!”


Terdengar suara radio komunikasi UHF


“..baik, bersiaplah, tombol akan mulai saya tekan!” jawab Zio yang sudah berhadapan dengan beberapa panel. kesemua tombol panel memang hanya Zio saja yang bisa mengoperasikannya.


{wiuuuu...wiiiuuuu...wiiiuuuu}


Suara notifikasi mulai menggema dibagian bawah, semua pihak menyaksikan konveyor belt mulai berjalan membawa tumpukan sampah memasuki rumah produksi secara terus menerus tanpa ada berhenti.


Beberapa puluh menit kemudian, hasil dapur rumah produksi TPA mulai memperlihatkan hasilnya. Luncuran material agregat dengan berbentur buliran mulai disemburkan oleh belalai-belalai besi yang ada di ujung rumah


produksi menuju lapangan penumpukan.


Semua agregat hasil rumah produksi itu mulai memenuhi lapangan penumpukan, dan selanjutnya alat berat robotik mulai mengambil agregat tersebut untuk dipindahkan dalam konveyor belt yang ada digedung produksi


sebelah, tempat pembuatan tripod pemecah ombak organik.


Dalam dua jam selanjutnya mulai terlihat cetakan tripod pemecah ombak organik itu terlihat keluar dari rumah produksi Tripod.


“..berhasiiil!!”


{prok..prok...prok}


Suara tepuk tangan meriah semua yang hadir hari itu menggema, dengan munculnya hasil produksi akhir dari dapur rumah produksi TPA. Yaitu tripod pemecah ombak organik.

__ADS_1


Kecepatan rumah produksi tripod pemecah ombak organik adalah 2.000.000 unit per 2 jam. Sehingga dalam kurun 24 jam, rumah produksi akan sanggup memproduksi 24.000.000 unit Tripod. Jumlah angka produksi yang luar biasa cepat dan efisien.


Jika 10 milyar Ton sampah dapat menghasilkan 6 milyar unit tripod dengan kecepatan produksi 24.000.000 unit tripod sehari maka akan dibutuhkan sekitar 265 hari gunungan sampah di TPA akan habis.


__ADS_2