Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
BYE


__ADS_3

Pemandangan menyedihkan terlihat disebuah ruangan yang selama ini dipergunakan oleh patriak besama pelakornya.


Terlihat tubuh liang tan yang sudah babak belur dengan basis kultivasi yang sudah hancur, meringkuk didepan sang pelakor yang sedari tadi terus saja menangisi pacar kesayangannya.


Sang pelakor juga sudah mendapatkan karmanya dengan lumpuhnya basis kultivasi dikarenakan obat kehamilan yang telah dicampur dengan racun sunyi oleh patriak sekte naga emas sudah mulai bereaksi dengan sempurna.


“..segera tinggalkan bangunan ini dan hiduplah dengan si-sampah, bapak dari anak yang dikandungmu!”


“..hiksss...”


Sang pelakor terus saja tidak berhenti menangis sambil memeluk liang Tan.


Tidak ada lagi yang namanya kebohongan karena semua sudah dipertemukan secara langsung.


“..maafkan saya patriak, tolong maafkan saya!”


Sang pelakor berusaha untuk meminta belas kasih patriak sekte naga emas sambil memegang kaki patriak naga emas.


“..penjaga!!” teriak patriak sekte.


{brakk}


Pintu dibuka dengan sangat kencang ketika patriak sekte memanggil mereka.


“..saya patriak!”


“..segera buang keduanya di hutan bagian barat sana!”


Mendengar perintah patriak sekte, segera para penjaga menyeret keduanya seperti membawa ayam potong keluar dari dalam ruangan.


Kedua sampah kultivator berbeda jenis kelamin itu terlihat begitu memilukan.


“..kasihan mereka berdua!”


“..mamam tuuuh dua orang sampah, niatnya mau ngeracunin patriak sekte berujung dirinya sendiri yang kena racun pelumpuh, mana sedang hamil lagi!”


“..iyaa, kasihan bener nasib pelakor dan pacar kesayangannya!”


“..mimpi ingin menguasai sekte naga emas, ketinggian mungkin mimpinya!”


Berbagai komentar mencemooh terdengar disepanjang jalan ketika tubuh mereka diseret begitu saja dengan menggunakan kuda para penjaga sekte, untuk dibuang di hutan larangan sebelah barat.


Setelah selesai dengan urusan dua kultivator sampah, patriak sekte langsung kembali keruangan pertemuan.


“..selamat patriak! Anda telah memenangkan kompetisi antar sekte tahun ini!”


“..selamat patriak!”


“..saya mengucapkan selamat patriak!”


Banyak sambutan bahagia yang terdengar memberikan pujian kepada patriak sekte naga emas.


“..duduklah kalian semua!”


“..terima kasih patriak!”


Pertemuan kali ini membahas terkait pembagian sumberdaya yang dimenangkan oleh sekte naga emas dari kekaisaran.


Lebih dari dua peti besar terlihat berjejer dengan mayoritas berisi batu roh dalam jumlah yang sangat banyak.


Kekaisaran naga emas sangat terkenal dengan pertambangan bukit batu roh yang dikuasai oleh pihak kekaisaran dalam operasinya.


Lebih dari satu jam patriak memimpin pertemuan internal sekte dengan kesimpulan bahwasanya, akan diadakan turnamen internal dalam satu tahun kedepan untuk mendapatkan bibit kultivator kuat dari sekte naga emas yang akan dimasukkan dalam kandidat kuat mengikuti turnamen dua tahunan di kekaisaran.


***


“...aaargghhhh!!!”


Disebuah gua seorang pemuda yang baru saja menyerahkan jiwa dan raganya untuk bisa kembali menjadi kultivator dan menuntut balas atas perlakuan ayahnya sendiri, merasakan tubuhnya hancur kemudian kembali lagi.


Proses penyatuan jiwa dewa iblis Azura dengan inang barunya terjadi setelah satu minggu yang lalu An Long anak dari patriak sekte naga emas dengan cara merangkak karena kakinya yang sudah lumpuh menemukan sebuah Gua ditempat pengasingannya.


Entah bagaimana, didalam gua tersebut ternyata memiliki kesatuan paralel dengan dimensi iblis yang dibuat oleh dewa Iblis Azura.


Dewa Iblis Azura yang sedang memulihkan dirinya akibat melayani syahwat bejad dewa penjaga pintu neraka terdalam, langsung memiliki ide saat melihat sosok An Long.


Dalam diri An Long ada darah naga meski tidak semurni keturunan yang lainnya, namun darah itu cukup untuk dijadikan batu loncatan bagi Dewa Iblis Azura yang terlihat sangat menyedihkan kondisinya.


