Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
Perang (1)


__ADS_3

{duaaarrrrr}......{duaaarrrrr}......{duaaarrrrr}......


Rentetan ledakan terjadi disetiap sudut wilayah kekaisaran harimau petir.


Para pasukan dewa iblis Azura terlihat menyerbu gerbang terluar dari wilayah kekaisaran harimau petir, seperti pesan dari Dewa Iblis Azura, mereka membumi hanguskan setiap bangunan penduduk yang mereka lalui, tentunya setelah menjarah semua harta benda mereka tanpa ada sisa.


Kaisar harimau petir sendiri sudah memindahkan semua penduduknya sesuai arahan dari Zio Tian kelokasi yang lebih aman dipusat pemerintahan, sehingga rumah-rumah mereka kosong tidak ada penghuninya sama sekali.


Korban nyawa dari penduduk yang tidak bersalah dapat mereka hindari.


Pasukan kekaisaran dan beberapa kultivator bebas terlihat mulai memberikan perlawanan sengit guna menahan kekuatan dari pasukan dewa Iblis Azura.


“..lapor jendral! Kekuatan pasukan di perbatasan sudah semakin tertekan!” ujar penjaga perbatasan melaporkan kondisi terkininya.


“..kalian bertahanlah sebentar lagi pasukan inti kekaisaran akan segera tiba!” sang jendral kembali menyemangati anak buahnya, meski dirinya juga belum mendapatkan kepastian datangnya pasukan inti kekaisaran.


{traanggg...!}


{traanggg...!}


{traanggg...!}


Suara benda logam bertemu dengan logam terus terdengar tanpa ada berhenti.


Kekuatan kultivator iblis sangat kuat, bahkan energi spiritual mereka seperti tidak ada habisnya.


Beberapa kultivator bebas yang turut bergabung ikut berperang, terlihat mulai kelelahan meski mereka telah mempergunakan kekuatan tertinggi mereka.


{siuuuutt..}


{buuuuuummmmmm}


Lontaran api panas berbentuk bola dengan diameter lima puluh meter terlihat turun dari langit kekaisaran harimau petir dan langsung menargetkan gerombolan pasukan iblis Azura.


{jduuuaaarrr}


Ledakan terjadi!


Cekungan kawah langsung terbentuk ketika bola api panas yang disertai petir perak itu mengenai targetnya.


Ratusan pasukan iblis Azura langsung lenyap seketika.


“..horeee!!!”


“..hidup kaisar!!”


Sorak sorai dari gabungan kultivator bebas dan pasukan perbatasan terlihat ketika musuh mereka sudah hancur dalam satu kali serangan.


Luapan bahagia terlihat jelas diwajah letih pasukan gabungan kekaisaran harimau petir.


Adalah sang kaisar harimau petir sendiri yang memberikan serangan tadi. Dirinya terlihat melayang diatas wilayahnya yang dijadikan medan perang oleh pasukan iblis Azura.


{clappp}...{clappp}...{clappp}...


Tiba-tiba langit menjadi bergemuruh gelap gulita.


Petir berwarna merah menyambar dengan liar kesana kemari.


{jduuuuaaarrrr}


Kilatan petir menyambar semua yang dilewatinya.


“...aaakhhhh”


“...panassss!!”


Secara bergantian jeritan suara memilukan terdengar dari kumpulan pasukan gabungan kekaisaran.


“..dasar makhluk rendahan!”


Sosok hitam terlihat melayang diatas tanah dengan ketinggian diatas 100 meter.


Jubah perangnya terlihat berkelabat kesana kemari seolah – olah ada tekanan udara dibawah kakinya.


Tubuhnya dipenuhi dengan petir berwarna merah yang berkilauan berputar mengelilingi.


Sosok itu merupakan salah satu jendral perang kuno yang dihidupkan kembali oleh dewa Iblis Azura.


“..jendral Gong!” ujar kaisar Bai Hu.


“..bb-bagaimana bisa jendral kuno itu hidup kembali?!”


“..ini gawat! Kekuatannya sungguh diluar nalar!!” “


“..bahkan para kultivator alam dewa saat ini tidak akan bisa menandinginya!”


{siuuutttt........}


{...kboooooommmmmm}


Ledakan besar terjadi!!


Belum juga selesai berbicara kaisar harimau petir Bai Hu, tiba-tiba dari arah yang tidak disangka dirinya, muncul serangan yang langsung menargetkan dirinya sendiri.


Jamur putih itu terlihat begitu besar, ledakan akibat serangan tingkat kultivator dewa semesta tahap akhir begitu menyeramkan.


