
“..silahkan tuan, ini semua pesanannya” sapa pelayan restoran mewah sambil mengarahkan para pelayan yang telah membawakan menu pesanan Zio.
Kembali Zio memilih menu masakan paling mahal dan paling menggugah rasa. Harga masakan yang dipesan Zio hampir menyentuh angka 100rb koin emas.
Pemilik restoran tentu saja senangnya bukan main, karena menu yang selama ini menunggu pelanggan akhirnya terpesan juga.
“..waaah lihat, tuan disebelah sana, tuan itu memesan menu masakan termahal!”
“.. bau harumnya... sampai menyebar keseluruh gedung”
“..sudah-sudah, kita jangan sampai menyinggungnya, siapa tahu dia itu tuan muda terkenal yang sedang menyamar!”
“..tapi apa kalian bisa mengetahui basis kultivasi milik tuan muda itu?”
Beberapa ucapan pengunjung terdengar ditelinga Zio, kebanyakan adalah komentar positif dan tidak mengganggu ketenangannya.
Kurang dari satu jam, Zio terlihat sudah menghabiskan semua menu yang dipesannya.
“..masakan direstoran ini memang sangat lezat sesuai dengan harganya” gumam Zio.
“..sebaiknya aku segera mencari penginapan,agar bisa segera membuka giok informasi dan merencanakan kegiatan selanjutnya” ucap Zio pada dirinya sendiri.
“..pelayan! tolong tagihannya” sapa Zio dengan mengangkat tangannya.
“..baik tuan..” terlihat pelayan yang bertugas segera menghampiri Zio dengan membawa selembaran kertas lusuh mirip kertas daur ulang 99 kali.
“..semuanya 97.000 koin emas tuan”
“..pelayan, apakah di restoran ini menyediakan penginapan?” tanya Zio sambil menyerahkan jumlah koin emas sesuai dengan tagihan.
“..ooh, ada tuan, namun penginapan direstoran ini hanya berstandart VIP tuan! Harganya 1000 koin emas per malamnya” jawab si pelayan dengan sopan.
“..baiklah, ini 100.000 koin emas sekalian untuk sewa kamar 3 hari!”
“..dan ini 10 koin emas lagi sebagai tips untuk pelayananmu” ucap Zio sambil menyodorkan kembali koin emas tambahan kepada pelayan didepannya.
“..**-terima kasih atas kebaikan tuan” jawab sopan dan terlihat bahagia dengan koin emas tambahan yang diberikan kepadanya.
Beberapa menit berlalu Zio sudah berada didalam ruangan lantai atas restoran mewah yang ternyata adalah kamar VIP bagi pengunjung yang ingin menginap.
Setelah membersihkan tubuhnya dan berganti baju dengan kaos dan celana pendek ala-ala tinggal di bumi, Zio terlihat mulai mengeluarkan Giok penyimpan informasi.
{wuuuusshhh}
__ADS_1
Siluet gambar audio visual terlihat keluar dari giok informasi layaknya proyektor.
Dunia ini ternyata masih bagian dari alam fana namun berbeda rentang hukum ruang dan waktunya. Dengan perbedaan waktu 1 hari dibumi setara dengan 2 tahun di dunia yang sekarang Zio tempati.
Jadi bisa dikatakan dunia paralel yang berjumlah jutaan semuanya saling tumpang tindih dengan keadaan bumi secara nyata. Tumpang tindih yang memang saling terhalang oleh hukum ruang dan waktu.
Didunia ini para penganut bumi datar akan sangat senang sekali. Karena, basis teori mereka berlaku disini, begitu juga dengan jutaan dunia paralel yang lainnya.
Ternyata banyak para traveler lintas dunia setiap hari datang dan pergi dengan berbagai kepentingan mereka masing-masing.
Pemerintahan kekaisaran hanya ada satu yang berlaku didunia ini. Dibawah kekaisaran ada banyak sekte dan klan bangsawan yang bertebaran dibawah naungan kerajaan – kerajaan.
Zio yang tidak ingin larut dengan informasi peta kekuasan masing-masing kerajaan segera mengabaikan informasi tersebut. Tujuannya satu mencari keberadaan klan Iblis kuno Azura.
Didalam giok informasi, Zio mendapatkan detail informasi terkait keberadaan klan iblis kuno Azura, ternyata klan iblis tersebut sudah menyebar didunia paralel selama ratusan ribu tahun lamanya. Lokasi utamanya secara tepat belum pernah ada yang dapat mengetahui.
Satu hal yang bisa ditangkap terkait klan iblis kuno Azura adalah keberadaan satu sekte yang memang mengedepankan kultivasi ganda sebagai peningkatan kemampuan para muridnya. Dan, klan iblis kuno azura selalu bekerja sama dengan sekte tersebut dalam pemenuhan darah perawan bagi persembahan setiap tahunnya.
Menurut informasi dari giok penyimpan informasi, sekte tersebut adalah sekte terkecil dengan murid wanita sebagai mayoritasnya. Namun memiliki kekuatan yang bisa dikatakan luar biasa tinggi dibandingkan ratusan sekte yang lainnya.
Adalah sekte teratai hitam namanya. Lokasinya ternyata berada diujung dunia sebelah utara, tepatnya berada dipesisir utara belahan dunia ini.
