
{nguuuungggg}
Suara echo mikrofon terdengar berdengung sangat keras didalam ruangan.
Peserta yang hadir terdengar sangat ricuh, ramai dengan pembicaraan mereka masing masing.
Pertemuan pagi itu telah selesai, diawali pembukaan yang diberikan langsung oleh Presiden Negara yang memberitahukan maksud dan tujuan diadakannya acara pertemuan tertutup dan tidak diliput oleh media tanah air itu dilanjutkan presentasi yang dilakukan oleh Zio beserta praktiknya secara langsung.
Semua yang hadir dibuat takjub dengan presentasi yang Zio lakukan. Zio juga telah memberikan gambaran yang sama seperti konsep yang dilakukannya di China beberapa hari yang lalu. Rekaman audio visual juga diberikan sebagai bentuk bukti pekerjaannya.
Yang menjadi ramai adalah konsep yang ditawarkan mengharuskan para pemilik pabrik untuk menyetor biaya langsung kepada pemerintah. Meskipun teknologi berasal dari sisi Zio sendiri.
Mereka yang hadir tentunya sangat keberatan dengan hal ini, kenapa tidak langsung berhubungan dengan Zio secara bisnis to bisnis (B to B), namun skema yang dilontarkan adalah skema Government to bisnis (G to B).
Hal ini sudah sesuai dengan pembicaraan yang Zio dan bapak presiden sepakati bersama saat berbicara beberapa hari yang lalu. Pemerintah akan menjadi leader dalam instalasi teknologi yang Zio tawarkan dan Zio hanya akan menerima pembayaran dari pemerintah secara tunai didepan.
Setelah dirasa pertemuan itu selesai, Zio segera berpamitan dengan Presiden dan beberapa menteri serta pemangku jabatan tertinggi militer yang ada dinegara ini.
Zio sangat menghindari kejaran dari peserta yang hadir yang berusaha untuk negosiasi secara langsung dengan dirinya. Oleh sebab itu Zio segera meninggalkan lokasi pertemuan lewat pintu belakang. Biarlah menjadi urusan pemerintah terkait mekanisme dilapangan.
{bruuummmm}
Presiden menyuruh timnya untuk mengantarkan Zio dengan mempergunakan mobil kepresidenan yang lain. Hal ini sebagai bentuk komitmen presiden untuk melindungi sosok Zio dari publikasi umum.
Berita terkait solusi sampah industri baik bahan berbahaya, maupun non berbahaya menjadi buah bibir media tanah air dalam beberapa hari. Konsep bisnis monopoli layaknya bisnis kelistrikan rumah tangga itu mau tidak mau mesti diambil oleh para pengusaha yang memang merasa kesulitan dengan sampah-sampah bekas produksi mereka, baik itu berbentuk cair maupun non cair (padat,gas).
Minggu depan adalah jadwal Zio melakukan penyelesaian terkait polusi udara dan penjernihan semua sungai di tanah air.
{ciiittt}
{bruuummmm}
{dap}...{dap}
Sore hari disaat matahari sudah condong ke arah barat, jam dinding menunjukkan pukul 17:15, parkiran depan tempat usaha terlihat kedatangan tamu menggunakan beberapa buah mobil SUV berwarna hitam.
“..Kakek Tendri?!” sapa Zio awal menyambut kedatangannya.
“...hohoho... Zio, anak Muda penuh talenta!” terlihat Kakek Tendri membalas pelukan yang diberikan oleh Zio.
__ADS_1
Sementara kedua orang saling berpelukan, tamu yang lain terlihat masih berdiri memperhatikan dua generasi yang berbeda umur didepan mereka.
“..siapa lagi ini kek?!” tanya Zio pada kakek Tendri.
“..Zio, mereka kawanku yang lain dari benua Amerika sana!”
“..apakah kamu tidak mengenal presiden Amerika?”
“..kamu tidak pernah nonton Televisi kah?!”
“..aah, sudahlah, kakek paham kondisimu anak muda!”
Kakek Tendri banyak berbicara sambil mengarahkan telapak tangannya memberikan penjelasan pada Zio.
Tidak ada kendala terkait bahasa antara Zio dengan tamunya dari USA kali ini.
Beberapa saat setelah semua tamu menempati tempat duduk yang tersedia didepan tempat usaha Zio, dimulai dari sekretaris kepresidenan yang menjelaskan tujuan mereka datang ketempat Zio, kemudian dilanjutkan oleh
presiden Amerika sendiri yang memberikan uraian secara detail.
“..begitulah permasalahan kami” akhir kata dari presiden Amerika.
Perlu strategi khusus guna menghilangkan semua permasalahan terkait sampah militer, sampah industri nuklir dan sampah rekayasa genetika mereka.
