Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
SAPU BERSIH (2)


__ADS_3

{brukkkk}


“..anak muda **-tolong ampuni kami!” ucap leluhur sekte iblis merah langsung menjatuhkan lututnya bermohon.


Leluhur sekte iblis merah melihat dahsyatnya kekuatan dari Zio yang ditunjukkan hari itu terlihat putus asa.


Penyesalan!!


Begitulah, setelah dirasa tidak bisa menandingi kekuatan Zio leluhur sekte iblis merah langsung menjatuhkan


diri, menyerah dan meminta pengampunan.


{slapppp}


Tanpa menjawab apapun, Zio langsung memasukkan 5 tubuh milik ketua sekte, pelindung sekte serta leluhur


sekte kedalam dunia jiwanya.


Tubuh kelimanya akan diserahkan pada Bleki guna asupan gizi baginya nanti.


“..kalian berenam, segera kumpulkan harta yang tercecer dihalaman ini! Kita berkumpul lagi dalam tiga


batang dupa  kedepan!”


{zlappp}


Zio langsung menghilang setelah memberikan perintahnya pada keenam kultivator wanita yang ada  dibelakangnya.


Tidak ingin mengecewakan tuan barunya, mereka berenam langsung bergerak cepat memunguti cincin ruang yang berserakan ditinggal pemiliknya.


Zio yang melesat meninggalkan mereka berenam segera menguras habis harta sekte iblis merah yang tersimpan


rapi didalam tanah dan dan beberapa lokasi yang dipasang formasi pelindung.


Tidak ada yang terlewatkan dari aksi panen Zio disekte iblis merah.


Gunungan emas, gunungan batu roh, gunungan senjata serta gungan kitab teknik, semuanya Zio ambil tanpa ada


kecuali.


Setelah tiga batang dupa habis, Zio muncul kembali dilapangan murid luar, tempat dirinya meninggalkan keenam


wanita anggota terakhir dari klan Phoenix.


“..tuan, bagaimana dengan mayat yang masih berserakan?!” tanya Feng Yuan memberanikan diri.


{swooooosshhhh}


Muncul pusaran hitam dengan petir menyambar dibangian tengahnya diatas lapangan sekte iblis merah.


Pusaran itu langsung menghisap semua mayat anggota sekte iblis merah dengan sangat cepat dan rakus.


Tubuh dan Jiwa-jiwa mereka dihancurkan dan ekstrak oleh Zio dengan begitu rakus.


“..ii-ini...sungguh mengerikan!” Feng Mei terdengar berkomentar.


“..Tuan sangat – sangat hebat!”


“..benar, kita harus benar-benar melayani tuan dengan segenap jiwa dan raga kita kedepan!”


“..iya bener itu adik, hanya saja, kapan rahim kita dibuahi oleh tuan!!”


Beberapa wanita klan phoenix yang berkumpul saling membicarakan tuan baru mereka, ada perasaan bangga dan perasaan takjub, melihat kemampuan tuan baru mereka, hanya saja mereka juga tidak sabar membayangkan rahim mereka dibuahi oleh tuan baru mereka.


“..kalian !! sudah semua?” tanya Zio.


“..sudah tuan!” jawab kompak mereka berenam.


{cliiinggg}


Dari kekosongan langit sekte iblis merah, muncul artefak kapal terbang milik Zio.


“..naiklah dulu!!” perintah Zio


{siuut.. siuut.. siuut.. siuut.. siuut..siuut..}


Mereka berenam bergegas melompat tinggi memasuki artefak kapal terbang.


{boooommmmm....}


Dalam satu kali ayunan tangan, sekte iblis merah langsung rata dengan tanah. Bahkan reruntuhan sekte iblis


merah tidak bisa lagi ditemukan.


Guncangan ledakan dahsyat itu sampai terdengar dalam radius 200.000 kilometer jauhnya. Sudah setara dengan

__ADS_1


gempa berkekuatan 15 SR.


“..satu selesai!” gumam Zio yang terlihat melayang menuju artefak kapal terbang miliknya.


“..kakak lihat!, lokasi keberadaan sekte iblis merah di token lokasi sekte menghilang!” ujar feng Xi memberi tahu saudaranya.


“..iyaa benar...” sahut yang lainnya ketika ikutan mengamati.