“...aaaaakkkkhhhh”


“...aaaaakkkkhhhh”


“...aaaaakkkkhhhh”


Teriakan- teriakan memilukan terdengar sangat menyedihkan.


Hampir 75% kultivator gabungan kekaisaran harimau petir langsung meregang nyawa dengan bersamaan.


Dampak ledakan kekuatan serang jendral Gong, tidak bisa ditahan oleh kekuatan para kultivator gabungan.


“..uhuk... uhuk...”


Luka dalam!!


Kaisar Bai Hu terlihat terduduk ditanah sambil memuntahkan darah dari mulutnya.


Tangannya berusaha menahan beban tubuhnya yang terjatuh, sementara satu lagi dipergunakan untuk menekan pendarahan yang terjadi disekitar jantungnya.


“..kk-kekuatan ini, sungguh luar biasa, bahkan kekuatanku sebagai seorang kaisar tidak bisa melawannya!” gumam pelan Bai Hu yang merutuki dirinya.


Jendral Gong terlihat sombong dengan serangan yang barusan dia lakukan dan terlihat berhasil memukul pasukan kekaisaran harimau petir.


“...hahaha..”


“..matilah kalian semua!!”


{buzzzz}


Dari telapak tangan jendral Gong muncul ledakan energi dari ukuran kecil hingga semakin membesar ukurannya.

__ADS_1


Bola energi itu terlihat sangat menyeramkan dengan warnanya yang kemerahan berputar – putar semakin membesar diatas telapak tangan jendral Gong.


“..keliatannya aku adalah kaisar paling memalukan sepanjang sejarah!!” terlihat kaisar Bai Hu telah berpasrah diri, melihat serangan yang akan diluncurkan oleh jendral Gong pastilah tidak ada kesempatan hidup lagi.


{siuuuuttt}


Meluncur!!


Bola energi itu langsung dilemparkan kearah kaisar Bai Hu yang masih tertunduk lesu memegangi dadanya yang terlihat sangat sesak.


Bola energi itu mampu memberikan tekanan aura penindasan yang sangat luar biasa bagi semua kultivator yang dilewati.


“..huekkk”


Muntah darah!!


Kembali kaisar Bai Hu dan kultivator alam dewa yang saat itu berada didekatnya kaisar Bai Hu merasakan tekanan aura intimidasi yang sangat luar biasa.


{buuummmmm}


Ledakan kembali terjadi!!


Kepulan asap jamur berwarna putih pekat kembali mengangkasa.


“..hahahahaha...”


Jendral Gong tertawa puas dengan serangannya barusan.


Kemenangan sudah didepan mata bagi kekuatan pasukan iblis Azura, mereka tinggal menunggu kabut asap ledakan reda dan mulai melakukan perampasan harta perang mereka.


Satu menit..


Sepuluh menit..


Lima belas menit..


Perlahan kepulan asap itu menghilang.


“..aaapppaaaa!!!”


“..bb-bagaimana bisaa!!!”


Jendral Gong terlihat terkejut, dirinya mendapati kaisar Bai Hu beserta beberapa kultivator yang tersisa malah selamat!


Telihat samar-samar barisan beberapa kultivator yang berdiri didepan kaisar Bai Hu.


Tangan mereka terlihat direntangkan kedepan dengan posisi telapak tangannya menghadap kearah jendral Gong.


{buzzzzz}


Perisai pertahanan!!!


Terlihat cahaya berwarna pelangi membentuk perisai mirip ruangan bola, perisai ini yang melindungi kaisar Bai Hu beserta kultivator yang tersisa.


Ledakan tadi adalah dampak benturan antara serangan jendral Gong dengan perisai pertahanan yang diaktifkan oleh kelompok kultivator yang tiba-tiba muncul membantu.


“..kalian jangan ada yang ikut campur, jendral Gong Bagianku!!” Bleki langsung membidik sasarannya.


Dengan tingkatan kultivasi yang hampir sama, bleki sangat berkeyakinan untuk makan malam lebih awal.


Bleki sangat yakin bisa mengalahkannya, dan bisa memulai kudapan malamnya jauh lebih awal.


{wuuuzzzzz}


Meluncur!


Jendral Gong yang melihat musuh mulai mendekat kearahnya, terlihat hanya meregangkan senyuman tipisnya.


“..satu lagi kultivator tidak tahu tingginya langit!!” gumam jendral Gong.