Dengan penggabungan fisik, dewa Iblis Azura bisa kembali mendapatkan kekuatannya meski hanya 0.01%.


Kekuatan yang cukup bisa dipergunakan berkelana mengumpulkan kekuatan dan pengikutnya kembali.


{jduuummmm!!}


Ledakan terjadi, sudah berapa ratus ledakan tidak ada yang menghitungnya.


{buzzzzzz}


Aura iblis azura langsung menyebar luas.


{bammmm}


Gua tempat tinggal An Long selama satu minggu terlihat hancur berantakan.

__ADS_1


“...hahahaha!” suara An Long Tertawa puas.


“..tubuh manusia ini terlalu lemah! Tapi jangan khawatir, aku akan membalaskan dendammu pada ayah kandungmu sendiri!”


Setelah penggabungan, jiwa An Long telah sepenuhnya menjadi makanan jiwa iblis Azura.


Garis darah keturunan naga didalam tubuh An Long, kini telah bermutasi menjadi darah Jörmungandr.


Aura sosok ular dengan tanduk berwarna merah menyala terlihat berada dibelakang punggung An Long.


{wooosshhh}


Dengan sekali kibasan, aura itu kembali masuk kedalam tubuh An Long.


“..sekarang yang aku perlukan adalah darah perawan sebanyak-banyaknya!”


Dewa Iblis Azura yang sudah bersemayam didalam tubuh inang barunya belum bisa untuk mengeluarkan potensi kekuatannya.


Dengan melakukan kultivasi ganda sebagai jalur peningkat basis kultivasinya, maka perlahan dewa iblis Azura akan bisa mencapai puncak kekuarannya kembali.


“..tidak masalah secara perlahan, dengan cara seperti ini aku yang tidak memiliki pengikut bisa dengan mudah mencari sumber energi bagi peningkatan kultivasiku!”


“...hahahaha.... tunggulah makhluk rendahan! Pembalasan itu akan sangat menyakitkan!”


Teriak dewa Iblis Azura dengan menatap kesebuah arah jauh kedepan.


***


“..apakah kalian sudah mendengar jika satu bulan lagi sekte naga emas bermaksud untuk mencari bibit baru kultivator unggul?!”


“..ooh tentang turnamen yang berhadiah serum darah naga itu ya?!”


“..benar, serum ini bisa memberikan kekuatan berlipat ganda jika sudah dimurnikan!”


“..ya benar, dengan serum darah naga, bisa dipastikan kultivator tersebut akan memiliki status sebagai keturunan Naga langsung!”


Berbagai komentar mulai liar bertebaran disebuah rumah makan.


Dewa Iblis Azura yang sudah berada didalam rumah makan secara pasif mendengarkan semua informasi gratis yang disebarkan oleh para kultivator bebas pagi itu.


“..serum darah naga!”


“..bahan pertama yang aku butuhkan untuk meningkatkan garis keturunanku!”


“..hehehe”


Dengan tersenyum khasnya, dewa iblis Azura yang berjalan dengan memakai nama samaran ALong terlihat mulai menikmati perannya yang baru.


“..pelayan jadi semuanya berapa?!” tanya Along sambil berdiri.


Dengan menyusuri jalan setapak Along menargetkan persimpangan jalan menuju tepi hutan yang mengarah kekaisaran naga emas.


{tranggg!}


{baanggg!!}


Terdengar suara logam bertemu logam tidak jauh dari lokasi Along berjalan.


Dengan setengah berlari Along menuju tempat kejadian.


Setibanya ditempat kejadian, Along melihat ada kultivator wanita muda sedang melawan 4 orang dengan ranah kultivasi yang berada dibawah Along.


“..pucuk dicinta, ada perawan kesusahan!”


“..bantuin aaah!”


{siuuttt}


Dengan menggunakan uang koin, Along langsung melempar dengan target kepala dari 4 kultivator yang mengeroyok kultivator wanita muda didepannya.


{ptaaakkkk}


“..aaaahhhhkk”


Lemparan Along sangat tepat membidik sasarannya.


Keempat kultivator itu langsung tewas begitu terkena seranganya.


“..eh!” kultivator wanita itu terlihat kebingungan.


“..hupppp”


{tapppp}


Along langsung menunjukkan dirinya didepan kultivator wanita yang terlihat kelelahan karena energi spiritualnya sudah habis terbuang.


Dengan gerak cepat Along memunguti hasil panennya.


“..terima kasih tuan muda! Karena bantuan tuan muda saya bisa selamat!”


Sepintas Along melihat kearah kultivator wanita yang menyapanya.


Dari atas kepala hingga ujung kaki dilihatnya dengan seksama.