“..eheummmmnn----heumnn!!” Zio terlihat berdehem untuk memecah kericuhan yang terjadi.


“..**-tuan, maaf!” ujar kompak mereka berenam.


“..kemana selanjutnya arah Sekte lembah racun!” tanya Zio


Feng Mei langsung mengambil token lokasi sekte dari tangan Feng Xi, dan menunjukkannya pada Zio.


Setelah memahami kemana arahnya, Zio segera mengedarkan persepsi kesadarannya untuk mengunci lokasi sekte lembah racun.


{wuuuussshhh}


Artefak kapal terbang milik Zio langsung melesat kembali dengan kecepatan super tinggi, 25.000km/menit.


Dalam 4 menit berselang, artefak kapal terbang Zio sudah berada diatas sebuah lembah berkabut tebal masih


diwilayah ujung selatan kekaisaran Tang.


{tap... tap... tap... tap... tap...tap... tap...}


Tujuh sosok muda mudi terlihat turun dari artefak kapal terbang dengan cara melompat.


Zio memimpin jalan bagi 6 kultivator wanita yang mengekor dibelakangnya.


{wuuuuzzz}


Saat Zio berjalan, semua kabut tebal yang menutupi lembah racun itu terlihat langsung terhisap dengan sangat


cepat, masuk kedalam tubuh Zio.


Zio tentunya tidak ingin menyia-nyiakan sumber makanan bagi pohon surgawi miliknya yang selalu butuh nutrisi setiap saat.


“..berhenti!!” kembali Zio dan keenam wanita dibelakangnya dihentikan oleh penjaga gerbang, kali ini penjaga


gerbang sekte lembah racun.


Penjaga yang telah melihat kabut tebal sebagai penyamar keberadaan sekte lembah racun telah diserap secara terus menerus oleh Zio, langsung terlihat gusar.


Siapa yang tidak takut, kabut yang selama ini menjadikan sekte lembah racun paling ditakuti diantara sekte –


sekte pendukung kekaisaran Tang, dengan mudahnya dihisap begitu saja oleh sosok pemuda didepan mereka.


“..kami datang untuk meminta pertanggung jawaban sekte lembah racun, jadi kalian semua, aku kasih kesempatan, panggil ketua sekaligus leluhur sekte kalian sekarang juga, jika tidak ingin sekte kalian hilang dari kekaisaran Tang dalam lima tarikan nafas kedepan!” ujar Zio memberikan sambutan perkenalan.


Beberapa penjaga gerbang sekte lembah racun yang mendengar omongan Zio yang terlihat penuh penekanan, membuat kaku lidah mereka.


{teengg... teengg... teengg... teengg...teengg...}


Suara penanda jikalau sekte sedang diserang, terdengar ramai didalam wilayah sekte lembah racun.


{siiuuttt.. siiuuttt.. siiuuttt..siiuuttt.. siiuuttt.. siiuuttt..}


Puluhan tetua sekte, murid inti, murid luar murid dalam, dan semua sosok pengurus sekte datang dengan secepat kilat.


Didepan Zio, sekarang berdiri ribuan anggota sekte lembah racun, dari berbagai tingkatan ranah kultivasi dan


kelas.


{siuuuutt...}


{taapppp}


“..hormat kami leluhur sekte lembah racun!” semua anggota sekte segera bersikap hormat, sesaat ketika leluhur sekte lembah racun diikuti sepuluh pelindung agung sekte datang.


“...bagus-bagus!! Sayangnya tidak semua dari kalian yang datang kemari!” ujar Zio.


“..apa maksudmu mengacau di sekteku anak muda sombong!” ucap leluhur yang baru saja tiba.


“..kamu yang disana!” ujar Zio menunjukkan telunjuk jarinya kearah awan.


“..jika dalam hitungan 3 kamu tidak turun, jangan salahkan sekte lembah racunmu ini akan lenyap dari kekaisaran


Tang!” ujar Zio sambil mengangkat jari telunjuknya keatas langit sebagai pertanda hitungan telah dimulai.


“..ii-ini...! bagaimana dia bisa tahu jika leluhur agung kita melihat dari balik awan!” ujarnya pelan.


{siuuuuutt....}

__ADS_1


{...tappp}


Dalam hitungan seper sekian detik, leluhur agung yang bersembunyi dibalik awan langsung turun dan berdiri


didepan Zio.