{tass!!}... {tass!!}.. {tass!!}


{bukkkk!!}... {bukkkk!!}... {bukkkk!!}


{jduuukkk!!!}


{jdaaaarrrr!!}


Rentetan tangan bertemu dengan tangan, kaki bertemu dengan kaki, dan kepala bertemu kepala serta energi spiritual saling bertemu dalam pertempuran jarak pendek.


“..apakah ini saja kekuatanmu!!” provokasi bleki pada jendral Gong


“..bb-bagaimana bisa, kekuatannya setara dengan kekuatanku!!” gumam jendral Gong yang terlihat kewalahan meladeni serangan jarak pendek bleki.


{tass!!} {tass!!} {tass!!} {tass!!} {tass!!}


Pukulan demi pukulan saling terjadi dalam jumlah ribuan saking cepatnya pergerakan mereka.


“...hah..hah...huuuufft!” nafas jendral Gong terlihat sesak.


Pukulan penuh dengan kekuatan spiritual itu terlihat menguras energi iblisnya.


Jika kultivator alam dewa sangat mengandalkan pekatnya esensi energi yang ada dialam dewa, beda dengan para kultivator iblis kuno Azura. Mereka bisa meningkatkan ranah kultivasi secara gila-gilaan karena menyerap energi kehidupan, darah perawan serta esensi api neraka terdalam yang diekstrak menjadi sebuah pil, dan hanya dewa Iblis Azura lah yang dapat memurnikannya.


“..jendral Lemah!!” kembali bleki melakukan provokasinya.


“..grrrrrr!!” raut wajah jendral Gong langsung ditekuk paksa.


Senyuman terlihat diwajahnya sepintas.


{happp!!}


Jendral Gong langsung menelan pil hitam yang sudah muncul didalam genggamannya.


“...hahahahaha”


“..sebentar lagi tamat riwayatmu makhluk rendahan!!”


Jendral Gong tertawa dengan lepas.


{ssswooossshhhh}


Pusaran energi berwarna merah darah mulai keluar mengelilingi tubuh jendral Gong.


“..aakkhhhh”


Para kultivator iblis yang ada disekitar jendral Gong langsung ditarik paksa masuk kedalam pusaran energi berwarna merah, mereka dihisap secara rakus dan akan berhenti saat tidak tersisa lagi kultivator iblis.


{krakkkkkk}


Perlahan tubuh jendral Gong bermutasi.


Otot-otot tubuhnya mulai membengkak, punggungnya membungkuk, tulang belakangnya keluar, mukanya memanjang!


“..iissssh...isssh...isssshh”


“..dasar kultivator iblis, mereka rela mengorbankan kawan-kawannya sendiri untuk memperkuat dirinya” ujar Jia Lu.

__ADS_1


Hanya dalam beberapa menit ratusan ribu kultivator iblis azura terlihat sudah habis terhisap semua.


Bleki tidak menghentikan proses yang dilakukan oleh Jendral Gong, karena baginya, semakin banyak timbunan energi ditubuh jendral Gong, dirinya akan semakin cepat kenyang!


“..hohohohoho”


“..apakah kamu sudah mulai ketakutan makhluk rendahan!”


Tubuh jendral Gong kini lebih mirip monster serigala buruk rupa tepatnya.


Tinggi badannya terlihat hampir 10 meter dengan lebar badan 4 meteran, taring dimulutnya terlihat penuh dengan ludah liur yang berceceran.


“..apakah kamu mengira, hanya kamu saja yang bisa melakukan perubahan!” bleki menjawab dengan penuh provokasi.


{buzzzzz}


{kraaakkkkk}


Tiba-tiba dari tubuh bleki muncul cahaya hitam namun bercampur emas. Cahaya itu mulai berputar putar layaknya angin tornado yang menelan tubuh bleki.


Tornado yang tadinya kecil itu semakin terlihat setinggi 15 meter.


{wuuzzzzzzz}


Pusaran angin tornado itu semakin liar menghisap semua yang ada disekitarnya dan memindahkannya sejauh empat sampai delapan kilometer dari lokasi asalnya.


“..ii-ini!! Apa yang terjadi?!”


Jendral Gong terlihat mulai ketakutan sendiri.


Tubuhnya yang tadinya penuh dengan vitalitas terlihat mulai ikut tersedot kedalam pusaran tornado berwarna hitam emas yang ada didepannya.


{jlekkkk}


Posisi bertahan!!


Sekuat apapun jendral Gong membuat perisai pertahanan, kenyataannya, energi yang dikeluarkan seperti terhisap paksa dengan sangat rakus dan tidak mau berhenti.


“..jj-jangaaan!!! Hentikaaaan!!”


