
Dengan adanya informasi terbaru keterkaitan antara ritual persembahan darah perawan dengan sekte teratai hitam akhirnya bisa di tarik kesimpulan, jikalau sekte Teratai Hitam yang ada didalam dunia paralel alam fana ini merupakan bagian dari sekte teratai hitam yang ada di alam spiritual.
Jendral Wang mempergunakan artefak khusus yang memiliki durasi tidak lebih dari 1x24 jam sejak kedatangan
dirinya didunia paralel alam fana adalah waktu toleransi lintas alam yang dimilikinya. Beda waktu 1 hari alam langit sama dengan 10 tahun alam fana.
Jendral Wang inilah yang pada kenyataannya telah menikmati surga dunia keperawanan murid sekte dan para tetua yang ikut ambil bagian melaksanakan perintah leluhur sekte teratai hitam.
Dengan terbunuhnya Jendral Wang praktis pihak kekaisaran yang menyuruhnya cepat atau lambat akan segera
mengetahuinya, terlebih lagi giok jiwa milik jendral Wang sendiri yang menjadi penanda keberadaanya telah pecah.
%%%
Terlihat tangan kanan jendral Wang memasuki ruangan kekaisaran dengan tergesa -gesa.
“..yang mulia, hamba ingin melaporkan kondisi jendral Wang!” dengan intonasi suara yang terlihat kekhawatiran.
“..ada apa? Cepat informasikan!”
“..giok jiwa milik Jendral Wang pecah yang mulia!” ucapnya kembali dengan ragu-ragu.
“..aa-apaaa!! Bagaimana bisa?!” aura kaisar langsung menyeruak diseluruh ruangan hingga mengakibatkan ruangan kaisar bergetar hebat layaknya gempa bumi skala 7 SR.
“..JJ-jendral Wang sedang berada di sekte teratai hitam dunia paralel alam fana yang mulia, untuk menjalankan
perintah yang mulia mengumpulkan esensi darah perawan sesuai kontrak persetujuan yang sudah ditandatangi oleh para leluhur mereka yang mulia” ucap tangan kanan Jendral wang sambil gemeteran badannya.
“..aku paham itu, karena tadi sebelum pergi, Jendral Wang menghadap kepadaku!” Kaisar mulai mereda amarahnya.
“..segera panggilkan Jendral yang lainnya sekarang!” teriak kaisar.
Penasehat kekaisaran segera bergerak cepat memberikan informasi melalui giok komunikasi yang hanya dimiliki
oleh anggota inti kekaisaran.
Hanya dalam hitungan puluhan detik, total ada 9 jendral kekaisaran berkumpul diruangan pertemuan, sang kaisar sendiri sudah duduk sambil memegangi dahinya.
“..ada apa ini?”
“..iyaa ada apa?”
“..kenapa mendadak sekali?”
“..jendral Wang terbunuh di alam fana!”
“..aa-apaa!!”
“..bagaimana bisa!!”
Terdengar bisik-bisik diantara kesembilan jendral perang kekaisaran yang dibalas jawaban singkat dari
penasehat kekaisaran sambil menunjukkan ekspresi untuk menyuruh diam dan tenang setelahnya.
Suasana ruangan pertemuan langsung terlihat hening seketika, tidak ada yang bersuara.
“..huuffff...huuuu” kaisar terlihat menghela nafas kasarnya.
“..seperti yang sudah kalian semua dengar! Berita terkait terbunuhnya jendral Wang di alam Fana membuat pusing kepalaku!”
“..kekaisaran dalam waktu dekat akan memulai penyerangan ke wilayah kekaisaran lain, dengan terbunuhnya jendral Wang, praktis kekuatan kekaisaran kita berkurang!”
__ADS_1
“..sementara kita juga sudah berjanji untuk memberikan sumbangsih besar kepada klan iblis kuno dalam upaya
mereka untuk membangkitkan kembali jiwa Dewa iblis Azura”
“..Pil sumber daya yang telah kalian konsumsi selama ini merupakan timbal baliknya atas janji darah yang sudah aku buat demi kejayaan kekaisaran ini dimasa depan!”
“..kalian bertiga” kaisar terlihat menunjuk tiga orang Jendral Perangnya
“..kami yang mulia kaisar!” jawab ketiganya Kompak.
Jendral perang Xu, Lu, dan Hu terlihat memposisikan dirinya hormat.
“..kalian bertiga segera turun ke alam fana secepatnya, periksa apa yang telah terjadi dengan Jendral Wang, dan
kekuatan seperti apa yang telah membunuhnya!”
“..ingat jangan pulang tanpa kepala si pembunuh jendral Wang!”
Jendral Wang sendiri adalah satu dari tiga saudara kaisar sendiri, dengan terbunuhnya Jendral perang kekaisaran
sekaligus saudaranya, pastilah Kaisar Wang Xi ingin tahu siapa pelakunya.
Setelah kaisar Wang Xi memberikan beberapa perintah kepada bawahannya, terlihat ruang pertemuan kembali kosong, hanya tinggal kaisar Wang Xi seorang diri.
“..kekuatan seperti apa yang telah membunuh sodara Wang Ma” gumamnya pada diri sendiri.
Kaisar Wang Xi memerintahkan tiga jendral segera turun ke dunia fana dengan mengorbankan artefak terakhir
miliknya, karena dirinya merasa sangat yakin ketiga Jendral yang dikirimkan mampu menyelesaikan tugasnya sebelum waktu lintas alam mengirim balik ketiga jendral tersebut.
Dirinya tidak menyadari, akibat aksinya yang tanpa berpikir panjang akan membuat kekaisarannya terhapus dipeta
kekaisaran alam langit kedepannya.