__ADS_1


“..ini tidak gratis lho!” tiba-tiba ALong berbicara menusuk.


“..hah?!” kultivator wanita muda itu langsung kaget dengan pernyataan Along.


“..kamu harus mau berkultivasi ganda denganku! Sebagai imbalannya!”


{jdaarrr}


Seperti ditimpa petir disiang bolong, kultivator wanita muda itu kini mulai paham, lepas dari mulut buaya, sendirinya telah masuk kandang singa jantan birahi.


“..app-apaa tidak salah tuan muda!?”


“..euummnn, kamu tidak salah dengar! Bayarannya kultivasi ganda!”


“..tenang, kamu akan mendapatkan peningkatan kultivasi setelah kita melakukannya, dan itu hanya satu kali saat aku keluar didalam rahimmu!”


“..dengan basis kekuatanmu sekarang, pastinya kamu tidak bisa menolakku bukan?!”


Kembali Along berbicara seolah-olah kultivator wanita muda yang masih perawan itu tidak bisa menolak ajakannya.


Karena dirinya sudah tidak ada pilihan lagi, dan melihat adanya keuntungan, seperti yang telah dijelaskan, wanita muda yang ingin bisa menerobos naik kultivasinya selama ini itu terlihat bingung.


“..udah tidak usah bingung, sini mendekat!”


“..buka semua pakaianmu! Kita lakukan dengan cepat!” ujar Along yang terlihat sudah tidak sabaran.


"..tapi apakah benar, aku bisa menaikkan basis kultivasiku tuan muda?!”


“..jaminan, setelah aku menembakkan susu kental putihku kedalam rahimmu, segeralah berkultivasi, karena kamu akan mendapatkan semburan energi yang dapat menerobos kemacetanmu selama ini!”


“..bb-benarkah?!”


“...ah lama!”


{sraatttt}


Setelah berada dalam jarak dekat, along langsung merobek pakaian kultivator wanita didepannya dan langsung menyerangnya layaknya singa jantan dalam birahi tinggi.


“..ooogghhh!!”


Teriakan cabul kultivator wanita muda dengan penuh penghayatan.


“..pelan-pelan tuan muda, saya belum pernah melakukannya!”


Along yang tidak ingin berdebat langsung menggigit leher dan bagian atas dua bongkahan kenyal milik kultivator muda itu dengan sangat rakus.


Cupangan terbentuk disemua area terbuka antara leher dengan dua pucuk gunung.


Jari -jemari Tangan Alon terlihat sangat liar mengobok-obok lembah berbulu lebat yang terlihat original belum pernah tersentuh oleh tangan-tangan jahil.


“..uughhh!! sayaaa ke-keluaaar tuan muda!!”


Along langsung bersiap untuk memasukkan rudal balistiknya ketika jari jemarinya sudah penuh lengket dengan cairan milik lawan mainnya.


{blesssshhh!!}


{tassss}


“...aakkhhhh...sakiiittt!!”


Rudal balistik Along dengan sangat kuat menusuk area dalam hingga memecahkan lapisan tipis.


Beberapa saat lawan main Along terlihat kesakitan, namun setelah terbiasa, raut wajahnya semakin ketagihan.


“..tolong lebih dalam tuan muda!”


Dengan irama 1-22-1 Along terlihat mulai menggempur habis lawan mainnya yang sudah mendapatkan berkali-kali kenikmatannya.


Kultivator wanita itu kini terlihat merem melek keenakan setiap rudal ballistik milik Along menghujam lorong bibir bawahnya.


“..sebentar lagi!!” teriakan Along sambil gerakannya semakin dipercepat.


“...ooooggghhh!!!”


{duaarrrr!!!}


Seiring dengan pelepasan benih benih iblis yang membanjiri lubang kultivator wanita lawan mainnya, Along langsung mendapatkan kenaikan basis tingkatan kultivasi.


“..lumayan naik satu tingkat!”


{plakkk!!}


Along menampar bemper lawan mainnya untuk bangun dari pingsannya.


“..eeh!” melihat tubuhnya yang sudah penuh keringan dan cairan lengket.


“..segera kamu berkultivasi, serap esensi yang barusan aku berikan!”


“..baik tuan muda!’


Masih dengan polosan kultivator wanita itu terlihat sangat bersemangat dengan sisa – sisa tenaganya untuk berkultivasi.


Lokasi yang sangat sepi membuat Along dan wanita lawan mainnya itu bisa bebas berkultivasi mengkokohkan pondasi peningkatan.

__ADS_1


Dua kultivator beda gender dengan kondisi masih polosan, kini terlihat sudah tenggelam dalam aktivitas kultivasinya masing-masing.


__ADS_2