Kini teriakan lebih menyedihkan mulai terdengar dari mulut jendral Gong yang sudah bermutasi dengan bentuk sempurnanya. Tubuhnya perlahan ikut terhisap.


{klaaataakkkk}


Mulai dari kakinya, kulit dan dagingnya mulai mengelupas, terus naik menuju bagian perutnya dan terus berlanjut hingga punggungnya.


“...aaaakhhhhh!!! tidaaaakkkk!! Kamu..kamuu...Ibliiissss!!!"


Jendral Gong makin berteriak kesakitan ketika tubuhnya hanya menyisakan tulang belulang saja.


Sedang dirinya masih bisa melihat dengan matanya sendiri, bagaimana semua esensi hidupnya disedot paksa oleh pusaran bleki.


“..iblis?! bukannya dia sendiri yang iblis ya!” JiaLu terlihat menatap sinis aksi pertempuran Bleki dengan Jendral Gong.


Kawan-kawan yang lain juga terlihat berdiri sambil melipat kedua tangannya didepan.


“..cihh...dasar tukang pamer!” Ta Long bersuara.


“...aaakhhhhh”


{duaarrrr!!!]


Teriakan jendral Gong dan diakhiri ledakan kerangka tubuhnya terdengar sebagai akhir dari kekalahan sang jendral.


***


{krakkkk}


{blussshhhh}


Batu giok hitam penanda jiwa iblis Jendral Gong langsung retak dan berpendar menjadi kabut hitam.


“..ssi--siapa!!”


“..katakan siapa yang sudah membunuh jendral perangku!!”


Teriakan dewa Iblis Azura terdengar menggelegar, hingga meruntuhkan benda benda yang ada disekitarnya.


Para bawahnnya yang melihat kemarahan Dewa iblis Azura hanya bisa bertahan, mengingat tekanan aura yang keluar seperti ditindih 100 gunung himalaya.


Tekanan yang jika dikonversikan setara dengan 10.000x gravitasi bumi.


“..hueekkk!!”


Muntah darah!!


Tidak hanya satu kultivator iblis, semuanya yang hadir didalam ruangan, terlihat langsung terkapar pingsan akibat tekanan aura dari dewa Iblis Azura.


“..makhluk rendahan!! Lihat saja, aku akan membalas perbuatan kalian!! Tunggu saja waktunya!!”


“..hahahahaha...”


{blassssshhh}


Dewa Iblis Azura langsung menghilang dari ruangan pertemuannya.


Tidak ada yang mengetahui kemana perginya dewa iblis Azura, karena selain dirinya sendiri, para bawahannya masih terkapar pingsan.


***


Sementara itu disebuah ruangan sekte naga emas.


“..ayooo patriak, kerahkan kemampuan terbaikmu!! Puaskan dirikuuuh!!”


Sang pelakor terlihat mulai bergerak liar diatas perut patriak sekte naga emas.


Pinggulnya bergerak mleyot kesana kemari, diiringi hentakan naik turun posisi missionaris yang menjadi kekuatan terbesarnya untuk mendapatkan kenikmatan yang diinginkan.


“..lagi patriak..lagi... anakmu ingin disembur susu kental putihmu!!”


Berbagai komentar manjalita dan cabul terdengar memenuhi ruangan dimana mereka sudah melakukan adegan kulit bertemu dengan kulit dan bulu bertemu dengan bulu selama seharian.


Keringat bercucuran dari sudut pandang patriak sekte, tubuh fisiknya terlihat mulai kelelahan meladeni ganasnya pelayanan jepit-jepit enak dari cem-cemannya.


Tanpa patriak sekte sadari, saat adegan kulit bertemu kulit, sang pelakor mulai menaburkan racun kalajengking es, racun yang hanya bisa ditebarkan ketika ludah bertukar ludah itu terus disuntikkan kedalam tubuh sang patriak saat keduanya saling bertukar jigong.


Racun kajengking es ini akan bekerja secara perlahan dan permanen, racun akan langsung menggerogoti kekuatan kultivasi sang patriak.


“..hehehehe”


“..tinggal menunggu waktu semua harta sekte naga emas akan menjadi milikku!”


“..hahahahaha...”


Terlihat cem-ceman patriak sekte naga emas mulai memasang ekspresi tertawa iblis betina.


“..lihat saja, setelah aku kuras habis habis harta sektemu, seluruh sektemu akan mudah dihancurkan!”

__ADS_1


Seringai iblis betina itu terlihat puas ketika melihat sang patriak sekte tengah terkapar kelelahan karena meladeni nafsu iblis betinanya selama seharian.


__ADS_2