Zio saat ini tengah berada diruangan pertemuan, dimana dihadiri oleh semua ketua sekte dan tetua akademi.
Panjang kali lebar Zio telah menjelaskan kepada semua peserta yang hadir, terkait utusan alam langit yang telah
dibunuhnya.
Zio juga menjelaskan jikalau leluhur sekte teratai hitam yang ada dialam spiritual dan alam langit telah disusupi
oleh klan ibliz Azura, sehingga sekte teratai hitam yang ada di dunia paralel alam fana ini jangan sampai tertipu kembali.
Dalam kesempatan itu Zio juga memberikan informasi terkait rencananya kedepan. Terkait keberadaan Asosiasi Garuda Emas serta kekaisaran Zio Tian yang berada didunia paralel yang lain.
Harapan Zio kedepannya murid sekte teratai hitam dapat melakukan perjalanan lintas dunia paralel secara
bergantian guna meningkatkan ranah kultivasi mereka dengan memanfaatkan menara kultivasi yang ada di kekaisaran Zio Tian.
Berbagai misi juga dapat para murid ambil guna mendapatkan imbalan sumberdaya yang sesuai dengan peningkatan ranah kultivasi mereka digedung Asosiasi Garuda Emas.
Zio sengaja tidak mendirikan menara kultivasi diwilayah sekte teratai hitam karena dirinya menginginkan para
murid sekte teratai hitam bisa berkembang secara maksimal terlebih dahulu, sebelum melakukan perjalanan lintas dunia paralel.
Dua jam lebih pertemuan tersebut akhirnya selesai, para ketua sekte dan tetua akademi yang telah mengalami
peningkatan ranah kultivasi setelah mengkonsumsi air tetesan stalaktit pemberian dari Zio terlihat lebih percaya diri.
{duarrrr....duuummmmnnn}
__ADS_1
Tiba-tiba diluar sekte terdengar suara ledakan yang menggelegar dengan diakhiri dentuman keras.
Sekte teratai Hitam memang sudah Zio pasangi formasi pelindung, hanya kekuatan setara dengan ranah kultivasi
yang ada di alam dewa yang bisa menghancurkannya.
“..ada apa ini!” tanya salah satu tetua dengan nada panik.
Dari arah luar ruangan pertemuan datang dengan tergesa-gesa penjaga sekte.
“..lapor ketua sekte, diluar ada tiga orang sedang berusaha menyerang sekte kita” ucap penjaga sambil terlihat
nafasnya tidak beraturan.
“..ayo kita segera keluar semua!” perintah ketua sekte.
Zio yang bisa merasakan aura dari ketiga sosok yang telah berusaha merusak formasi pelindung sekte buatannya, Aura yang mirip dengan aura milik Jendral Wang yang sudah dibunuhnya, terlihat segera menghentikan semua peserta pertemuan yang ingin segera keluar ruangan.
“..tiga orang itu bukan musuh Ketua dan tetua sekalian” Ucap Zio sambil berdiri dengan tenang.
Langkah kakinya terlihat mantap melewati kerumuman tetua dan ketua sekte yang sudah tergesa – gesa berdiri.
“..mm-maksud kamu bagaimana?!” tanya Ketua sekte
“..mereka adalah bagian dari kekuatan alam langit! Kelihatannya mereka datang kemari untuk membalas dendam
kematian kawan mereka yang telah terbunuh!” ucap Zio terlihat keluar dari pintu ruangan kemudian berhenti sejenak, tanpa menolehkan kepalanya, Zio melangkahkan kaki pergi keluar ruangan pertemuan.
Dan benar saja, diatas langit sekte teratai hitam, muncul tiga sosok dengan mengeluarkan aura penindasan yang
jika tidak ada formasi pelindung, semua kultivator yang ada didalam sekte akan langsung terbunuh.
{zlappp}
Zio langsung berpindah lokasi dengan mempergunakan kemampuan teleportasi setelah keluar dari ruangan pertemuan.
Kini Zio terlihat melayang diatas batas formasi pelindung sekte teratai hitam.
Didepannya dalam jarak kurang dari 100 meter terlihat tiga sosok jendral dari alam langit yang juga terlihat melayang penuh kesombongan.
“..manusia rendahan! Aku bisa mencium aura jendral Wang ditubuhmu! Apakah kamu yang telah membunuh jendral Wang?!” tanya Jendral Xu dengan perawakan rambut berwarna merah lava.
“..benar itu adik, ada bekas aura jendral Wang ditubuhnya! Jangan jangan memang dia yang telah membunuh saudara kita!” jendral Lu menimpali.
“..ternyata perjalanan kita tidak sia-sia langsung datang ke sekte rendahan ini! Pasti yang mulia bangga dengan
hasil kinerja kita bertiga nantinya!” jendral Hu juga ikut mengomentari.
Ketiga sosok jendral terlihat masih sombong dan memandang rendah Zio.
“..jika yang kalian maksud adalah jendral ini!.. “ ucap Zio sambil mengeluarkan kepala jendral Wang dengan posisi
melayang tanpa tubuh lengkapnya.
“..maka akulah yang membunuhnya!” Zio kembali berkata dengan kalem tanpa terpengaruh.
“..kk-kamu!!” Jendral Xu terlihat geram dengan aksi Zio mengeluarkan kepala tanpa badan milik jendral Wang begitu saja.
“..ii-ini..bb-bagaimana bisa manusia rendahan di alam fana membunuh jendral perang kekaisaran alam langit!”
jendral Lu terlihat heran.
__ADS_1
“..adik, keliatannya manusia ini bukan sembarangan, kita harus hati-hati!”ucap Jendral Hu kembali mengingatkan kedua jendral yang lainnya.