Tukang Tambal Ban SUPER

Tukang Tambal Ban SUPER
MAKAM KUNO(2)


__ADS_3

Sosok tubuh putih mulus dengan bibir sensual berwarna pink muda mengarah ke transparan, kemudian dua tangannya terlihat menutupi kedua bongkahan gunung yang jika ditebak ukurannya 36D, semak belukar yang tumbuh dibagian segitiga bawah, terlihat begitu alami tidak panjang dan tidak pendek, sempurna menutup lubang gua segaris yang terlihat belum pernah tersentuh oleh lawan jenisnya.


Zio terlihat mendekatkan telapak tangannya ingin mengecek masih bernafas atau tidaknya sosok yang ada  didalam peti. Namun,..


“..apa yang akan kau lakukan!” tiba – tiba muncul proyeksi hologram berbentuk wanita yang mirip dengan wanita


yang sedang tertidur didalam peti.


Proyeksi wanita hologram itu juga sama polosan tanpa mengenakan baju penutup sama sekali.


“..eeh!” Zio langsung terkejut dan mundur beberapa langkah mendeteksi aura lawan bicaranya!


“..manusia! apa yang akan kamu lakukan pada tubuhku! Aku tanya sekali lagi”


“..kamu mau berbuat mesum!?” proyeksi jiwa itu terlihat emosi saat Zio berusaha memegang pipinya.


Zio yang tadinya terlihat tertekan dengan aura penindasan dari proyeksi hologram wanita didepannya, itu


kini bisa menguasai keadaan, didepannya ternyata hanyalah serpihan jiwa saja, dan terlihat sudah akan mulai menghilang karena sudah terlalu lama dikeluarkan.


“..tsk!” Zio mencibir serpihan jiwa yang masih saja mengomel didepannya.


“..begini...! begini! ..mmccuuaaah..begini!” Zio meledek serpihan jiwa dengan memegang kedua pipi, kening serta mencium bibir dari wanita yang terlihat seperti tidur didalam peti.


“..kkamuuu!!” serpihan jiwa itu semakin terlihat emosi dengan aksi Zio meledeknya.


“..daripada kamu marah-marah engga jelas begitu mending kamu ceritakan, siapa wanita didalam peti kuno ini?!”


tanya Zio, sambil tangannya membelai-belai segitiga bagian bawah yang terlihat rimbun, sambil sesekali  tangannya iseng mencabuti rumput berwarna hitam namun halus.


{cetutttt}


Suara tarikan rumput belukar yang tercabut beberapa helai.


Tatapan serpihan jiwa yang ada didepan Zio semakin terlihat penuh dengan amarah, namun dirinya sudah tidak


berdaya, selain energi miliknya sudah semakin pudar dan sebentar lagi akan menghilang, dirinya tidak punya kekuatan lagi untuk menghajar Zio yang semakin kurang ajar terhadap tubuhnya.


“..hehehehe” Zio hanya tertawa kecil sambil terus meledek serpihan jiwa dengan aksi-aksi cabulnya *******


-***** dua bongkahan kenyal putih mulus, memilin milin pucuknya hingga membuka jalur pintu masuk gua rimbun milik tubuh fisik wanita muda yang terlihat masih lelap tertidur.


“..baiklah..baiklah, aku akan cerita, hentikan dulu aktivitas cabulmu itu!” serpihan jiwa akhirnya menyerah,


dirinya segera mendekat kearah Zio dan langsung meletakkan telunjuknya dikening Zio, mengirimkan informasi terkait siapa tubuh wanita yang tertidur pulas didalam peti kuno.


Dalam informasi yang dibagikan oleh serpihan jiwa, Zio akhirnya mengetahui nama pemilik tubuh wanita yang


masih tertidur sambil telanjang itu bernama JINMU, wanita itu merupakan permaisuri kaisar dewa, meski statusnya adalah permaisuri, namun Jinmu yang merupakan dewi keabadian belum pernah tersentuh tubuhnya oleh laki-laki manapun.


Jinmu sendiri adalah incaran dewa iblis Azura, karena Jinmu merupakan dewi satu-satunya yang masih memiliki unsur energi YIN dewi sejati.

__ADS_1


Dewa Iblis Azura menculik Jinmu dan menyembunyikannya didalam sebuah makam kuno untuk membuat kaisar dewa turun mentalnya, hingga memudahkan dewa iblis Azura untuk membunuh sang kaisar dewa serta menguasai kekaisaran alam Dewa.


Ratusan juta tahun lamanya Dewa Iblis Azura menguasai alam dewa hingga akhirnya Zio Tianlah yang sanggup untuk melenyapkannya.


Dari ingatan yang ditransfer kedalam pikirannya Zio, satu-satunya cara untuk memutuskan formasi tidur abadi


adalah dengan jalan berkultivasi ganda dengan sang permaisuri didalam peti kuno sekaligus menyerap hukum pemahaman keabadian yang diselipkan dalam energi Yin Dewi sejati.


Ada perasaan senang juga perasaan bingung saat mendapatkan informasi barusan, senang karena untuk  membangunkan permaisuri harus dengan jalan kultivasi ganda, bingung, mengingat ukuran peti kuno hanya selebar badan sang permaisuri yang saat ini sudah terlihat penuh mengisi ruang didalam peti kuno, belum lagi apa enaknya kultivasi ganda dengan orang yang sedang tidur.


“..apakah tidak ada cara lain?” tanya Zio kepada serpihan Jiwa permaisuri Jinmu.


“..tidak ada!” jawab singkat permaisuri Jinmu.