“..hormat kami leluhur agung sekte!!” kompak semua anggota sekte lembah racun yang tadinya berdiri langsung


bersikap hormat.


“..siapa kamu anak muda?! Dan bagaimana kamu bisa tahu lokasiku bersembunyi!?” tanya sang leluhur agung pada Zio.


“..kalian tidak perlu tahu siapa aku, yang pasti kedatanganku untuk meminta pertanggung jawaban kalian kemarin


malam, kalian sudah bergabung dengan pasukan kekaisaran Tang, menghancurkan klan kami!” ujar Zio terlihat dingin menanggapi aura penindasan yang ditujukan kepada dirinya dan enam wanita dibelakangnya.


“..apakah dia bermaksud menuntut balas atas penyerangan klan phoenix kemarin malam?


“..iya kelihatannya seperti itu!?”


“..habislah kita, kita belum meminta izin kepada leluhur agung terkait hal ini!”


Bisik-bisik kerumunan para pemimpin sekte lembah racun terdengar pelan, namun bisa didengar oleh para leluhur mereka semua.


“..kalian bisa jelaskan ini nanti!” ujar sang leluhur menatap tajam pimpinan sekte lembah racun.


“..kakak, kelihatannya generasi sekarang telah membuat marah orang didepan kita, dan sekarang dia ingin


menuntut balas.” Ujar salah satu leluhur yang memang terlihat memiliki ranah kultivasi lebih rendah.


“..kamu benar adik, nanti kita proses mereka, kita selesaikan dulu permasalahan yang ada didepan kita!” ujar leluhur agung yang tadi bersembunyi dibalik awan.


Zio yang bisa mendengar semua perkataan mereka meski hanya mempergunakan telepati dalam berbicara, dirinya masih terlihat dingin tidak berekspresi.


“..jadi bagaimana!? Kuberi kalian kesempatan terakhir untuk meminta pengampunan, setelah itu tidak akan lagi ada kesempatan bagi kalian jika menolak!” ujar Zio.


“..hahahahaha...” suara ketua sekte lembah racun tertawa lebar.


“...anak muda!! pantang bagi sekte kami untuk meminta pengampunan pada pihak lain!”


“.. Terkait klan Phoenix, memang kami turut serta dalam pemusnahannya kemarin malam, dan kami sudah mendapatkan banyak harta jarahan dari klan yang sudah musnah itu!”


Suara ketua sekte terlihat menjawab semua pertanyaan dibenak leluhur sekte yang hadir, sekaligus penegasan


kesalahan mereka.


DEGH!!


“..kalian ikut memusnahkan klan Phoenix!” tanya leluhur kepada ketua sekte lembah racun.


Ketua sekte yang terlihat angkuh dan sombong segera menjawab dengan menyombongkan dirinya.


“..benar leluhur, dan kita sudah mendapatkan banyak harta guna keperluan sekte kita ratusan tahun kedepan,


hehehehe!” ungkap ketua sekte dengan membusungkan dadanya.


Zio yang melihat drama didepannya tidak ingin berlama-lama lagi.


{swoooosshhhh}


Aura milik Zio langsung menyebar dengan sangat cepat dan penuh dengan tekanan yang tidak bisa ditahan oleh semua kultivator yang sudah berkumpul didalam sekte lembah racun.


{duarrrr}....{duaarrr}


{dasssshh}...{dasssshh}...{dasssshh}...


Ledakan demi ledakan menghancurkan seluruh bangunan sekte.


Semua kultivator yang berada dibawah ranah kaisar dewa langsung menjadi kabut darah.


Puluhan ribu murid dan anggota sekte yang berkumpul dibelakang  leluhur sekte lembah racun, langsung musnah begitu saja.


Mati!!


Semuanya tidak ada yang selamat kecuali dua orang leluhur sekte lembah racun yang memiliki ranah kultivasi


Kaisar Dewa tingkat menengah dan tingkat Akhir.


“..guakk...huekkk” kedua leluhur sekte lembah racun langsung muntah darah.


Organ dalam tubuh mereka berdua hancur!!


“..ii-ini... bb-bagaimana bb-bisa!!”


Penyesalan!!

__ADS_1


Begitulah, selalu penyesalan diakhir.


__ADS_2