Bank dunia memberikan mereka tenggat selama 3 tahun kedepan, jika tidak segera diselesaikan, maka status Amerika sebagai penerima bantuan terbesar bank dunia akan dihapus.
Kedatangan rombongan Amerika secara langsung dipimpin oleh kepala negaranya tentunya sudah diketahui oleh presiden negara ini, pengamanan super ketat dalam radius 1 kilometer dari lokasi pertemuan sudah dilakukan.
Kurang lebih satu dan tiga puluh menit lamanya Zio memberikan penjelasan dan berjanji akan mengunjungi negara itu setelah urusannya minggu depan selesai.
Karena dirasa sudah tidak ada lagi yang bisa dibicarakan, rombongan terlihat mulai meninggalkan lokasi TPA dengan pengawalan yang sudah bersiaga diluar lokasi TPA.
Tidak ada lagi hal yang istimewa setelah kehadiran rombongan dari Amerika.
Hari pun berganti, sesuai jadwal hari ini Zio akan menunjukkan teknologi dan keahliannya kepada Bapak Presiden disalah satu sungai terpanjang dinegara ini.
Duduk bersama dengan Presiden dengan mempergunakan speed boat militer negara ini, Zio dan rombongan yang saat ini berada ditengah tengah aliran sungai terpanjang di negara ini terlihat sudah siap dengan aksi yang
akan dilakukannya. Kamera helicopter dan drone berseliweran diatas permukaan air sungai. Presiden juga secara langsung meminta satelit yang beredar untuk melakukan perekaman exclusive.
__ADS_1
Aliran sungai yang terlihat tidak terlalu deras namun terus menerus mengalir telah diperhitungkan Zio secara matang dalam studi kasusnya.
Dalam genggaman Zio saat ini terdapat senjata mirip pelontar granat didunia militer, dengan bagian ujungnya berbentuk Bola basket transparan yang masih tertutup cover berwarna gelap.
Tanpa basa basi lagi, Zio berdiri dan mengarahkan pelontar dengan sudut yang dirasa sudah sesuai.
{doorrrr}
Pelontar itu melontarkan bola transparan yang didalamnya terlihat bintik bintik kecil warna warni layaknya foto citra luar angkasa melalui satelit NASA.
Saat bola transparan itu mulai menyentuh permukaan air sungai, tiba tiba..
{debuuummmmmm}
Ledakan besar mengirimkan angin kencang dalam radius kurang lebih 1 kilometer.
Kurang dari lima menit perubahan warna air sungai mulai terlihat.
Sungai yang tadinya keruh itu perlahan mulai terlihat jernih dan bahkan ikan-ikan biota didalamnya semua terlihat berenang dengan bebas layaknya air laut di perairan tak berpenghuni layaknya di wilayah perairan RaJa Ampat Papua.
Perubahan itu terus berlangsung tanpa ada henti dari hulu ke hilir dengan kecepatan perubahan yang luar biasa.
Tidak sampai satu jam, salah satu sungai terpanjang di negara ini terlihat sudah berubah warna aliran airnya. Jernih maksimal!
Ternyata bola transparan tadi menyimpan biota super kecil berjumlah 999 desiliun (nolnya ada 33 dibelakang angka) jumlahnya. 999.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.
Bioata itulah yang secara rakus memakan semua endapan material pembuat keruh, yang ikut dalam aliran air sungai tersebut, dan hanya menyisakan air murni beserta tanaman pendukung kehidupan bawah air saja pada akhirnya.
Biota yang dilepaskan aman untuk ikan dan tumbuhan yang hidup didalam air, karena biota tersebut hanya menargetkan lumpur, sampah, cairan pekat dan material lain yang memang membuat sungai menjadi keruh.
Dari kamera helikopter kemudian video drone serta citra satelit terlihat jelas perubahan warna aliran air sungai yang tadinya keruh, kini telah berubah menjadi sangat jernih sekali. Prestasi yang luar biasa!
Momen dimana perubahan warna air sungai berubah menjadi jernih itu dibagikan secara live oleh akun resmi milik negara dan sudah dilihat lebih dari 10 milyar viewer diseluruh dunia.
“..Amazing !”
“..luar biasa! Bisakah digunakan disungai yang ada dikota kami?”
Berbagai komentar positif terlihat membanjiri, tentu saja semuanya berharap agar cara yang sama bisa berlaku di sungai yang ada diwilayah mereka.
__ADS_1
Kembali lagi dunia dihebohkan dengan solusi permasalahan yang luar biasa terkait lingkungan hidup. Pemerintah yang melakukan siaran langsung terlihat kerepotan dengan berbagai telepon dari seluruh negara didunia yang mengajukan proposal secara langsung dengan tujuan yang sama.