Setelah menjawab, serpihan jiwa permaisuri Jinmu segera mendekatkan diri melihat tubuh polosnya didalam peti


kuno.


“..nasib baik apa nasib jelek ini, tubuhku harus diserahkan pada laki-laki mesum ini!”


“..mungkin sudah menjadi suratan takdir sang pencipta!”


“..lebih baik sama laki-laki mesum daripada sama dewa iblis azura!”


Terlihat serpihan jiwa permaisuri Jinmu berperang dalam pikirannya sendiri.


 “..baiklah, demi kedamaian dunia, aku akan melakukannya!”


“..tolong semangati diriku!” ucap Zio tanda berdosa.


Pakaian Zio segera dilepaskan begitu saja kelantai.


“..kyaaaa!! mesuuum!” teriak serpihan jiwa permaisuri Jinmu.


Meskipun serpihan jiwa terlihat malu-malu namun tatapan matanya tidak pernah lepas dari naga perkasa yang


terlihat tegak kencang berdiri layaknya beton tiang pancang.


Dengan susah payah Zio menempatkan dirinya agar muat dalam satu peti bersama tubuh polos permaisuri Jinmu.


Zio segera melakukan aksi penetrasinya dengan ******* tombol tombol mancung didua gunung putih kenyal 36D


milik permaisuri Jinmu. Aktivitas itu berjalan santai dan penuh penghayatan.


Sesekali bibir Zio dan bibir permaisuri Jinmu terlihat saling berpagutan, lidah Zio menyeruak masuk memaksa


melilit lidah permaisuri Jinmu. Air liur bertukar dengan air liur.


Sementara dibagian bawah sana, kulit sudah bertemu dengan kulit dan bulu bertemu dengan bulu secara intensif


tanpa ada penghalang satupun.

__ADS_1


Sesekali sang naga perkasa yang telah berdiri tegak berusaha untuk menerobos masuk menyibak rimbunnya hutan belantara yang menutupi gua surgawi milik permaisuri Jinmu.


“..euhmmmmm” ada sedikit rintihan ketika kepala sang naga perkasa mulai memasuki bibir gua berusaha menerobos dengan perlahan.


Keringat membasahi tubuh polos permaisuri Jinmu dan Zio yang mulai terlihat intensif gerakan maju mundur


dengan hentakan 1-1-2 nyaa.


“...oooggghhh” permaisuri Jinmu mulai melengkuh nikmat ketika sang naga perkasa mulai menggaruk-garuk dinding gua surgawi permaisuri Jinmu.


Darah segar terlihat membasahi batang tubuh sang naga perkasa, energi Yin Dewa Sejati menerobos masuk kedalam tubuh Zio dengan sangat kuat. Pohon surgawi menghisap dengan gila-gilaan semua energi Yin Dewi Sejati yang masuk, membuatnya berevolusi menjadi pohon raksasa dengan cabang pohon dan akar  bergelembung berjumlah jutaan banyaknya.


“...aaaakkhhhh” permaisuri Jinmu kembali tubuhnya terangkat melengkung, entah kapan tubuh permaisuri terlah


terbangun dari tidur lelapnya, yang jelas saat ini dirinya sedang menikmati surga dunianya bersama Zio.


Serpihan jiwa miliknya juga sudah tidak ada lagi disamping peti kuno, tadinya serpihan jiwa menjadi penonton


setia adegan dewasa tanpa sensor.


Hentakan demi hentakan semakin Zio tekankan dengan kedua tangannya memegang pinggang ramping dari bawah, kepala sang naga perkasa mulai menyundul dinding paling dalam dari gua surgawi permaisuri Jinmu dengan sangat intensif tanpa jeda.


Tubuh permaisuri Jinmu entah sudah beberapa puluh kali mendapatkan kepuasannya, lengan dan punggung Zio


menjadi pelampiasan gigitan dan cabikan kuku permaisuri Jinmu.


Pemandaangan adegan dewasa itu terus berlangsung berjam- jam lamanya, bahkan sang pejantan belum juga kunjung menembakkan muntahan susu kental yang ditunggu.


Jam berganti hari, hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, tahun berganti windu,


windu berganti abad.


Kedua sosok beda jenis itu tidak ada kunjung selesai beraktivitas cocok tanam.


Pemahaman hukum waktu terlihat kacau saat keduanya beradegan dewasa.


Tidak terasa ratusan tahun mereka sudah beraktivitas bercocok tanam hingga pada akhirnya sang pejantan


menyemprotkan susu kental dalam jumlah yang sangat banyak hingga membanjiri peti kuno.


Tubuh permaisuri Jinmu segera menyerap susu kental itu hingga habis, bahkan tubuh sang naga perkasa juga tidak lepas dari hisapan bibir sekkksi permaisuri Jinmu, semuanya dijadikan nutrisi bagi tubuhnya yang telah bermilyar tahun lamanya tertidur didalam peti kuno.


Aktivitas adegan dewasa ratusan tahun itu hanya terlihat 10 hari saja didunia yang bleki dan 5 tikus api diami.


“..sudah 10 hari kawan, bagaimana keadaan tuan kita!?”


“..tenang saja, tuan adalah dewa hebat, pasti bisa menangani apa yang ada didalam isi peti kuno!”


Bleki lebih memilih diam saja tidak berkomentar, meski dirinya bisa mengetahui apa yang terjadi didalam


ruangan tempat Zio berada, tapi dirinya lebih memilih untuk diam saja.

__ADS_1


“..aku harus meminta jatah lebih iga bakar dari tuan nanti, enak saja dia enak-enakan disana, akunya disuruh jaga


pintu masuk!” batin Bleki.


__ADS_2