
“..selamat datang tuan! Apakah tuan muda ingin menginap?!” sambutan dan sapa pelayan gedung penginapan yang terlihat mewah dengan ornamen tradisional mendominasi.
Gedung penginapan berlantai 5 itu terlihat kebih mirip pagoda.
“..berikan aku kamar paling mahal di penginapan ini!” jawab Zio.
“..tentu tuan, satu malamnya 1000 koin emas, sudah termasuk hidangan makan pagi dan malam!” kembali pelayan penginapan memberitahukan Zio.
“..ini 3000 koin emas” ucap Zio sambil mengeluarkan kantong berisi koin emas untuk membayar penginapan selama 3 hari kedepan.
“..mari saya antarkan kekamar tuan muda!” ucap sopan pelayan sambil berjalan didepan Zio menuju kesebuah ruangan disamping meja penerima tamu. Mirip lift ruangan!
Ternyata benar, didalam ruangan terdapat lempengan logam berwarna perak, dengan mengalirkan energi kearah token yang sedang dipegang oleh si pelayan penginapan, lempengan itu langsung bergerak naik menuju lantai tempat dimana kamar Zio berada selama 3 hari kedepan.
“..silahkan tuan muda, ini ruangan tuan muda, sebentar lagi pelayan akan mengirimkan beberapa makanan dan
minuman sebagai ucapan selamat datang dan semuanya gratis bagi tuan muda!”
“..ini ambillah” Zio terlihat memberikan dua koin emas kepada si pelayan.
“..terima kasih tuan muda!’ raut wajah bahagia tergambar jelas ketika menerima tips dari Zio.
Setelah masuk kedalam ruangannya, Zio segera bersih-bersih dan mengganti pakaiannya dengan kaos oblong V neck berwarna putih, dengan bawahannya celana pendek salah satu club bola yang ada di bumi.
Zio menikmati waktunya dengan membaca beberapa buku komik sinchan seri terbaru hingga matahari telah hilang dari peredarannya.
“..tuan!” serempak keenamnya muncul dari kekosongan udara didalam kamar penginapan Zio.
“..jadi, informasi apa yang telah kalian kumpulkan?” tanya Zio meletakkan komik bacaan miliknya dan memfokuskan diri mendengar penjelasan keenamnya.
“..jadi begini tuan..” terlihat salah satu tikus api memulai laporannya.
Dari kumpulan informasi yang didapatkan, kekaisaran Chen adalah satu dari empat kekaisaran didunia paralel
yang Zio kunjungi saat ini, kekaisaran ini telah bersekutu dengan Asosiasi Iblis Kuno sebagai kekuatan terbesar pendukung roda pemerintahannya.
Kekaisaran Chen dengan ketiga lainnya tidak pernah berdamai, bahkan tiap hari kekaisaran Chen selalu
melakukan penyerangan pada tiga kekaisaran yang lain dengan mempergunakan bantuan kekuatan dari asosiasi iblis kuno.
Setiap wilayah yang telah berhasil dikuasai, asosiasi iblis kuno akan langsung berdiri guna melanjutkan aktivitas
pemekaran wilayah.
Rakyat di kekaisaran Chen begitu tertindas dengan berbagai kebijakan yang diambil oleh sang pemimpin kekaisaran.
Penarikan pajak yang tinggi dan penegakan hukum yang selalu tumpul kearah bawah membuat rakyat banyak yang tertindas.
Kesimpulannya, kekaisaran Chen mesti direformasi, dan asosiasi pendukungnya mesti dibumi hanguskan.
Kekuatan tertinggi dari kekaisaran Chen berada diranah kaisar langit*3. Kekuatan yang hanya dimiliki oleh sang kaisar Chen itu sendiri.
Kekuatan pendukung dibalik kekaisaran Chen adalah asosiasi iblis kuno dengan tingkat ranah kultivasi Kaisar Langit*8.
“..tuan, serahkan kekuatan pelindung kekaisaran padaku!” ucap Bleki dengan senyum setannya.
__ADS_1
“..hehehe..kamu mendapatkan makananmu kah bleki!” ucap Zio tertawa menanggapi permintaan Bleki.
Dengan naiknya ranah bleki, kekuatan Bleki sekarang hanya bisa dikalahkan oleh tingkatan kaisar dewa yang
ada dialam dewa sana.
“..cuman kita disini jangan sampai lengah! Siapa tahu ada kekuatan tidak terlihat yang mengintai kegiatan
kita!”
“..intinya kalian mesti hati-hati dalam setiap tindakan kalian”
“..ini aku bagikan token teleportasi, Token ini akan segera mengirimkan kalian masuk kedalam dunia jiwa
milikku, gunakan token saat kalian benar-benar terdesak dan tidak bisa melawan kekuatan yang sedang kalian hadapi!” ujar Zio sambil mengeluarkan 6 buah token yang terlihat melayang didepannya.
“..baik tuan” keenamnya segera mengambil 6 buah token didepan mereka.
“..apa rencana kita selanjutnya tuan?!” tanya salah satu tikus api.
“..apalagi, datang-kuras hartanya-hancurkan!” ucap Zio lantas berdiri dan langsung bajunya berganti secara
otomatis.
Dengan adanya 4 lokasi berbeda dari asosiasi Iblis kuno, Zio berencana untuk mendatangi semua lokasi asosiasi dalam sekali bergerak.