“..keliatannya mesti berubah jadi dukun cabul ini!”
“..langkah pertama tentunya mendaftar masuk kedalam sekter teratai hitam” ucap Zio menyimpulkan hasil pengumpulan informasinya.
Pagi hari berikutnya, Zio terlihat sudah bersiap dengan aktivitas pertamanya terkait melacak keberadaan sekte teratai hitam.
{tap..tap..}
Langkah Zio menuruni tangga bangunan menuju lantai paling bawah dimana terdapat restoran mewah dengan banyak pengunjung yang keluar masuk.
“..pelayan!” ucap zio ketika dirinya sudah duduk di pojok ruangan dengan jendela dibelakangnya.
Pelayan yang mendengar teriakan zio segera bergerak kearahnya. Mereka memprioritaskan Zio karena hari pertama Zio datang sudah memberikan banyak keuntungan dengan pesanannya.
Beberapa saat pelayan mencatat menu yang Zio sudah pesan dan pamit undur diri guna mempersiapkan pesanan Zio setelahnya.
Kondisi restoran pagi itu terlihat ramai, hampir semua tempat duduk dan meja terpenuhi oleh tamu-tamu yang terlihat lebih ramai dari hari sebelumnya.
“..silahkan tuan, pesanannya!” ucap pelayan dengan sopan dengan membawa menu pesanan Zio.
“..eh , pelayan, maaf, restoran ini terlihat lebih ramai dari sebelumnya? Apakah akan ada acara dalam waktu dekat?!” tanya Zio sebelum pelayan berbalik arah.
__ADS_1
“..benar tuan, ruangan penginapan diatas juga sudah penuh dengan tamu, hari ini adalah pendaftaran terakhir calon murid sekte teratai hitam dibuka, besok adalah hari pengujian calon murid yang sudah mendaftarkan diri”
“..banyak keluarga bangsawan dan kerajaan yang datang ketempat ini tuan”
“..harap maklum jika tuan merasa kurang nyaman” jelas si pelayan dengan sopan.
“..ooh, dimana tempat pendaftarannya, kemudian apakah ada batas tertentu bagi para calon murid untuk mendaftar?” tanya Zio kembali.
“..di pusat kota tuan, hanya 2 kilometer kearah utara dari bangunan ini”
“..usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun tuan, terkait basis kultivasinya, harus minimal diranah Jendral*5 tuan” kembali pelayan memberikan informasi pada Zio.
“..oh, begitu.. ini, buat informasi yang sudah kamu berikan barusan” ucap Zio sambil memberikan 5 koin emas diletakkan diatas meja.
Pelayan yang melihatnya segera mengamankan koin emas diatas meja dengan ekspresi gembira.
“..kebetulan sekali, memang sungguh baik keberuntunganku” gumam Zio yang terlihat mulai menikmati menu pesanannya.
Disaat Zio sedang menikmati menu sarapan paginya, tiba-tiba..
“..pelayan! siapkan meja seperti biasa untuk tuan muda Yun!” terdengar suara teriakan disertai penekanan dari arah pintu masuk gedung restoran.
Lantai bawah restoran sendiri mampu menampung 50 meja makan dengan masing-masing meja makan terdiri dari 4 kursi. Total tamu 200 pengunjung.
“..maaf tuan muda Yun, semua meja kami telah penuh” sapa pelayan dengan sopan dipintu masuk lantai bawah.
“..apa!!..suruh pergi tamu-tamu biar tuan muda Yun bisa duduk dengan nyaman dilantai bawah!” arogansi pengawal bangsawan Yun terdengar oleh semua yang ada dilantai bawah.
Sang pengawal tuan muda Yun berjalan mengarah ketempat dimana Zio berada. Entah kebetulan atau tidak, meja yang Zio tempati adalah meja tempat Tuan Muda Yun makan direstoran selama ini.
{brakkk}
Gagang pedang milik pengawal tuan muda Yun dibenturkan keatas meja dimana Zio masih melakukan aktivitas sarapan paginya.
“..kamu!...segera tinggalkan tempat ini, ini adalah meja Tuan Yun !” arogansi kembali terlihat.
Zio masih dengan santainya menikmati makanan yang ada didepannya tanpa terganggu dengan aksi arogansi pengawal tuan muda Yun.
“..tuan Muda Yun, tolong jangan mengganggu tamu saya,.” Ucap pemilik restoran yang mulai campur tangan mengatasi permasalahan pagi itu.
“..tuan Jiang, apakah tuan sudah tidak melihat posisi tuan Yun?” tanya pengawal yang tadi memukulkan gagang pedangnya keatas meja.
“..minta maaf,...yang tua ini minta maaf telah menyinggung tuan pengawal” ucapnya dengan sopan.
__ADS_1
Pemilik restoran tentunya paham dengan ranah kultivasi ditingkat Jendral*9 para pengawal bangsawan Yun memang terkenal dengan arogansinya.
Tuan muda mereka sendiri saat ini berada diranah kultivasi tingkat Raja*1, dengan umur masih 21 tahun. Keadaan yang sudah dianggap sebagai salah satu jenius muda di lingkungan bangsawan Yun.