5 tikus api akan bersama Bleki untuk melancarkan aksi mereka langsung di bangunan kekaisaran Chen.
{zlappp}
Mereka semua langsung menyebar menjalankan tugasnya masing-masing.
Semua harta dan sumberdaya dikuras habis saat Zio ataupun kloningannya tiba dilokasi asosiasi iblis kuno.
Kondisi malam hari gedung asosiasi terlihat sepi dan tidak ada petugas yang beraktivitas didalam gedung.
Para penjaga yang bertugas tidak ada yang menyangka jikalau Zio menyusup kedalam gedung asosiasi, karena Zio mempergunakan mode kamuflase.
Empat bangunan asosiasi iblis kuno itu berakhir dengan kekosongan mirip gedung baru yang mau disewakan.
Dengan memasang ilusi seolah-olah gedung asosiasi masih berada dibelakang para penjaga, tidak ada yang menyangka, jikalau gedung asosiasi telah lenyap dari keempat lokasi.
{zlappp}
Zio yang sudah menarik kembali kloningannya setelah menyelesaikan tugas menyatroni gedung Asosiasi, segera
berteleportasi diatas gedung utama kekaisaran Chen.
Sambil melayang Zio melihat aksi dari Bleki dan 5 tikus api yang terlihat sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing.
Bleki yang sudah mendapatkan pemahaman tertingginya terkait ilmu melahap energi kehidupan lawannya, bergerak kesana kemari, hanya dengan beberapa detik sentuhan, Bleki sudah bisa menyerap habis energi kehidupan dan jiwa milik korbannya.
Semua penghuni kekaisaran tidak ada yang lolos dari aktivitas lahap melahap bleki.
%%%
__ADS_1
Disebuah ruangan dengan cahaya remang-remang,
Terlihat sosok lelaki dengan tubuh polosan sedang berpesta dengan lima orang wanitanya.
Kelima wanita itu adalah para selir miliknya yang terlihat juga sudah polosan tanpa ada kain penutup disekujur tubuh mereka semua.
Tongkat pedas kaisar Chen dengan ukuran mirip sedotan boba, terlihat sedang dimasukkan kedalam salah satu gua surgawi milik selirnya, sedangkan selir yang lain meraba seluruh bagian tubuh kaisar Chen memberikan semangat dalam bergerak memaju mundurkan pinggulnya.
“..kaisar memang perkasa!”
“..benar sodaraku, kita sampai ketagihan dengan tongkat pedasnya!”
“..tolong buahi aku kaisar!”
Berbagai komentar mesum dan cabul terdengar berbisik ditelinga kaisar Chen yang sedang bercocok tanam dengan salah satu selirnya.
Beberapa selir terlihat menggesek gesekkan dua bongkahan gunung 36D milik mereka pada tubuh kaisar Chen, gerakan yang berguna untuk meningkatkan produksi testosteron milik sang kaisar.
Dua yang lainnya terlihat sedang berebut bermain duo biji sang kaisar dengan mulut mereka.
Aktivitas yang tentunya berseberangan dengan kondisi didalam bangunan kekaisaran saat ini.
“..kaisar....ooooggghhh dikiit lagiiii...” teriakan cabul dari selir yang sedang dihajar tongkat pedas milik sang kaisar terdengar penuh permohonan untuk dipuaskan.
“..baiklah, tahaaan... ii-iniii sebentaar lagii!!’ kaisar Chen terlihat bersemangat memaju mundurkan pinggulnya dengan mata yang terpejam.
Tanpa sepengetahuannya, Bleki yang sudah masuk kedalam ruangan mesum kaisar, segera melahap kelima selir kaisar Chen dengan sangat cepat.
Kaisar yang sudah terbenam dengan suasana cabul, dengan mata tertutup, dirinya tidak menyadari jikalau tubuhnya yang berpolos ria dengan sedotan boba yang mengacung tegak kedepan sedikit melengkung itu hanya bergerak-gerak menyodok udara kosong didepannya.
“...eh,...lho kok ilang!” sang kaisar yang merasakan perbedaan terkejut bukan main.
Dirinya kebingunan saat membuka matanya, melihat ruangan sudah kosong tidak ada kelima selirnya.
Kaisar Chen yang kena tanggung itu terlihat putus asa dengan kondisinya saat ini, antara meneruskan kemesumannya, ataukah mencari keberadaan kelima selirnya yang menghilang.
Kaisar Chen masih celingukan kesana kemari mencari keberadaan lima selirnya dengan tubuh polosnya.
“..aneh, pada kemana semua ini?!”
“..eh, baju dan cincin ruangku kemana?!”
Merasa ada yang tidak beres, segera kaisar Chen berjalan keluar ruangan mesumnya.
“..kemana petugas jaga!”
“..kenapa kekaisaran sepi sekali!”
Tidak ada cincin ruang artinya tidak ada baju ganti, kaisar berjalan keluar ruangan dengan posisi sedotan boba
dan duo biji yang gondal – gandul bebas kesana kemari bergesekan bermain lato-lato.
Menemukan ada kain selendang tergeletak begitu saja didepannya, dirinya segera mengambil dan melingkarkan
selendang yang hanya mampu menutupi area laki-lakinya mirip rok mini espege pameran mobil.
__ADS_1
“bwakakakkk” Zio yang tidak tahan lagi tertawa dengan lepasnya.
“..hahahahaha” kelima tikus dan bleki juga ikutan tertawa seperti halnya Zio.